
"Aku akan memilih Clara untuk mendapatkan pelatihan dariku!" ucap Vena sambil tersenyum lembut
"Mohon bimbingannya!" ucap Clara sambil membungkuk
Gaya bertarung Clara memiliki kemiripan dengan gaya bertarung Vena yaitu bertarung dengan memakai kelentukan tubuh.
"Yumei akan berlatih denganku!" ucap Foren dengan setelan pakaian rapi
"Foren-Sensei mohon bantuannya selama pelatihan!" ucap Yumei sambil membungkuk layaknya seorang pelayan
Yumei memiliki gaya bertarung yang mengandalkan kecepatan sehingga dia memiliki kemiripan dengan kemampuan Foren yaitu seorang assassin.
"Kalau begitu Hamsuke akan berlatih denganku!" ucap Laila sambil tersenyum
"Wanita Shotgun!" ucap Hamsuke dengan ekspresi serius
Hamsuke memiliki mata tajam sehingga cocok untuk latihan yang akan Laila berikan sebab kemampuan mata tajam tersebut akan dibuat maksimal dalam penggunaannya. Gerlando akan berlatih dengan Malaikat Ramiel dalam hal melindungi rekan satu tim di setiap keadaan medan tempur.
Kaslin akan berlatih dengan Malaikat Rafael karena kemampuan Kaslin yang hebat dalam elemen cahaya, air dan daun sehingga Malaikat Rafael akan membuat ketiga elemen yang Kaslin miliki akan menjadi sebuah penyembuh tiga lapis yang sangat efektif di medan tempur dalam keadaan apapun.
Selanjutnya dua anak perempuan yang merupakan putri kembar dari Foren dan Vena yaitu Emma dan Imma. Mereka berdua memiliki satu Mata Biru yang memiliki kemampuan untuk melihat masa depan walaupun hanya dalam beberapa detik saja sehingga Julia dan Malaikat Mikhael akan turun tangan untuk melatih mereka berdua.
Elizabeth akan berlatih dengan Felix karena mereka berdua mengandalkan kecerdasan serta kepintaran dalam setiap kesulitan apapun yang ada. Elizabeth merasa senang karena dapat berlatih dengan sosok yang dia kagumi sehingga dia akan serius dalam menunjukkan setiap kemampuannya.
Tersisa dua orang serta dua guru kemudian Syoho dan Flora mulai merasa tegang sebab pelatih mereka ada kaitan erat dengan kemampuan dari mereka berdua.
__ADS_1
"Flora sebagai murid dari ibu kandungmu kali ini aku akan memberikan setiap pelatihan yang beliau berikan kepadaku saat berlatih dengannya. Flora, aku ingin kamu bersiap sampai batas terakhirmu sebab Create and Copy Magic yang kamu miliki bukan hanya sebuah pajangan, buktikan kepadaku bahwa kamu memiliki bakat seperti ibumu dalam menciptakan dan menirukan Magic apapun di dunia ini!" ucap Stella dengan ekspresi serius sembari menatap tajam ke arah Flora
Flora menarik napas kemudian menghembuskannya seakan-akan sudah mempersiapkan diri.
"Setiap Magic yang kamu perlihatkan kepadaku akan aku tiru secara sempurna hingga menjadi Magic Origin untukku selanjutnya akan aku ciptakan Magic yang tidak bisa kamu lakukan, Stella-Sensei!" ucap Flora dengan tekad kuat serta ekspresi tidak sabar akan pelatihannya
Tiba-tiba api biru melebar ke seluruh tempat semua orang berada lalu membentuk sebuah portal api menuju tempat pelatihan masing-masing. Api biru yang Malaikat Azrael gunakan dapat diatur suhunya hingga mencapai sedingin es padahal itu adalah sebuah api dengan sifat panas tapi Malaikat Azrael akhirnya dapat mewujudkan sifat kebalikan dari apinya.
"Mustahil, jenis api apa ini?" tanya Syoho dengan ekspresi terkejut melihat api seperti sebuah es
"Blue Glacier sebuah jenis api yang dapat membekukan apapun di sekitarnya sedangkan dalam bentuk Api Biru bisa membakar apapun sampai hangus tidak tersisa!" balas Malaikat Azrael dengan penampilan tengkorak api biru
Semua murid terkejut melihat penampilan Malaikat yang hanya ada kepala tengkorak dengan api biru sebagai rambutnya sedangkan Syoho langsung tertarik untuk mempelajari sifat kebalikan dari api birunya sehingga dapat menggunakan yang sama dengan milik Malaikat Azrael.
