
Semua peserta atau murid dari Akademik Yusshen dan Akademik Galleen dikumpulkan dalam panggung besar dengan para kedua penonton yang saling menunggu pemilihan Generasi Pembunuh Dewa kemudian langit yang sebelumnya gelap karena bekas dari pertarungan Varlon dengan Syoho tiba-tiba berubah terang dan sejuk dengan kedatangan sebuah naga berwujud putih bersih kemudian dia turun ke bawah sambil berubah wujudnya menjadi sosok wanita yang sangat cantik dengan rambut putih panjangnya membuat siapapun terpesona dengan perawakannya.
Kehadiran Drakon Kholkikos seketika membuat suasana menjadi tenang lalu datang Varlon sebagai penerus dari Ragnarok. Varlon bersama dengan Tiga Iblis Mahkota yang siap melindungi raja barunya dengan taruhan nyawa mereka kemudian Drakon Kholkikos dan Varlon melakukan penghormatan dengan kedatangan seorang yang sangat penting bahkan semuanya merasakan kehadiran yang sangat membuat mereka untuk tidak berusaha melawan.
Jack datang dengan mata memberikan kesan seorang yang jauh lebih kuat dari mereka semua yang berada di panggung besar.
"Semuanya terima kasih sudah memberikan suasana tenang seperti ini!
Aku Humanity of Chaos akan memilih Generasi Pembunuh Dewa!" ucap Jack
Semua penonton Earthleen bagian kanan ada yang tidak mengetahui kalau kepala sekolah dari Akademik Yusshen adalah seorang Humanity of Chaos seketika membuat mereka langsung berubah pikiran tentang kepala sekolah tersebut bahkan para murid dari Akademik Yusshen juga ada yang terkejut.
"Kami sudah berkumpul untuk memilih di antara kalian yang pantas untuk mendapatkan gelar Generasi Pembunuh Dewa!" ucap Jack
"Forbidden of Chaos, Drakon Kholkikos telah hadir untuk menemui pertemuan penting ini!" ucap Drakon Kholkikos dengan sopan
"Apo...Apo...Apocalypse of Chaos, Varlon telah hadir untuk menemui pertemuan penting ini!" ucap Varlon dengan dirinya yang sangat gugup
"Humanity of Chaos, Jack akan memimpin jalannya pertemuan penting ini yang akan memilih Generasi Pembunuh Dewa yang berpotensi bisa melawan kekuatan dewa. Maksud dari pemilihan ini adalah sebuah kekuatan tambahan yang sangat diperlukan untuk melawan The One sebagai dewa permainan yang bermain semuanya, saat ini kita tidak tahu kapan dia akan kembali untuk mempermainkan kehidupan semua orang yang ada di sini. Oleh karena itulah, aku ingin Generasi Pembunuh Dewa ini dibuat untuk tetap mempertahankan serta membinasakan The One ketika itu semua tercapai akan ada dunia kedamaian yang berada di depan mata kita!" ucap Jack secara terus terang kepada semuanya
Varlon mendapatkan tugas dari Jack untuk menyatakan kalau sesuatu yang sangat penting untuk perubahan dunia secara besar-besaran.
"Semuanya, maaf telah membuat kalian bersedia untuk menuruti perkataan anak kecil sepertiku tapi Ragnarok-sama sudah mempercayakan Earthleen bagian kiri dan aku ingin menjalankan kepercayaannya itu jadi Earthleen bagian kiri akan bersatu dengan Earthleen bagian kanan mulai dari sekarang!" teriak Varlon dengan nada tegas
Semua Earthleen bagian kiri ada yang menolak permintaan seperti itu bahkan Earthleen bagian kanan juga ada beberapa yang menolak kemudian Jack bergerak untuk menenangkan suasana dengan menampilkan The One yang mempermainkan mereka dalam Peperangan End sebagai sebuah tontonan yang menunggu kedua belah pihak mengalami kehancuran mereka masing-masing.
