Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 90: Awaken Dengan Mana Dewa


__ADS_3

Dua jam berlalu, masih belum ada tanda-tanda semuanya bangun dari pingsan mereka tiba-tiba Jack yang yang sudah menunggu lama sembari duduk di sebuah kursi penonton. Dia mendengarkan suara yang tidak asing sedang berbicara dengannya menggunakan telepati kemudian Jack terlihat memasang ekspresi siap tempur dengan tatapan serius ke langit. Jack memusatkan kekuatannya serta auranya ke atas langit seketika membuat planet itu bergetar dengan awan langsung menjauhi area aura yang dia sebarkan di atas langit.


"Jackie!


Sudah lama sekali kita tidak berbicara?" tanya The One di suatu tempat yang sangat jauh


"Cukup bicaranya!" ucap Jack dengan nada serius


"Hahaha...


Jangan terlalu serius, ini belum waktunya tapi kamu harus persiapkan dirimu untuk kedatanganku karena akan aku ambil kembali takhta itu dariku!" ucap The One sambil tersenyum menyeringai


Terlihat dia berada di suatu alam semesta yang berbeda jauh dari alam semesta yang Jack tempati. Dia sudah mendapatkan kembali dirinya yang berwarna putih dan kembali untuk mengambil seluruh kekuatan dari wujud putihnya itu tapi membutuhkan waktu yang sangat lama supaya berhasil menyerap semuanya.


Dan terlihat juga bekas pertarungan The One berwujud hitam melawan wujud berwarna putih, pertarungannya membuat beberapa alam semesta menjadi kacau dan hancur. Jack merasakan The One berwujud putih sudah hampir mencapai batasnya karena itu waktu yang diperlukan The One berwujud hitam tidak lama lagi hanya ratusan jam lagi sampai dia berhasil menyerapnya.


"Aku tidak sabar untuk menghancurkan dirimu, Jackie!" ucap The One sambil menampilkan ekspresi marah


Jack menutup seluruh kekuatannya karena masih ada waktu sebelum The One datang tapi sebelum itu, tatapan Jack yang langsung dia arahkan menuju lokasi The One melalui jalur dari telepati tiba-tiba mengenai pikiran dari The One, dia merasakan tatapan dari Jack di dalam pikirannya seketika membuat The One masih tidak boleh meremehkan manusia yang sudah menjadi seorang dewa tersebut.

__ADS_1


"Datanglah kemari tapi jangan harap kamu bisa kembali atau selamat!" ucap Jack sambil menutup telepatinya


Peperangan melawan The One hanya menunggu hitungan mundur dari ratusan jam yang sedang berjalan, peperangan ini merupakan terakhir dari perang sebelumnya jika mereka semua berhasil membunuh The One pasti kedamaian akan berlanjut dengan waktu yang sangat lama tapi saat mereka kalah melawan The One yang berarti seperti kembali pada saat Peperangan End sebelumnya jika The One masih ingin melanjutkan permainannya tapi kalau dia sudah tidak mau melanjutkan permainan, bisa saja semua makhluk hidup di Unite Earthleen akan di bunuh semuanya.


"Kami pasti akan membunuhnya!" ucap Jack sambil duduk kembali di kursi penonton


...


Lima jam kemudian setelah pingsan mereka yang dikarenakan aura mengerikan dari Jack akhirnya semuanya bangun tapi merasakan pusing kepala dan nyeri kepala secara bersamaan kemudian terlihat Jack tersenyum dengan mereka semua yang sudah bangun lalu pencarian Generasi Pembunuh Dewa selesai dengan dibubarkannya Panggung Besar tersebut kemudian Jack dengan kekuatannya langsung menyatukan Earthleen bagian kiri dan kanan menjadi satu hingga tidak ada perbedaan lagi atau permusuhan lagi kini mereka semua fokus untuk membunuh The One.


Di lain sisi, The One yang masih kesal dengan kata terakhir yang Jack katakan kepadanya seketika membuat The One marah besar sembari menghamburkan ribuan bintang di angkasa dengan amarahnya.


