Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 66: Praktek Bela Diri


__ADS_3

Stella memasangkan setiap muridnya supaya menjadi lawan tanding dalam Praktek Bela Diri. Syoho berpasangan dengan Hamsuke dan Clara berpasangan dengan Yumei sedangkan Gerlando berpasangan dengan temannya kini semua murid berfokus kepada satu pasangan yaitu Syoho dengan Hamsuke.


"Sebelum kita mulai mari menggunakan pakaian olahraga dan lakukanlah pemanasan!" ucap Stella sambil menggunakan Magic Creation untuk membuat baju olahraga langsung terpakai pada muridnya


Semua murid terkejut melihat Magic Creation yang di pakai secara leluasa oleh guru mereka kemudian semuanya melakukan pemanasan. Setelah selesai melakukan pemanasan akhirnya saat yang semua murid tunggu-tunggu yaitu sebuah latih tanding.


"Baiklah, mari kita mulai dari Clara dengan Yumei!" ucap Stella


Clara berada di sisi kanan sedangkan Yumei berada di sisi kiri lalu mereka berdua saling bersalaman sebagai tanda peghormatan. Yumei dengan parasnya yang imut sedangkan Clara dengan paras yang cantik seketika membuat siapapun pasti ingin menonton latih tanding mereka lagipula para pria akan fokus ke dua gunung milik mereka berdua.


"Semangat Clara-chan!" teriak salah satu murid


"Kamu pasti bisa Yumei-chan!" teriak salah satu murid


Yumei menatap tajam ke arah Clara.


"Sampai kapan kamu terus menempel padanya dasar ******!" ucap Yumei dengan nada sadis


"Berisik pendek!" ucap Clara dengan nada sadis


Mereka berdua saling memanas kemudian Stella menghitung mundur untuk memulai latih tanding.


"Tiga...dua...satu...mulai!" teriak Stella


Duarrr...


Suara benturan kuat antara kaki mereka berdua yang sama-sama saling berhantaman membuat para murid terkejut. Clara mengembalikan posisinya kemudian berlari melakukan akrobatik yang langsung mengarahkan tendangan mematikannya ke wajah Yumei.


Daarrr...


Untungnya Yumei langsung menahan serangan itu menggunakan kedua tangannya dengan membentuk sebuah perisai tapi tendangan kuat dari Clara membuat kedua lengannya gemetar. Bukan sampai situ saja bahkan Clara melakukan akrobatik di udara yang langsung memperkuat tendangannya kemudian mengarahkannya ke perisai tangan Yumei.


Zzzttt...


Terdengar suara listrik dengan tendangan Clara hanya mengenai angin sontak semuanya terkejut melihat kecepatan Yumei dalam berpindah tempat dengan menggunakan elemen listrik untuk mempercepat gerakannya.


Clara langsung memperbaiki posisinya supaya dapat mempersiapkan akrobatiknya.


"Bela Diri Akrobatik milik Clara sangat stabil dan dia sudah sepenuhnya menguasai setiap gerakan tanpa ada keraguan sama sekali sedangkan Yumei sepertinya dia menyimpan sesuatu dariku!" gumam Stella sambil melihat latih tanding mereka berdua


Yumei menarik napas dalam sambil memfokuskan kedua matanya seketika memberikan sebuah tekanan sekaligus peringatan untuk Clara.

__ADS_1


Zzzttt...


Clara langsung mengikuti instingnya lalu dia berusaha menghindari tusukan tangan yang Yumei arahkan kepadanya tapi gerakan menghindarinya sedikit terlambat lalu membuat titik bahunya terkena. Saat Clara sudah menjauhi jangkauan serangan dari Yumei tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang aneh di tangan kanannya lalu dia berusaha menggerakannya tapi tidak bergerak.


"Padahal yang aku incar adalah titik leher bahu tapi mengenai titik bahu sudah cukup bagus untuk menghambat pergerakanmu!" ucap Yumei sambil tersenyum


"Menghambat?


Sayang sekali Yumei!" ucap Clara sambil jalan mengarah Yumei


Clara menggunakan kelenturan tulang dan ototnya untuk memperbaiki saraf titik bahu sehingga tangan kanannya kembali normal seketika membuat Yumei terkejut melihat hal itu.


"****** monster!" ucap Yumei sambil tersenyum


"Mari kita mulai lagi, pendek!" teriak Clara sambil berlari akrobatik


Mereka berdua saling adu serangan dan saling menghindar seketika membuat satu arena latih tanding menjadi rusuh dengan setiap suara hantaman kaki serta suara listrik dari gerakan Yumei.


