Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)

Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)
Akhirnya


__ADS_3

Ke dua nya sudah tidak memakai apa apa lagi, mereka berdua saling memandang tubuh mereka berdua satu sam lain, ada perasaan kagum ada juga perasaan aneh. Bagi Ryan ini cukup aneh karena sebelumnya ia tidak pernah melihat tubuh lain selain istri nya. Mereka berdua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.


Apa yang Ryan katakan dulu benar-benar terjadi, ia memiliki dua istri yang siap melayani nya, meskipun cara nya sama sekali tidak ia inginkan.


"Ryan itu apaan," ucap Amel.


Jantung nya benar-benar tidak aman, ia memang sudah terbawa suasana setelah melakukan beberapa pemanasan dengan Ryan, tetapi melihat milik Ryan seperti jamur raksasa membuat nya semakin takut saja.


Ryan merangkak naik ke atas Tubuh Amel, ia sudah siap mengambil posisi ternyaman untuk mereka berdua, terutama untuk Amel, tangan nya mengarahkan jamur yang Amel katakan pada tempat nya.


"Sakit," ucap Amel.


"Belum.." Ryan mengecup bibir Amel.

__ADS_1


Perlahan Ryan mulai mendorong masuk ke dalam, Amel memejamkan mata nya merasakan jamur itu masuk ke dalam sana. Jamur itu seperti membuka jalan yang sangat sempit sehingga membuat pemilik nya merasakan sakit yang teramat dalam.


"Sakit sakit Ryan, Ryan.." Amel tidak bisa menahan rasa sakit itu.


Ryan tidak memperdulikan apa yang Amel katakan, lebih cepat lebih baik karena rasa sakit hanya di awal saja.


Satu dorongan kuat membuat semuanya berhasil tenggelam ke dalam. Mulut amel terbuka dengan lembar dengan mata yang melorot, ia merasakan milik nya seperti terkoyak secara tiba-tiba.


"Sa... kit.."


Beda tempat beda rasa nya, Ryan benar-benar seperti perjaka yang melakukan malam pertama, untuk ke dua kali nya Ryan mendapatkan kesucian wanita, ada rasa senang di dalam hati nya.


Ia mulai bergerak secara perlahan, memang awal nya Amel hanya merintih sakit tetapi belum sampai 5 menit tidak ada rasa sakit yang ia ucapkan lagi. Suara nya juga berubah seperti Ryan yang merasakan kenikmatan.

__ADS_1


Pertempuran mereka berlangsung sangat lama, pada akhirnya Ryan menyemburkan benih nya ke rahim Amel, jumlah nya benar-benar sangat banyak karena ia sudah lama tida melakukan nya. Amel dapat merasakan hal itu.


"Terimakasih." Ryan memeluk Amel dengan erat, ia sudah mengeluarkan hal yang membuat nya pusing tuju keliling, memang benar apa yang di katakan Austin, setelah selesai rasa nya jauh lebih baik. Ryan sudah merasa lebih baik dari sebelumnya.


Amel lega sudah melakukan nya, siap tidak siap ia pasti akan hamil anak Ryan. Ya mau bagaimana lagi Ryan suaminya dan ia wajib melakukan hal itu.


Sore hari nya Ryan bangun dari tidurnya, ia melihat Amel sedang duduk sambil bermain handphone, dari apa yang ia lihat Amel belum ada bangkit dari tempat nya, ia masih mode berantakan setelah di acak acak Ryan tadi siang.


"Sudah bangun kenapa tidak membangunkan ku," tanya Ryan.


"Hahaha maaf, aku malas bergerak badan ku sakit sakit semua."


"Oh begitu, ya sudah lah aku ingin mandi, kau jangan lupa mandi, bersihkan tubuh mu." Ryan bangkit dari atas tempat tidur dan langsung berjalan ke kamar mandi.

__ADS_1


Melihat Ryan yang begitu seksi membuat Amel salah tingkah sendiri, ia dan Ryan sudah banyak melakukan hal gila, jujur ia ketagihan dengan jamur Ryan, memang rasa nya sangat sakit tetapi pada akhirnya rasa nya benar-benar membuat Amel terguncang sampai ke awan.


__ADS_2