Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 21: Awal Pertarungan Melawan Asmodeus


__ADS_3

Semuanya sudah berada pada posisi mereka masing-masing seketika Stella memfokuskan Mana miliknya ke satu kemampuan.


"Fuhhh...Zona Waktu Berhenti!" teriak Stella yang seketika membuat dunia berhenti


Seluruh penduduk sipil yang terkena Charm serta Asmodeus langsung berhenti bergerak. Park Hyeon berhasil menyentuh tubuh Asmodeus sedangkan Jack mengumpulkan tenaga di tangan kanannya.


Julia dan Seila membuat sebuah penghalang untuk penduduk sipil begitupun juga dengan pasukan Kakek Chen Lin. Lima detik telah berlalu membuat Stella merasa sangat lelah tapi rencana sudah berhasil hanya tinggal menunggu selama 2 jam untuk mengaktifkan kemampuan Park Hyeon.


"10 detik. Semuanya kumohon bersiaplah!" teriak Stella


Mereka semua menjauhi jangkauan serangan Asmodeus kecuali Jack yang masih berada di depan musuhnya, mengumpulkan seluruh tenaga untuk satu pukulan yang kuat.


"Apa yang dia lakukan?" tanya Park Hyeon tapi tidak ada yang menjawab pertanyaanya


Zdoomm...


Zona Waktu Berhenti sudah tidak aktif lagi seketika membuat Asmodeus mulai bergerak tapi Jack sudah menunggu momen tersebut. Aura besar mulai terpancar darinya, tatapan tajam serta tangannya yang membentuk sebuah cakar tajam mulai dia persiapkan.


"Ini sudah berakhir!" ucap Jack sambil meninju perut Asmodeus dengan sangat kuat


Punch...


Tubuh Asmodeus terlempar jauh hingga menghantam gedung yang sudah rusak seketika membuat kejutan untuk Park Hyeon serta yang lain.


"Luar biasa!" ucap Park Hyeon dengan perasaan kaget


"Kalian semua tetap waspada. Mana mungkin iblis sepertimu kalah hanya dalam satu pukulan saja!" ucap Jack sambil tersenyum licik


Asmodeus perlahan keluar dari gedung yang sudah hancur tanpa terluka sedikitpun. Iblis ini tersenyum puas karena mendapatkan lawan yang sepadan lalu dengan sigap mempersiapkan kuda-kuda kemudian melompat lurus sambil mengarahkan cakar tajam layaknya pergerakan seekor kucing.


Swosshh...Sreettt...

__ADS_1


Jack berhasil menghindari serangan itu dan hanya sedikit menggores pipinya akan tetapi serangan cakar dari Asmodeus mampu merobek besi, tanah dan udara.


"Heee...kamu mampu menghindarinya kalau begitu kali ini aku tidak akan membuatmu bisa menghindarinya!" ucap Asmodeus dengan senyuman lebar


"Jangan lupakan kami!" teriak Julia


Dorr...Dorr...Dorr...


Pistol Magnum Silver membuat tubuh Asmodeus berlubang seketika memberhentikan pergerakannya. Asmodeus merasa terganggu dengan kehadiran yang lain tapi saat ingin melancarkan serangan seakan-akan tubuhnya menolak untuk dapat bergerak.


"Paralysis itu yang membuat tubuhmu tidak bisa bergerak walaupun kamu kuat tapi tidak ada yang bisa menahan kemampuan ini!" ucap Julia sambil memanipulasi pelurunya


Paralysis adalah kemampuan yang bisa memberhentikan pergerakan musuh hanya dengan memasukkannya ke dalam peluru yang sudah di manipulasi bisa dikatakan ini semacam teknik racun tapi lebih kuat. (KS Rank A)


Asmodeus muntah darah seketika Seila mempersiapkan serangan magic dengan pola susunan yang sangat rumit dan berlapis-lapis hingga mencapai tujuh lapis. Mana yang luar biasa keluar dari dirinya membuat udara memberontak sampai menjadi badai.


"Tujuh elemen yang mewakili dunia, Rainbow Element!" ucap Seila lalu menyatukan seluruh pola magic menjadi satu kemudian meledakkan Asmodeus


Zduaarrr...


Swosshh...Buaarr...


