Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)

Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)
Sudah bangun tu..


__ADS_3

"Oh tidak begitu sayang, kamu jangan salah sangka dong," ucap Austin.


"Halah sementang aku sedang hamil dan aku sudah menggemuk, kamu mencari wanita lain, y sudah kalau itu mau kamu, aku tidak ingin berbicara dengan mu.."


Fanny ingin pergi meninggalkan Austin, tetapi tangan nya langsung di tarik Austin yang membuat Fanny jatuh ke atas tubuh suaminya.


"Yakin tidak ingin berbicara dengan ku sayang."


Fanny hanya diam sambil membuang wajahnya.


"Sayang kamu mau apa? kamu ingin rumah baru? mobil baru? atau apa? aku akan membelikan nya untuk mu," kata Austin.


"Mas aku tinggal beberapa bulan lagi wisuda, aku ingin kamu menyewa sebuah gedung, terus mengundang artis dan aku ingin mengundang semua teman kampus ku agar bisa berpesta bersama."


Austin mengerutkan dahi nya, beberapa bulan lagi pasti Fanny sudah hamil tua, kalau Fanny membuat pesta akan tidak baik untuk kehamilan nya.


"No no no, kamu hanya boleh wisuda tanpa apa apa, kamu sudah hamil besar sayang. Jangan aneh aneh lah."


"Sayang..."

__ADS_1


"Apa! Jangan macam macam kamu, itu anak ku sayang.."


"Iya aku tau ini anak kamu tapi kan, aku juga ingin pesta."


"Sayang dengarkan suami tersayang mu ini, aku bukan tidak suka kamu membuat pesta, beberapa bulan itu kamu hamil besar, aku tidak ingin kandungan kamu berbahaya. Jangan begitu dong, oh iya kamu yakin mau mengadakan pesta kamu hamil beda dan kamu akan semakin gendut."


"Ahhh tidak..." Fanny tidak bisa membayangkan diri nya yang semakin gemuk saja.


Di rumah sakit, Ryan melihat Fina yang masih di rawat di ruang ICU, hati nya benar-benar sakit melihat itu semua. Walaupun diri nya sudah menikah lagi, tetap saja rasa cinta nya pada Fina sangat sangat besar, ia tidak bisa melihat Fina seperti itu.


"Bagaimana dok," tanya Ryan


"Jika kondisi nya semakin membaik Lusa bisa melakukan operasi," jawab dokter.


"Lakukan yang terbaik dok," kata Ryan.


Ryan sampai sore berada di rumah sakit, ia melakukan beberapa administrasi untuk operasi Fina, rasa nya memang sangat bagi Ryan.


"Aku sudah mempunyai Amel, aku tidak bisa pergi meninggalkan nya begitu saja, dia juga istri ku, aku harus adil pada nya."

__ADS_1


Ryan memutus kembali pulang ke rumah, ia masuk ke kamar Amel yang ternyata masih sama seperti tadi siang, belum menggunakan apa apa dengan posisi juga yang belum berubah sedikit pun.


"Kamu tidak mandi," tanya Ryan.


"Malas.."


"Kenapa begitu? mandi lah, kamu bagaimana si, atau mau ronde kedua," tanya Ryan.


"Mau mau.. Hahaha emang kamu kuat.."


"Hahaha kamu ingin membuktikan nya, gaya baru ya.."


"Aku bercanda, kamu kok serius," tanya Amel.


"Ya iya dong." Ryan merangkak naik ke atas tubuh Amel, ia ingin menggoda Amel. Mana tau Amel mulai terbawa suasana dan malah pasrah.


"Ryan... Suami ku.."


"Hahaha suami mu, ya kali.."

__ADS_1


"Memang Iya kau suami ku," kata Amel.


"Ya berarti boleh dong minta jatah, jamur ku sudah bangun tu.."


__ADS_2