"Black, kamu sudah menyimpang jauh dari apa yang seharusnya kita lakukan karena dirimu yang haus akan rasa penasaran, membuat kekacauan di dunia yang kita buat sebelumnya bahkan kamu dengan senangnya bermain makhluk hidup yang diciptakan untuk menjalani keseharian di dunia yang kita buat!" balas White dengan tubuhnya mulai menghilang


"Sebentar lagi, saat itu aku bisa melihat akhir dari Peperangan End tapi campur tangan darimu memberikan manusia itu sebagian dari kekuatanmu sehingga dapat melawanku dan mempermalukan diriku pada makhluk rendahan, White akan aku hilangkan kamu dan menjadi bagian dari diriku!" ucap The One (Black)


"Terserah dirimu karena manusia itu pada akhirnya akan membunuhmu!" ucap White sambil tersenyum


"Kita lihat saja!" balas The One (Black)

__ADS_1


...


Kembali ke Unite Earthleen, Jack bersama dengan Generasi Pembunuh Dewa akan memberikan sedikit dari kekuatan dewa kepada mereka semua karena kekuatan dari White bisa melukai The One. Oleh karena itu, Jack akan memberikan mereka Mana Dewa yang dapat mengalir di nadi darah mereka kemudian memberikan sebuah pembangkitan atau Awaken.


Tapi untuk membuat Mana Dewa bergabung dengan Mana mereka sangat membutuhkan kekuatan untuk menahan rasa sakit yang sangat menyakitkan untuk tubuh mereka sehingga semua yang ingin Awaken dibutuhkan untuk tetap bertahan selama penyatuan Mana Dewa dengan Mana mereka.


Jack mengumpulkan mereka semua menjadi satu rantai berbentuk lingkaran kemudian dia mengalirkan sejumlah Mana Dewa seketika mengalir ke seluruh tubuh mereka semua hingga membuat rasa sakit yang teramat menyakitkan bahkan mereka semua menjerit kesakitan.


Nyawa mereka seakan-akan sedang ditarik keluar, darah mereka memanas, tubuh bergetar, keringat dingin bahkan jantung mereka berdetak sangat kencang. Jack hanya dapat menunggu selama mungkin hingga mereka bisa menahan semua rasa sakit tersebut sampai penyatuan selesai dan waktu yang dibutuhkan untuk penyatuan tersebut adalah 10 jam lamanya.


Jack menunggu sembari memikirkan sebuah rencana untuk membunuh The One dengan gabungan kekuatan mereka semua sebab tidak mungkin bisa membunuh The One sendirian hanya menggunakan satu kekuatan saja karena saat ini ketika dia kembali mungkin saja kekuatannya sudah di luar nalar sehingga dibutuhkan serangan kombinasi yang bisa membunuh The One dalam satu kali serangan.


Namun, saat serangan kombinasi tersebut masih gagal. Jack akan menggunakan jalan terakhir untuk membunuh The One yaitu menggunakan kekuatan jiwanya yang akan merusak tubuh The One dari dalam tapi resikonya adalah Jack akan mati dalam serangan tersebut.


"Aku tidak menyangka takdir awalku seharusnya membalaskan dendam atas kematian dari keluarga serta suku berganti menjadi melindungi hal yang sangat penting untukku kemudian berganti lagi menjadi melindungi planet ini dari The One, sungguh takdir yang aneh tapi semua itu sangat menyenangkan dan Syoho, kamu adalah harta yang sangat berarti untukku jadi mati untuk melindungimu dan ibumu bukan hal yang buruk!" gumam Jack


Satu jam berlalu dengan mereka semua masih menjerit kesakitan tapi mereka semua masih berusaha untuk melanjutkan penyatuan tersebut. Sembilan jam masih tersisa dengan Jack mulai mempersiapkan dirinya dengan membuat sebuah senjata pembunuh dewa yang akan dia gunakan untuk melawan The One nanti.


Sebuah pedang kecil dengan ukiran naga serta bilah pedang yang bisa membelah awan, laut serta tanah hanya dalam satu tebasan saja tapi proses pembuatannya membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi untuk keberhasilan.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2