
Duaarr...Buarrrr...Zdoomm...
Suara serangan itu terus-menerus terdengar oleh Stella yang saat ini sedang bertarung melawan Lucifer seketika dia khawatir dengan kondisi muridnya. Namun, Lucifer langsung merubah konsentrasi Stella untuk terus tertuju kepadanya dengan melancarkan serangan bola api hitam yang munculnya secara tiba-tiba.
"Hey, Stella mungkin saat ini muridmu sudah pada mati semua!" ucap Lucifer dengan senyum sombongnya
Stella yang mendengar ucapan itu tiba-tiba memberikan Lucifer sebuah hantaman gravitasi yang sangat kuat sehingga tubuh Lucifer tidak mampu untuk bergerak sontak dia melihat kemarahan Stella yang mampu merubah gravitasi semaunya.
"Tch...
Dark of Nebula!" ucap Lucifer sambil membuat sebuah lingkaran kepada tubuhnya supaya dapat melindungi dirinya
"Magic Creation: Delete!" ucap Stella sambil menghapus kemampuan Lucifer yang dia gunakan tadi
Break...
Kemampuan yang Lucifer keluarkan tadi seketika hancur lembur hanya dalam lima detik saja, membuatnya teringat akan dirinya yang pernah dipojokan oleh Jack sehingga Lucifer masuk ke dalam mode seriusnya. Gravitasi mulai ini tidak berpengaruh dengannya tapi Stella tidak gentar untuk bergerak maju menghadapi Lucifer seketika pertarungan dari mereka berdua terjadi begitu hebat dengan saling berhantaman Magic.
"Magic Creation: Spear of Nightmare!" teriak Stella sambil melemparkan tombak hitam yang kemudian meledak dengan menghamburkan api hitam ke seluruh medan perang mereka
Lucifer bingung dengan apa yang Stella lakukan padahal api hitam tidak akan menyakiti dirinya tapi ada sesuatu keanehan yaitu setiap Lucifer ingin melancarkan serangan berunsur api hitam tiba-tiba apinya termakan oleh api hitam yang Stella buat.
Bahkan yang lebih menakutkannya lagi untuk Lucifer yaitu Stella dapat bergerak semaunya di dalam kumpulan api hitam yang masih menyala.
"Magic Creation: Unlimited Protection!" ucap Stella dengan mode serius dalam berduel bahkan dia menggunakan topeng yang menunjukkan keseriusannya
"Kenapa kalian para manusia semakin berkembang dari kami!" teriak Lucifer dengan ekspresi kesal
"Manusia memiliki keinginan untuk maju sehingga kami membutuhkan kekuatan untuk terus berkembang dan itu sangat berbeda dari kalian yang hanya ingin kehancuran!" balas Stella sambil mengendalikan api hitam di sekitarnya sehingga menjadi sebuah senjata yang dapat dia pakai
Lucifer semakin sulit untuk melawan Stella sehingga dia sadar kalau manusia semakin kuat. Stella membuat dua dragon api hitam yang siap untuk membunuh Lucifer tapi dia berusaha mati-matian untuk bertahan hidup dengan seluruh kekuatannya sampai batas terakhir.
Lucifer terus-menerus melancarkan serangan Magic tingkat menengah dan tinggi untuk menghancurkan dragon api hitam tapi Stella tidak berhenti sampai di situ karena dia membuat sesuatu yang dapat membuat Lucifer semakin kelelahan seperti golem api hitam dan serigala dalam jumlah yang sangat banyak kini sedang melawan Lucifer.
Tiba-tiba Stella berniat untuk mengakhiri semuanya karena mendapatkan informasi dari dua guru yang dia andalkan untuk menyelamatkan murid kini Stella akhirnya bisa untuk mengeluarkan seluruh Mana supaya dapat membuat sebuah serangan dahsyat.
"Magic Creation!" ucap Stella sambil membentuk sebuah kotak tempat Lucifer berada
__ADS_1
Lucifer berniat untuk kabur tapi para golem api hitam dan serigala terus menghalanginya hingga Stella berhasil menyempurnakan Magic tingkat tinggi yang dia buat sendiri.
"Mana Soul!" ucap Stella dengan memperlihatkan bola kristal kecil yang berisi jiwa serta Mana
"Sialan!" teriak Lucifer sembari menghancurkan seluruh yang berada di sekitarnya
Duaarrr...