"Mereka berdua berbakat dan kalau ini diteruskan akan berbahaya jadi cukup sampai di sini saja, Magic Creation: Time Out!" ucap Stella sambil tepuk tangan


Tiba-tiba tubuh mereka berdua langsung berhenti tepat ketika Clara hampir melancarkan tendangan sampingnya sedangkan Yumei sudah berada di depan Clara dengan tangan kanannya membentuk sebuah jarum yang mengarah ke titik leher Clara.


"Baiklah sampai situ saja!" ucap Stella kemudian membiarkan tubuh mereka kembali bergerak


"Ha?


Bukannya kamu yang mau membunuhku dengan tendangan samping itu?


Bahkan tendangan itu mengarah ke kepalaku jadi siapa yang ingin membunuh?" teriak Yumei dengan ekspresi marah


Mereka berdua sama sekali tidak mau mengalah lalu Stella memulai sebuah latih tanding yang sudah semua murid tunggu-tunggu yaitu Syoho dengan Hamsuke.


Hoooo...


Teriakan yang penuh dengan semangat serta rasa penasaran akan latih tanding dari mereka berdua. Syoho berada di bagian kanan sedangkan Hamsuke berada di bagian kiri, terlihat kalau Hamsuke sangat ingin serius melawan Syoho.


"Tiga...dua...satu...mulai!" teriak Stella


Hamsuke langsung melancarkan pukulannya dalam jarak yang jauh dari Syoho. Awalnya para murid bingung dengan apa yang Hamsuke lakukan tapi mereka semua melihat Syoho langsung beraksi untuk menghindari serangan tersebut kemudian mereka melihat ke arah dinding yang mana terdapat kepalan tinju membentuk di dinding itu, semuanya terdiam melihat jangkauan serangan Hamsuke yang sangat jauh sekali bahkan Syoho melirik ke arah dinding.


"Persiapkan dirimu, Syoho!" ucap Hamsuke dengan konsentrasi tinggi

__ADS_1


"Berdiam diri di situ hanya membuatmu menjadi sasaran empuk!" ucap Syoho sambil mengarahkan jari telunjuknya kepada Hamsuke


"Cobalah kemari!" ucap Hamsuke sambil memberikan tatapan tajam


Syoho memakai api burung phoenix untuk membuat gerakannya menjadi cepat lalu dia bergerak menuju titik buta Hamsuke sambil mengarahkan kepalan tinjunya ke arah pipi kanan musuhnya. Namun, refleks dari Hamsuke sangat luar biasa bahkan dia langsung menghindari pukulan Syoho hanya dalam hitungan detik kemudian dia mempersiapkan balasan dengan mengarahkan tinju angin tepat di wajah Syoho.


Tswoshh...


Syoho berhasil menghindari pukulan telak dari Hamsuke tapi sedikit serangan tinju angin itu mengenai pipi kanan Syoho hingga membuat memar.


"Sudah aku bilang kepadamu kalau gerakan itu bisa aku hentikan!" ucap Hamsuke dengan ekspresi tersenyum puas akan serangannya berhasil mengenai Syoho


"Sensei!


Sebaiknya bawa guru perawat atau penyembuh untuk sesuatu yang tidak terduga karena aku akan serius!" ucap Syoho sambil mengaktifkan Mata Birunya


Sontak semua murid langsung mendapatkan tekanan dari Mata Biru itu bahkan tatapan tajam dari Syoho membuat Hamsuke merinding.


"Majulah, Syoho!" teriak Hamsuke


Syoho langsung bergerak lebih cepat dari sebelumnya dengan mengarahkan pukulannya ke arah perut Hamsuke dengan refleksnya yang luas biasa membuatnya dapat mempersiapkan perisai tangan untuk menahan serangan Syoho tapi pukulan itu tembus mengenai perutnya.


"Agghhh!" Hamsuke muntah darah


"Round-Up!" ucap Syoho sambil menjentikkan jarinya


Claakk...


Tiba-tiba tubuh Hamsuke langsung berdiri di depan Syoho yang mempersiapkan kuda-kuda untuk memukul kembali perut Hamsuke seketika membuat semua murid terkejut sekaligus membuat Hamsuke merinding jika pukulan itu mengenai perutnya.


Stella tidak bergerak sama sekali karena Syoho memberikan tekanan untuk membunuh kepada Hamsuke tiba-tiba pukulannya berhenti sebelum mengenai perutnya lalu dia terjatuh dengan tatapan ketakutan melihat Syoho.


"Sialan!" ucap Hamsuke dengan ekspresi kesal


"Hamsuke, Yumei. Kalian menarik jadi masuklah ke Regu Gate Hunter milikku!" ucap Syoho dengan senyum lebar


"Ehh..." Hamsuke terkejut melihat ekspresi Syoho


Murid lainnya juga ikut terkejut melihat ekspresi Syoho yang selalu kasar tiba-tiba berubah menjadi senyuman.


"Akhirnya aku bisa melihat senyuman itu lagi!" gumam Clara dengan ekspresi rindu

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2