"Mohon bimbingannya Sensei!" ucap Syoho sambil tersenyum
Ketika mereka berdua berada di dasar neraka buatan yang Malaikat Azrael buat semirip mungkin kini Malaikat Azrael memerintahkan kepada Syoho untuk berteman dengan segala jenis api yang berada di neraka tersebut dan waktu yang dibutuhkan Syoho adalah saat api biru yang menyelimuti tubuhnya perlahan menghilang sehingga saat Syoho gagal berteman dengan segala jenis api seketika dia akan hangus terbakar oleh jenis-jenis api neraka.
"Ini adalah latihan ekstrim untuk, Syoho!
Kamu harus bisa lebih kuat dari ayahmu dalam hal penggunaan api!" ucap Malaikat Azrael
"Maksudmu ayah hebat dalam penggunaan api?" tanya Syoho dengan ekspresi bingung
"Apa ibumu belum memberitahumu kalau ayahmu dapat menggunakan tujuh jenis kekuatan Malaikat dan salah satunya ayahmu dapat menggunakan kekuatan penuh dari api biru milikku!" balas Malaikat Azrael
__ADS_1
Syoho sulit percaya dengan ucapan dari Malaikat Azrael tapi Syoho berpikir untuk apa seorang Malaikat berbohong kepadanya sehingga Syoho perlahan-perlahan mulai menyadari kalau dirinya belum mengetahui siapa sebenarnya ayahnya.
Kali ini Syoho langsung sendirian berada di neraka buatan dengan Malaikat Azrael mengawasi dari jarak jauh kini Syoho mau tidak mau harus berteman dengan enam jenis api yaitu Api Hitam, Api Putih, Api Merah, Api Biru, Api Jingga dan Api kuning.
Malaikat Azrael menjelaskan arti dari setiap enam jenis api di dalam neraka buatannya.
Api Hitam adalah jenis api yang sangat panas dan sering iblis gunakan dalam setiap pertarungan tetapi pengendalian api ini harus ekstra hati-hati sebab apinya tidak akan bisa padam dengan sendiri kecuali pengguna menyerap kembali api tersebut.
Api Putih adalah jenis api penyucian yang dapat membakar segala jenis luka hingga mengembalikan ke kondisi normal intinya api ini bisa dijadikan sebagai penyembuhan tetapi tingkat pengendaliannya harus stabil dan teliti sebab salah sedikit saja bisa membakar setiap sel tubuh ketika melakukan penyembuhan.
Api Merah adalah jenis api penyiksa yang panasnya nomor dua setelah Api Hitam sehingga api ini sering dijadikan sebagai elemen dalam Magic karena dapat dikontrol dengan mudah serta penggunaannya yang tidak terlalu membutuhkan konsentrasi tinggi.
Api Biru adalah jenis api penangkal karena dapat menahan segala jenis apapun bahkan Api Hitam sekalipun dapat Api Biru lahap dalam kobarannya. Api Biru dapat mengatur suhunya sendiri tapi membutuhkan pengendalian tinggi untuk mengubah suhu api tersebut bahkan saat api ini mencapai kebangkitan seperti yang Malaikat Azrael lakukan yaitu sifat kebalikan dari api yaitu Api Pembeku.
Api Jingga adalah jenis api keras karena sifatnya yang kuat seperti sebuah batu atau logam sehingga dijadikan sebuah senjata dalam petarungan jarak dekat sebab pembentukan api ini sangatlah mudah dan hanya perlu dipikirkan saja seketika bentuk apapun bisa dijadikan untuk api ini.
Terakhir adalah Api Kuning yang sangat lemah terhadap air tapi kuat terhadap angin sehingga api ini merupakan api penentu yang saat melawan musuh menggunakan elemen angin bisa menggunakan Api Kuning untuk membuatnya menjadi kobaran besar sehingga bisa membutakan penglihatan musuh.
"Aku baru tahu kalau ada banyak jenis api di dunia ini!" ucap Syoho sambil berdiri di enam jenis api
"Tapi ada satu jenis api yang dapat menghancurkan keenam jenis api yang aku sebutkan tadi dan ayahmu dapat menggunakan jenis api tersebut yaitu Api Matahari!" ucap Malaikat Azrael dengan ekspresi sedih
Syoho semakin penasaran dengan siapa sebenarnya ayahnya itu, selalu berpikir kalau ayahnya lemah dan tidak kuat tiba-tiba Syoho berpikir kalau itu adalah sebuah kesalahan sebab dia mesti harus mengenal siapa ayahnya.
"Tch...
__ADS_1
Akan aku cari tahu sendiri setelah menyelesaikan latihan ekstrim ini!" ucap Syoho sambil menerjang enam jenis api di hadapannya
Bersambung...