Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)

Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)
Ketauan


__ADS_3

"Ayah..." Adam berteriak dengan kencang.


"Mampus." Austin yang sedang enak enaknya langsung kalang kabut, ia tidak menyangka Adam bangun saat diri nya sedang di masa enak enak nya.


"Ayah mamah.."


"Iya sayang ada apa," tanya Austin dari jauh.


"Dimana ayah, aku takut," ucap Adam.


"Adam tidur lagi ya, kakak kan dengan Adam, jangan takut nanti kakak bangun loh.."


Adam yang memang masih mengantuk memilih kembali tidur sambal memeluk Aura, tak butuh waktu yang lama, ia kembali terlelap. Austin yang tidak lagi mendengar suara dari Adam bisa melanjutkan kembali apa yang dia lakukan sekarang.


"Sayang sudah ah, Adam bangun tu," kata Fanny.


"Sudah kata kamu, enak saja. Kamu sudah sampai aku nya belum, lagi pula adam sudah tidur lagi, kenapa kamu repot," ucap Austin.

__ADS_1


Fanny tidak tahan dengan posisi ini, Austin terlalu mendorong nya masuk ke dalam yang membuat Fanny merasakan enak tetapi pegal secara besamaan.


"Ganti sayang, hmmm jangan begitu ahh.." Fanny selalu sulit berkali-kali jika seperti ini. Austin benar-benar sangat gagah.


Austin berganti posisi yang membuat ke dua nya nyaman, wajah mereka berdua saling berdekatan yang membuat hubungan keduanya terasa lebih intim.


"Cantik jika kamu seperti ini," kata Austin.


Fanny hanya bisa merem melek dengan mulut yang sedikit terbuka. Austin benar-benar tau bagaimana cara membuat diri nya terbang ke langit ketujuh Tempo lambat yang Austin lakukan membuat Fanny sudah tidak tahan lagi untuk meledak yang ke dua kali nya.


"Amel mana pacar kamu," tanya Fina.


"Aku jomblo Fina, jangan tanya pacar lah. Atau kamu mau suami kamu aku pacari??"


Fina terkekeh, ia tidak masalah jika Ryan mau tetapi kedua nya tidak mungkin lah berpacaran. Mereka berdua saja selalu bertengkar.


"Aku dengan mu, najis yang ada aku kurus kering," kata Ryan.

__ADS_1


"Hey kau pikir aku mau dengan mu, jangan gr kau ya. Aku hanya bercanda tadi," ucap Amel.


"Hahaha aku tau kau suka pada ku, tetapi ingat aku sudah mempunyai istri yang cantik, sukses dan jago bergoyang, kalau kau saja tidak ada apa apa nya."


"Berhenti berkata omong kosong. Fina suami mu ah, dia membuat mood ku rusak," kata Amel.


"Sayang lebih baik kamu tidur sana, atau bermain dengan anak anak nya Austin. Senang sekali menganggu orang," ucap Fina.


"Karena mu istri ku marah." Ryan pergi meninggalkan mereka berdua.


Ia masuk ke kamar Austin untuk bermain dengan Adam, tetapi ia melihat Adam dan Aura tengah tertidur. Adam berjalan mencari Austin yang tidak kelihatan, ketika semakin masuk ke dalam Ryan mendengar suara yang sangat khas. Bukan nya lari atau kabur Ryan malah mendekati suara itu, seperti nya ia sangat penasaran dengan suara yang tercipta.


"Sayang.."


"Ya sebentar lagi, tunggu sayang," ucap Austin.


Ryan tertawa melihat hal itu tetapi tawa nya tidak bersuara. Ia terus melihat bagaimana lihai nya Austin, untung saja tubuh Fanny tertutup sofa yang membuat Ryan hanya melihat Austin saja. Ekspresi wajah Austin mengingatkan nya jika diri nya sedang meminta jatah.

__ADS_1


__ADS_2