
"Duel selanjutnya yang merupakan pertarungan dua lawan dua. Tendon dan Tenka dari Akademik Galleen akan melawan Emma dan Imma dari Akademik Yusshen!" teriak Juri dengan penuh semangat
"Tenka, Tenka, Tenka!
Luar biasa sekali, ada banyak yang mendukung kita!" ucap Tendon sambil bersemangat
"Kakak lawan kita sangat kuat, aku bisa merasakannya!" ucap Tenka dengan sifat jujurnya
Emma dan Imma maju ke depan dengan ketakutan karena sorakan dari kedua penonton saling berbeda.
"Emma, aku sangat takut!" ucap Imma sambil gemetar
"Imma, aku juga sangat takut!" ucap Emma sambil gemetar
"Baiklah semuanya mari kita mulai pertarungan duo ini!" teriak Juri sambil memberikan aba-aba duel di mulai
Mulai!
Tendon dan Tenka langsung mengeluarkan belati mereka sembari memasang pose saling menjaga satu sama lain sedangkan itu Emma dan Imma hanya berdiam diri sambil merapikan hoddie pemberian dari Julia.
"Kakak sepertinya kita diremehkan oleh mereka berdua!" ucap Tenka sambil tersenyum menyeringai
"Tenka jangan menahan diri langsung kita habisi mereka!" ucap Tendon sambil tersenyum menyeringai
Tendon dan Tenka langsung berlari menuju tempat Emma dan Imma berada sembari memainkan belati mereka di udara. Ada sebuah perbedaan di belati yang mereka pegang, Tendon dapat melempar belatinya sesuka hati ke udara dan belati tersebut bisa kembali kepadanya sedangkan Tenka ahli dalam memutar serta memainkan belati tersebut di kedua tangannya.
"Combo Twins: Dancer Blade!" ucap Tendon dan Tenka sambil menyerang Emma dan Imma dengan tarian
Slash...Slash...Slash...Slash...Taccshhh...
Emma membuat sebuah perlindungan sedangkan Imma menutup kedua telingannya karena ketakutan. Emma berteriak kepada Imma untuk membantunya dalam perlindungan tapi Imma terlalu takut hingga mereka saling bertengkar satu sama lain hingga pelindungan tersebut retak lalu hancur karena Dancer Blade terus dilakukan oleh mereka berdua tiba-tiba serangan tersebut melukai pipi kanan Imma seketika amukan badai menerbangkan Tendon dan Tenka ke udara.
Suwinggg...Blood...
"Hiks...
__ADS_1
Emma, ini sakit sekali!" ucap Imma sambil menangis
"Tch...
Dasar kalian bajingan!
Zero Gravity!" teriak Emma dengan ekspresi marah
Tendon dan Tenka tiba-tiba langsung bergerak ke bawah dengan sendirinya kemudian menghantam keras ke permukaan arena pertarungan hingga muntah darah.
Duaarrr...
"Sialan, Tenka jangan menahan diri langsung hancurkan arena ini!" teriak Tendon sambil menahan kesakitan
"Hancurlah!" teriak Tenka sambil menyentuh permukaan arena pertarungan yang seketika retak lalu gempa
Gempa serta retak di permukaan tanah tersebut membuat Imma kehilangan keseimbangan, saat Tendon melihat kesempatan yang bagus untuk lepas dari Zero Gravity tiba-tiba Emma menghentikan pergerakan mereka lalu menjentikkan jarinya untuk menutupi retakan permukaan arena pertarungan dan terakhir menghentikan gempa hanya dengan menginjakkan kakinya ke tanah.
"Oi, trik murahan seperti itu mana mungkin mengalahkan kami!" ucap Emma dengan tatapan marah
"Kak, dia itu iblis!" teriak Tenka dengan ekspresi panik
"Bodoh kita itu yang iblis jangan terlalu jujur Tenka!" teriak Tendon sambil memukul kepala adiknya
Emma melepaskan mereka dari Zero Gravity kemudian Emma menyembuhkan adiknya dengan Magic tingkat tinggi hanya dalam beberapa detik saja tapi Tendon memanfaatkan itu untuk menyerang lalu Emma balik menatapnya dengan kemarahan.
