Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 98: The Last War Bagian 7


__ADS_3

The One terkejut melihat badai besar yang dia ciptakan beberapa detik sebelumnya langsung menghilang di saat sebuah serangan angin tajam memotong badai besar tersebut menjadi dua bagian. Kemudian, dia melihat perempuan dengan kaki kanan terbakar oleh Api Merah yang saat ini sedang menuju ke dirinya tiba-tiba kecepatannya berubah drastis sehingga membuat The One memakai pelindung mutlak hanya agar serangan tersebut tidak mengenainya.


[Tendangan Kuat]


Byuaarrr...


"Eliote Banshee!" teriak Clara sambil membuat kakinya memberikan sebuah ledakan tepat di pelindung mutlak yang The One keluarkan


Zduaarrr...


"Rouling Up!" ucap The One sambil melempar tubuh Clara ke bawah dengan kecepatan penuh


"Circle: Cloud Landing!" ucap Flora sambil membuatkan sebuah awan lembut untuk pendaratan Clara supaya aman


Pofftttt...


"Dewa sialan!

__ADS_1


Yumei mana partisipasimu jangan membuatku melakukan ini sendirian dasar wanita penakut!" teriak Clara dengan nada kesal


Zzztttt...


"Berisik kau wanita ular!


Lihat dan perhatikan bagaimana caraku untuk membuatnya terkena serangan kejutan!" ucap Yumei sambil melompat


Yumei membuat sebuah guntur dengan awan berwarna hitam di saat dia menyuruhnya untuk marah kemudian dia memegang sebuah petir berwarna hitam dengan kekuatan yang jauh berbeda dari petir ungu bahkan The One dapat merasakan bahaya dari serangan tersebut sehingga dia melompat dan menghindari di saat Yumei melempari dan menghujaninya dengan petir hitam tapi tetap saja The One tidak bisa dikenai oleh petir hitam tersebut tetapi saat terkena serangan tersebut akan membuat tubuh The One mati rasa dalam beberapa saat saja.


Yumei yang menyadari kalau The One takut akan petir hitamnya seketika dia berteriak untuk menyuruh semua yang ada disekitarnya agar dapat meninggalkan lokasi kemudian Yumei meminta kepada Clara dan Flora untuk mempersiapkan pelindung jika ada sesuatu yang berbahaya. The One mulai merasakan Mana yang sangat besar berasal dari Yumei yang sedang mempersiapkan sebuah serangan yang dapat melukai The One yaitu petir hitam yang membentuk seperti sebuah tombak.


Zzztttt...


Listriknya menjalar kepada The One walaupun tidak terkena, akibat dari semua itu adalah The One merasakan sesuatu yang bergetar dan menyetrum di sekitar tubuh abadinya bahkan belum sampai situ, Yumei melompat di depan The One sehingga membuatnya terkejut lalu Yumei membuat gesekan di kedua telapak tangannya yang seketika dia sentuhkan ke tubuh The One.


"Electro Shoot!" ucap Yumei sambil menembakkan petir hitam hingga menembus tubuh The One

__ADS_1


Zzttttt...


The One merasakan tubuhnya kesakitan seketika membuatnya menjauhi segala musuh yang kini sedang menyerangnya sekaligus ingin mengeluarkan Magic tingkat tinggi yang akan dapat meruntuhkan beberapa tanah di medan perang untuk mempersulit pergerakan kemudian The One mempersiapkan dirinya.


Dorrr...


Namun, sekali lagi. The One dihentikan oleh Flora yang langsung menembak tangan The One sambil berlubang sehingga perjanjian untuk gencatan senjata sudah tidak ada lagi sehingga The One berusaha untuk membuat semua musuhnya merasakan ketakutan akan kekuatannya yang saat ini dia gunakan seluruhnya hingga membuat planet itu bergetar sekaligus beberapa tidak bisa bergerak akibat dari tekanan super kuat dari The One.


Waktu yang sempurna untuk The One membereskan sisa-sisa yang tidak bisa bergerak sedikitpun karena tekanan super kuat dari kekuatan penuh The One. Di saat, The One ingin membunuh mereka yang tidak bisa bergerak sontak Syoho dan Jack bergerak cepat untuk menghentikan kedua kakinya yang sedang melangkah menuju musuhnya.


Karena, tidak bisa menahan berdua saja seketika membuat Syoho dan Jack kewalahan di saat The One ingin menghancurkan musuh tertentu dan terakhir akan membunuh mereka berdua jika dia berhasil menahan tubuhnya untuk tidak bergerak sama sekali. Syoho dan Jack akan bisa memberikan sebuah Magic tingkat tinggi secara dadakan untuk membunuh The One.


Syoho berpikir untuk menyuruh ayahnya membawa The One menuju lokasi yang jauh dari yang lain kemudian Syoho dengan Jack akan melakukan penyerangan habis-habisan untuk membunuh The One ketika mereka berdua saling adu argumen sekaligus permintaan tiba-tiba muncul Tiga Iblis Mahkota untuk membantu apa yang Syoho dan Jack perlukan.


"Aku akan menyerangnya dengan Magic tingkat tinggi jadi ayah pancing dia menuju lokasi!" minta anaknya


"Baiklah Syoho, bersiaplah untuk mengeluarkan Magic tingkat tinggimu!" balas Jack sambil berusaha menyembuhkan dirinya

__ADS_1


The One mulai kembali merasakan Magic tingkat tinggi lagi karena dia tidak mempunyai tempat pelindung lagi tiba-tiba The One tersenyum sembari bersiap untuk membalas mereka semua dengan seluruh kekuatan yang saat ini dia keluarkan berarti dia sangat serius untuk mengalahkan semua musuhnya.


Bersambung...


__ADS_2