Terlihat Peperangan End yang sudah menghancurkan dan merubah struktur bumi dahulu hingga ketakutan manusia pada masa tersebut sedangkan dari makhluk Earthleen bagian kiri terdapat sebuah cuplikan di mana Jack serta yang lainnya membasmi mereka semua tanpa pandang bulu.
Hingga membuat para penonton Earthleen bagian kiri mengurungkan niat mereka untuk melakukan sebuah perlawanan hingga pembicaraan terus berlanjut dengan Jack mulai mengumumkan siapa saja yang akan menjadi Generasi Pembunuh Dewa.
__ADS_1
"Generasi Pembunuh Dewa dari Akademik Yusshen yaitu Yumei, Clara, Syoho dan Flora kemudian dari Akademik Galleen yaitu Enma, Hamasuki, Shouta dan Alice. Tiga Iblis Mahkota akan ikut menjadi Generasi Pembunuh Dewa bersama dengan empat malaikat yang tersisa yaitu Malaikat Azrael, Mikhael, Rafael dan Ramiel itu adalah Generasi Pembunuh Dewa!" teriak Jack dengan lantang
...
Setelah acara tersebut selesai dengan Earthleen bersatu menjadi Unite Earthleen tiba-tiba semua yang berada di sana merasakan hawa membunuh yang Syoho keluarkan hingga membuat siapapun yang merasakannya tidak dapat bergerak kecuali mereka yang jauh lebih dapat menahan tekanan tersebut contoh Julia, Stella, Tiga Iblis Mahkota dan lain-lain yang juga kuat.
"Sesuai janji yang aku buat untuk melawan ayah secara serius karena ini adalah bentuk penghormatan dariku atas semua perilaku buruk yang aku buat kepada ayah jadi untuk kali ini perlihatkan kepadaku dan perlihatkan kepada seluruh dunia, kekuatanmu sebenarnya!" minta Syoho dengan tatapan serius
Drakon Kholkikos tersenyum sembari memberikan kekuatan pinjaman ke seluruh yang merasa tertekan dengan hawa membunuh atau aura mematikan dari Syoho supaya mereka dapat bergerak bebas lagi kemudian semuanya penasaran dengan apa yang Syoho minta tapi Jack tertawa terbahak-bahak seakan-akan ingin memperlihatkan sebuah pertunjukkan kepada anak kecil.
"Hahaha...
Kuperingatkan kepada kalian untuk tidak bergerak sedikitpun karena itu akan sangat menyakitkan dan untuk anakku, kamu sama sekali tidak pernah takut kepada ayahmu ini tapi itu sesuai dengan sifatku dulu dan aku sudah pastikan bahwa kamu ini benar-benar anakku!" ucap Jack sambil tertawa
"Jack, dia itu memang anakmu dasar bodoh!" teriak Julia dengan nada kesal
"Maaf...maaf...maafkan aku Julia!
"Jika ayah tidak mau mengeluarkan seluruh kekuatanmu akan aku paksa supaya ayah mengeluarkannya!" teriak Syoho dengan ekspresi serius
Drakon Kholkikos memindahkan semuanya untuk menjauh dari panggung besar itu kemudian mereka semua melihat pertarungan anak dan ayah yang Syoho mulai dengan mengeluarkan pedang Api Hitam dengan lima jenis api lainnya bergabung menjadi satu sehingga warnanya berubah-ubah seperti pelangi lalu Syoho bersiap untuk melancarkan serangannya.
"Combination of Six Fires: Rainbow Hakai!" ucap Syoho sambil menebaskan pedangnya ke arah Jack dengan sekuat tenaga
Slashh...Zdduaaarrr...