"Sudah cukup dengan bercandaanmu itu!" ucap Emma sambil tidak bertahan
Serangan Tendon yang hampir mengenai leher Emma tiba-tiba Imma bergerak sambil menyentuh tangan Tendon yang sedang memegang belati sontak Tenka terkejut melihat kecepatan perempuan itu yang langsung dapat memegang tangan Tendon kemudian Imma menyedot seluruh Mana yang musuhnya miliki hingga detak jantung langsung menurun.
Deg-deg...
"Aggghh..." Tendon langsung tumbang dengan tubuhnya gemetar serta matanya getar-getar
"Kakak!
__ADS_1
Kalian menjauhlah darinya!" teriak Tenka sambil memutarkan tubuhnya sendiri hingga menciptakan putaran belati
Stringgg...
"Jangan mendekati Emma dasar kalian iblis!
Strom Blizzard!" teriak Imma sambil membuat badai salju yang langsung membekukan kaki dan tangan Tenka hingga dia terjatuh ke permukaan arena
"Kakak, sialan kuat sekali Magic yang kalian gunakan!" ucap Tenka dengan sifat jujurnya
Emma menendang Tendon hingga terlempar ke pelukan Tenka kemudian mereka berdua sama-sama terluka dengan sebagian tubuh membeku.
"Tenka, mari kita gunakan semua kekuatan kita!" ucap Tendon sambil kedinginan
"Mari kita lakukan!" ucap Tenka dengan ekspresi serius
Tiba-tiba pembekuan langsung hancur dengan aura negatif dan kehitaman mulai terpancar tiba-tiba mereka berwujud iblis mengerikan disertai belati mereka yang menjadi mengerikan kini pertarungan akan menjadi sangat serius.
Emma dan Imma mulai menunjukkan keseriusan mereka dengan mengaktifkan Mata Biru. Emma mengeluarkan kemampuannya yang dapat mengatur Magic sesuka hati sedangkan Imma mengeluarkan kemampuan untuk memanipulasi Magic sesuka hati kini mereka berdua bisa menjadi seorang Pengendali Magic jika bersatu.
"Star Combo: Dancer Dagger Strom Ligtning!" teriak Tendon dan Tenka sambil berputar lalu menciptakan badai listrik yang juga sangat tajam
Serangan tersebut membuat Emma dan Imma terbang ke atas dengan beberapa sayatan pisau angin membuat luka di beberapa tubuh mereka tapi Imma langsung memanipulasi lightning tersebut dengan menjadikannya hembusan angin dan pisau angin diganti menjadi air dingin seketika serangan Tenka dan Tendon berubah total lalu Emma memakai lightning dan pisau angin yang dia atur semirip mungkin dengan apa yang musuh mereka buat lalu dia serang balik ke Tenka yang langsung menyetrum dan memberikan beberapa sayatan di tubuh Tenka.
"Aggghh..." Tenka kesakitan
Tendon ingin menyerang balik dengan memanfaatkan badai tersebut tapi Pergerakannya dapat diketahui oleh Emma sehingga dia melompat menghindari serangan tersebut kemudian memegang kepala Tendon lalu menghantamkannya ke permukaan arena dengan sangat kuat lalu Imma kembali menyedot Mana milik musuhnya hingga jeritan kesakitan membuat penonton Earthleen bagian kiri ketakutan dengan kemampuan Imma.
Tenka dan Tendon sudah tidak dapat bergerak lagi lalu untuk membuat mereka kalah total, Emma dan Imma menggunakan Magic Combo dengan menyatukan kemampuan mereka sehingga tercipta Pengendalian Magic tingkat tinggi yang mana bisa membuat tujuh elemen bersatu sampai terbuat anak panah yang kemudian mereka tembakan ke arah Tenka dan Tendon.
Swoshhh...Zduaarrr...
Tembakan anak panah yang langsung meledak dengan dahsyat membuat tubuh Tenka dan Tendon terbang ke atas lalu jatuh ke bawah kemudian Juri menyatakan kalau mereka berdua pingsan dan kemenangan di dapatkan oleh Akademik Yusshen dengan pemenangnya adalah Emma dan Imma.
Skor pemenang kini dipegang oleh Akademik Yusshen lalu duel selanjutnya adalah hal yang sangat membuat penonton merinding ketika Flora masuk ke dalam arena pertarungan untuk melawan Shouta seketika semua penonton dan para Tiga Iblis Mahkota melihat tidak ada harapan untuk Shouta melawan manusia itu yang memiliki Mana yang sangat besar serta tekanan yang mengerikan darinya.
__ADS_1
Bersambung...