Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 96: The Last War Bagian 5


__ADS_3

Syusshh...


Sebuah serangan dari Gallahan yang memakai mulutnya untuk mengeluarkan sebuah bola warna hitam dengan bergelembung-gelembung yang dia keluarkan dari dalam perutnya kemudian dia tembakan ke arah Julia dengan kecepatan suara walaupun serangan tersebut sangat cepat tapi Julia masih bisa mengikutinya sehingga dia mampu menghindarinya.


Zdooomm...


Serangan itu mengenai lautan yang letaknya jauh dari tempat pertempuran mereka seketika muncul sebuah ledakan yang sangat mengerikan bagaikan ledakan nuklir yang mampu membuat sebuah lubang di permukaan laut tersebut bahkan membuat kering sebagian air laut yang terkena dampak ledakan itu.


Grrrr...


Gallahan tidak melihat keberadaan Julia tiba-tiba dia dapat merasakan Julia yang sedang melayang di atasnya sembari memegang kedua pistolnya kemudian sebuah tatapan mengerikan dari musuhnya membuat Gallahan waspada.


"Duel Gun: Black Hole Bullet!" ucap Julia sambil menembakan dua peluru berwujud hitam yang langsung menciptakan lubang hitam


Gallahan memakai pelindungnya untuk mempertahankan dirinya dan itu mampu membuat satu peluru Julia teratasi tetapi pelindung Gallahan langsung rusak terkena tembakan tersebut kemudian satu pelurunya lagi menciptakan lubang hitam tepat di bagian kiri sayapnya sampai tidak tersisa seketika membuat Gallahan terkejut melihat serangan Julia masih bisa menembus pertahanannya.


"Sialan kau manusia betapa sombongnya kamu mempermainkan diriku. Tunjukkan seluruh kekuatanmu!" teriak Gallahan sambil raungannya menghempaskan tubuh Julia


Julia langsung mendarat tepat di depan Gallahan sembari menunjukkan ekspresi tersenyum.


"Hahaha...

__ADS_1


Lihatlah dirimu Gallahan dari awal siapa yang sombong bahkan dari saat kamu berubah menjadi wujud jelek itu, aku sudah serius untuk menahanmu saja!" ucap Julia sambil menatap sombong


"Kesombonganmu itu akan menimpa dirimu!" teriak Gallahan sambil memakai ekornya untuk membunuh Julia


Julia menghindari serangan Gallahan tetapi kecepatan ekornya mampu mengenai tangan kiri Julia hingga terputus bahkan mengeluarkan darah yang sangat banyak seketika Gallahan tertawa melihat luka tersebut. Namun, Julia menggunakan satu pistol di tangan kanannya sambil menciptakan sebuah peluru untuk mengembalikan tangannya tersebut.


"Eternal Bullet!" ucap Julia sambil menembakkannya ke arah tangan kiri


Dorrr...


Gallahan terkejut sekaligus marah melihat cara Julia yang tidak masuk akal untuk mengembalikan tangan kirinya dengan semudah itu kemudian Gallahan mengeluarkan bola hitam bergelembung dari perutnya lagi sekaligus menghentakan kakinya untuk membuat sebuah rantai tanah yang langsung mengikat tubuh Julia kemudian dia dekatkan serangannya lalu menembakkannya hingga menciptakan ledakan seperti tadi tapi Gallahan sudah membuat sebuah perlindungan untuknya.


Zddooomm...


"Reload Sucker!" ucap Julia sambil memutar kedua pistolnya di kedua tangannya


"Bagaimana mungkin?


Kekuatanmu itu sangat tidak masuk akal!" ucap Gallahan dengan ekspresi pucat dan ketakutan


"Jangan menyimpulkannya seperti itu karena ada yang lebih tidak masuk akal di belakang sana yang sudah siap untuk memusnahkan kadal sepertimu!" ucap Julia sambil menembakan peluru lumpuh yang langsung membuat tubuh Gallahan tidak bisa bergerak

__ADS_1


Tiba-tiba muncul sebuah anak panah ukuran kecil tetapi Naga Gallahan dapat melihat aura serta besarnya kekuatan dari anak panah ukuran kecil tersebut. Stella mengumpulkan kekuatannya untuk satu serangan pamungkas yang dapat membunuh Gallahan dalam satu serangan.


"World Magic Arrow!" ucap Stella sambil memasang kuda-kuda pemanah


"Tuanku, maafkan untuk ciptaanmu ini yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya!" ucap Gallahan sambil melihat anak panah itu semakin mengerikan


Stella melepaskan tembakkannya yang langsung melesat cepat hingga membuat permukaan tanah di sekitar terkikis sampai menciptakan sebuah jalur kemudian panah tersebut mengenai Gallahan yang membuat tubuhnya terurai sampai tidak tersisa. Serangan Stella tidak ada dampak ledakan hanya membuat tubuh Gallahan menghilang sepenuhnya tanpa menyisakan apapun sontak The One dapat merasakan ciptaannya telah dikalahan sehingga dia kehilangan fokus untuk sementara seketika Jack memanfaatkan itu untuk mendaratkan sebuah pukulan kuat dari tangan kirinya yang membuat tubuh The One menghantam permukaan tanah dengan sangat kuat hingga meretakan tanah tersebut bahkan membuat sebuah lubang dari hasil hantaman tubuh The One.


"Kalian makhluk rendahan ingin mengalahkan dewa?" tanya The One sambil berdiri tegak


Swoshh...Zduaarrr...


Jack terjun ke bawah sampai menghantamkan kaki kanannya ke arah kepala bagian belakang The One hingga menciptakan kerusakan untuk permukaan tanah yang langsung membuat lubangnya semakin meluas dan retakannya semakin meluas juga. Jack menjauhi tubuh The One kemudian dia kembali berdiri lagi tanpa memperlihatkan luka apapun di tubuhnya seakan-akan serangan apapun tidak akan bisa melukainya.


"Lihatlah Jack, semua seranganmu tidak akan memberikan tubuhku sebuah luka jadi menyerahlah!" ucap The One sambil menyeringai


"Kamu sudah menyerap seluruh kekuatan White jadi tentu saja kamu sudah lebih kuat dari sebelumnya tapi perlu aku peringatkan kepadamu The One. Untuk menciptakan semangat kepada Generasi Pembunuh Dewa yang dapat melukaimu, kali ini aku akan perlihatkan kepadamu serangan yang dapat melukai tubuh abadimu itu!" ucap Jack sambil memasang kuda-kuda serangan menggunakan Pedang Eveenly


Generasi Pembunuh Dewa mulai mengepung The One dari setiap sudut di sekitar lubang yang Jack buat kemudian mereka menyaksikan sebuah teknik pedang pendek dari Jack yang mampu membuat The One merinding melihat sumber kekuatan yang tidak masuk akal dari pedang tersebut.


"Short Sword Technique: Thousand Divine Slash Kami Goroshi!" ucap Jack yang langsung berada di belakang The One dengan bergerak tanpa suara apapun seakan-akan seperti melangkah satu kaki saja

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2