Penghalang untuk warga sipil sama sekali tidak hancur, Julia tahu kalau Seila bisa mengontrol kemampuan sebesar itu lagipula dia adalah Pendahulu Gate Hunter.


"Stella kumpulkan Mana milikmu lalu keluarkan magic terkuatmu karena aku ingin melihat perkembangmu. Park Hyeon jaga jarak jangan sampai Asmodeus mengincarmu!" ucap Seila dengan wajah yang sudah serius layaknya pada masa Ragnarok


"Itulah yang aku lakukan nenek tua!" ucap Park Hyeon sambil menjauhi medan perang dan menyerahkan pertarungan selama 2 jam kepada mereka semua


"Hoho...Seila kamu sama sekali tidak berubah mungkin aku juga harus menunjukkan kemampuanku!" ucap Kakek Chen Lin


Tubuh Kakek Chen Lin mulai berotot serta berbadan besar, mengeluarkan aura dan memperkuat seluruh tubuhnya. Kepalan tinju mulai dia siapkan lalu memukul angin dari ledakan tersebut hingga memperlihatkan tubuh Asmodeus yang sebagian sudah terbakar.

__ADS_1


"Agghhh...keparat kalian semua!" teriak Asmodeus dengan amarah yang meluap-luap


Tubuhnya mulai memperlihatkan sosok iblis sejati dengan enam sayap berwarna hitam di punggungnya dan sebuah pedang dengan gagang dari kepala kambing hitam muncul dari tanah.


"Persiapkan diri kalian wahai manusia kali ini diriku akan memperlihatkan sosok iblis sejati yang sebenarnya. Takut dan menyerahlah manusia karena kalian tidak akan menang!" ucap Asmodeus yang seketika membuat mereka semua merinding dengan kekuatan besar darinya


Tekanan yang luar biasa membuat mereka semua mematung lalu apa 2 jam adalah waktu yang tepat untuk menahan iblis ini mungkin bisa dan tidak tapi saat Asmodeus berjalan ke arah mereka. Tubuh seakan-akan menolak untuk bergerak karena sudah seperti ini, Jack tidak perlu menahan diri lagi.


Bullet-to!


Dorr...


Satu tembakan dengan daya ledakan besar menuju ke punggung Asmodeus tapi hanya dengan kibasan sayap mampu melempar peluru tersebut dan mengarah ke penghalang warga sipil kemudian meledak.


"Tch, malam belum tiba karena itu kekuatanku berkurang kalau begini aku tidak akan bisa mengeluarkan seluruh kekuatanku. Untuk saat ini yang aku perlukan adalah membuat suasana malam buatan karena itu Stella atau Seila, aku harus meminta bantuannya!" gumam Jack sambil terus menembak ke arah Asmodeus menggunakan Sniper Barret-nya


Ketika Asmodeus dalam wujud iblis sejati. Dirinya menampilkan wajah tenang dan percaya diri bahwa dia tidak terkalahkan bahkan saat Jack mengganggunya seketika pergerakan luar biasa dan amat cepat membuat Jack tidak dapat melihat kemana dia pergi lalu perasaan mencekam muncul di belakangnya dan benar ternyata Asmodeus sudah tepat di belakangnya.


Slash...


Tebasan pedang mengenai punggung Jack dengan luka sangat dalam tapi beruntung tidak melukai jantungnya.


"Agghhh" Jack muntah darah dengan tubuh terjatuh ke tanah


Brakk...


Asmodeus menginjak kepala Jack dengan cukup kuat lalu memusatkan tembakan cahaya hitam di tanduknya untuk meledakkan tubuh Jack.


"Sudah berakhir dan aku sangat kecewa denganmu, Black Ceros!" ucap Asmodeus kemudian melepaskan Black Ceros


Zdoom...

__ADS_1


Ledakannya lebih besar daripada ledakan yang Seila buat. Saat itu mereka semua langsung panik dengan kondisi Jack tapi Asmodeus tidak memberikan mereka waktu untuk istirahat ataupun waktu untuk memeriksa Jack. Asmodeus semakin menggila hingga menghancurkan sebagian permukaan tanah hanya dengan ayunan pedangnya, kekuatannya sudah mirip seperti Ragnarok.


Bersambung...


__ADS_2