Serangan yang Syoho buat lebih mengerikan dari pada sebelumnya dan Varlon mengetahui hal itu hanya dalam menatapnya seketika Varlon teringat dengan kemampuan Syoho sebelumnya yang sangat kuat kalau saja saat itu yang digunakan adalah teknik saat ini mungkin saja Varlon akan kalah.
Ledakan besar serta dampak yang ditimbulkan dari serangan itu membelah panggung besar menjadi dua bagian dengan menghancurkan lapisan pelindung terkuat yang Jack buat. Namun, hal itu tidak membunuh ataupun melukai tubuh Jack dan semua penonton yang melihatnya terkejut bukan main.
__ADS_1
"Hahah...
Syoho, tidak mengetahui seberapa mengerikan ayahnya itu kalau saja dia tahu, Jack pernah berhadapan satu lawan satu dengan Ragnarok, Lucifer, Belphegor, The One, Beelzebub dan Leviathan jika dibandingkan saat ini mungkin Syoho satu tingkatan dengan Belphegor dan Lucifer!" ucap Drakon Kholkikos sambil tertawa
Semuanya terkejut mendengar nama Belphegor yang merupakan iblis setingkat dengan Lucifer tapi dia lebih mengerikan daripada Lucifer karena kemalasannya adalah kunci dari besarnya kekuatannya bahkan The One dan Ragnarok sudah tidak bisa dijelaskan lagi kekuatan mereka.
"Syoho berani menantang ayahnya yang merupakan sosok terkuat di dunia ini!" ucap Clara dengan perasaan merinding
"Itu adalah tanda dari dirinya yang berani untuk menentang seorang dewa sekalipun!" ucap Yumei dengan perasaan merinding
"Benar sekali!" balas Drakon Kholkikos
"Yang aku ketahui dari cerita Ragnarok-sama kalau Jack adalah manusia yang tidak masuk akal ketika duel mereka karena dapat menampung sepuluh kekuatan dari Malaikat Kebajikan dan menggunakannya secara seimbang dan aman bahkan membunuh Jack sangat mustahil ketika pertarungan antara mereka terjadi pada masa Peperangan End!" ucap Abadon dengan perasaan merinding
"Mari kita lihat seberapa jauh, Syoho dapat bertahan!" ucap Drakon Kholkikos
...
Pertarungan mereka masih terjadi dengan Syoho terkejut melihat ayahnya tanpa terluka sedikitpun kemudian dia dengan kesal langsung menerjang ayahnya dengan memegang pedang Api Hitam yang dia tebaskan berkali-kali untuk melukai tubuh Jack tapi serangannya tidak bisa menembus ataupun menebasnya, Jack menyentuh pedang Api Hitam milik Syoho kemudian menghancurkannya dengan mudahnya.
Jack menendang anaknya hingga terlempar jauh.
"Semuanya lihatlah ini adalah kekuatan besar yang akan aku pertaruhkan untuk kedamaian dunia ini dan untuk melawan The One. Kekuatan penuh dari Humanity of Chaos!" ucap Jack sambil melepaskan kekuatan penuhnya dengan membuat aura mengerikan menyebar ke seluruh dunia
Tiba-tiba banyak yang tidak bertahan dengan aura mengerikan tersebut hingga perlahan-lahan pingsan bahkan Syoho merasakan dirinya tidak mampu bergerak ataupun berdiri lalu Jack berteriak untuk tidak bergerak sama sekali kepada semuanya supaya tidak pingsan.
"Inilah kekuatan penuh dariku, Syoho jadi tidurlah!" ucap Jack sambil menaikan aura mengerikannya itu hingga semua orang pingsan bahkan Drakon Kholkikos tidak dapat menahannya
Aura mengerikan yang Jack buat untuk semua orang yang ada di sana pingsan supaya dapat mengistirahatkan tubuh mereka sejenak. Sepuluh detik saja sudah meratakan seluruhnya dan hanya meninggalkan Jack seorang diri yang masih berdiri di muka planet tersebut.
__ADS_1
Bersambung...