Mana Soul langsung bergerak dengan kecepatan suara hingga mengenai tubuh Lucifer seketika dalam sekian detik tiba-tiba Lucifer merasakan kalau tubuhnya kini mulai berguncang. Mana miliknya mulai bergerak tidak beraturan, Mana miliknya berguncang layaknya sebuah organ dalam hingga Lucifer merasakan kesakitan di dalam inti jiwanya.
"Arrgghhhh!" teriak Lucifer sambil memegang jantungnya
Tubuhnya bergelembung dengan abnormal sampai membesar kemudian meledakan seluruh isi dari tubuh Lucifer hingga tidak mungkin lagi untuk kembali utuh tiba-tiba Stella mulai kelelahan dengan tubuhnya mati rasa sampai tidak mampu untuk bergerak lagi, matanya menghitam dengan napas mulai kesulitan.
"Ahhh...
Melelahkan sekali memegang dua jabatan, Felix dan Laila kini sisanya aku serahkan kepada kalian!" ucap Stella kemudian tertidur
...
Duaarr...Buarrr...Zddoomm...
"Berlindung hanya akan percuma untukmu!" teriak Enma sambil menebaskan sabitnya
Slash...Tang...
"Fuuhhh...
Masih tetap kokoh!" ucap Enma sambil tersenyum
"Tch...
Keras kepala sekali manusia satu ini!" ucap Shouta dengan bernapas lelah sebab dia mengeluarkan empat Gokuencho yang sangat menguras Mana-nya
"Ha...Ha...Ha...
Perisainya kokoh sekali, untuk pertama kalinya ada yang dapat bertahan lebih dari 20 busur panahku!" ucap Selena sambil tersenyum puas
__ADS_1
"Kalian ini benar-benar hanya ingin mengeluarkan seluruh kekuatan tanpa memikirkannya!
Manusia cepatlah menyerah atau aku akan menghancurkan perisai itu dengan menggunakan Magic tingkat tinggi!" ucap Hamasuki dengan tatapan serius
Hahaha...
"Lakukanlah kalau kamu bisa merusaknya dasar Demonite!" ucap Syoho sambil tersenyum
"Benar sekali kalau aku adalah Demonite dan itu di bawah dari iblis tapi jangan sekali-kali memanggilku Demonite dasar bajingan. Hell Flame of Jahanam: Seiken!" ucap Hamasuki sambil menebas ke arah Syoho dengan menggunakan tangan kanannya
Slurrbbb...
"Tch...
Kamu pasti bercanda!" ucap Syoho sambil melihat tebasan dengan api kental dengan ukuran yang sangat besar
Buaarrr...
Seiken milik Hamasuki menghantam perisai milik Syoho seketika membuat sebuah retakan sehingga membuat Syoho berteriak sekuat mungkin untuk mengeluarkan sisa-sisa Mana yang dia miliki kemudian muncul rasa pusing yang menyerang secara tiba-tiba.
"Sialan, ini adalah batas akhirku!
Maafkan aku Clara, Yumei, Hamsuke!" ucap Syoho sambil menutup kedua matanya
Syoho tidak mempertahankan perisainya sehingga Seiken menghancurkannya kemudian tiga orang yang bersama Syoho mulai melindungi tubuh temannya yang sudah terkapar akibat kehabisan Mana dengan menggunakan tubuh mereka sebagai perisai.
"Bertahanlah, SYOHO!" teriak Clara, Yumei dan Hamsuke
Tiba-tiba muncul seorang wanita yang langsung berada di depan tebasan Seiken kemudian menyentuh permukaan tanah lalu menerbangkan mereka semua ke udara. Wanita itu bernama Laila yang langsung menghindari Seiken dengan tubuhnya yang lentur kemudian mereka berempat ditangkap oleh empat pria yang berwujud sama.
"Laila jangan ceroboh dan gunakan setiap senjata mutakhir yang aku berikan kepadamu!" ucap Felix sambil menurunkan mereka berempat ke tempat yang aman
"Ohh...
Kali ini manusia dewasa yang akan menghibur kita!" ucap Enma sambil menatap serius
"Baiklah mari kita buat bocah Iblis dan Demonite ini kembali ke asal mereka!" ucap Laila sambil memegang Shotgun M1887
__ADS_1
Bersambung...