Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 49: Peperangan End Bagian 1


__ADS_3

Lokasi Peperangan End berada di Negara Rusia yang sudah penuh dengan puing-puing bangunan dan tanah berwarna hitam akibat dari darah monster yang terbunuh saat perang sebelumnya. Malaikat Gabriel melebarkan kedua sayapnya yang sangat besar seketika memberikan tanda sekaligus semangat untuk melakukan pertempuran seketika teriakan penuh dengan keberanian serta niat membunuh menyebar ke seluruh medan tempur.


Perang pecah dengan begitu meriah, segala jenis magic serta serangan fisik di lakukan untuk membunuh musuh mereka hingga sebuah anak panah di tembak sampai menembus seluruh pasukan iblis seketika membunuh puluhan pasukan iblis lalu anak panah itu di tahan oleh Satan sambil memegangnya dengan kuat hingga anak panah itu patah.


Serangan tersebut berasal dari Malaikat Mikhael bahkan saat Satan ingin mendatanginya tiba-tiba sebuah tebasan angin yang jangkauan serangannya sangat luas seketika menghantam ke arah Satan tetapi dia


dapat menahan serangan tersebut hingga terluka di bagian kedua tangannya.


Malaikat berjubah hitam melebarkan kedua sayapnya hingga Satan memperkuat seluruh otot serta kulitnya dengan penuh kemarahan melihat Malaikat Azrael sedang mengarahkan pedang putih bersinarnya ke arah Satan seakan-akan memprovokasinya.


"Azrael!" teriak Satan dengan penuh kemarahan


Satan melompat sambil mengepalkan satu tinjunya yang dia arahkan ke Azrael hingga hantaman tinjunya di tahan oleh pedang putih bersinar tapi pukulan Satan sangat kuat hingga Azrael tidak mampu menahanya sehingga tubuhnya terlempar di udara.


Tidak sampai di situ, Satan memanjangkan tangan kanannya untuk menangkap Azrael tapi anak panah Mikhael menghalanginya sampai tembakan kedua dapat menembus perut keras dari Satan. Muntah darah berwarna ungu gelap membuat Satan kesakitan tapi saat itu kaki Azrael berhasil tertangkap kemudian Satan melempar tubuh Azrael ke tanah dengan kuat hingga hantamannya menghancurkan tanah tersebut layaknya sebuah gelas pecah.


Duaarrr...


Tapi bukan Azrael yang merasakan dampak dari serangan tersebut tetapi Satan yang mendapatkan dampak kerusakannya. Terlihat punggung Satan hancur akibat hantaman yang dia lakukan tadi, Malaikat Azrael berdiri seakan-akan tidak merasakan kesakitan dari serangan tersebut seketika Satan mengetahui apa yang sedang terjadi.


Malaikat Mikhael memainkan Timbangan yang mengukur dosa sehingga serangan yang Satan berikan kepada Azrael berbalik kepadanya. Satan terlihat sangat marah kepada Mikhael hingga kulitnya bergelembung kemudian mengembalikan punggungnya yang rusak tadi.


Tubuh Satan langsung bergelembung lagi hingga seluruh ototnya berpusat ke tangan kanannya kemudian bersiap untuk melancarkan serangan dahsyatnya. Malaikat Mikhael menyadari kerusakan yang akan dia alami jika terkena serangan tersebut sehingga dia menarik busur panahnya sambil memperkuat anak panah dengan cahaya ilahi.


"Crusher!" ucap Satan sambil melayangkan tinju dahsyatnya


"Heavenly Arrow!" ucap Malaikat Mikhael sambil melepaskan anak panahnya

__ADS_1


Panah yang dapat menembus segalanya langsung merusak tangan kanan Satan hingga anak panah tersebut menembus kepalanya tapi serangan Satan yang dianggap gagal ternyata pukulannya menghasilkan angin yang langsung mengarah ke perut Malaikat Mikhael seketika memberikan luka serius untuk Mikhael yang langsung terjatuh ke tanah.


"Akkhhh...


Azrael berikan aku waktu!" ucap Malaikat Mikhael sambil menahan rasa sakit di perutnya


Malaikat Azrael berdiri di hadapan Satan sambil menebaskan pedangnya hingga memotong kedua tangan Satan. Namung, semua itu tidak membunuh Sang Dosa Kemarahan kemudian seluruh ototnya mulai membentuk sesuatu yang sangat tidak jelas bahkan ukurannya membesar, Satan meledakan dirinya hingga Azrael terkena ledakan tersebut.


Ledakan besar tersebut terlihat ke seluruh pasukan yang lagi berperang ketika asap dari ledakan mulai menghilang tiba-tiba Satan sudah kembali ke wujud normalnya bahkan kedua tangan yang di potong oleh Azrael dapat kembali seperti semula.


"Azrael di mana manusia itu?" tanya Satan sambil memegang leher Azrael


"Sebaiknya kamu perhatikan dirimu sendiri!" ucap Azrael sambil tersenyum mengerikan


Malaikat Azrael melepas kerudung hitamnya seketika tubuh Satan terbakar oleh api berwarna biru bahkan kemampuan regenerasi penuhnya melambat saat terkena api biru tersebut. Malaikat Azrael memperlihatkan sebuah kepala tengkorak terbakar oleh api biru yang sangat panas, tidak perlu tersenyum karena sudah memperlihatkan senyuman tengkorak.


Tanduk panjang melengkung ke belakang, gigi tajam, sayap kulitnya membesar, kakinya seperti domba dan ukurannya seperti gajah membuatnya menjadi sosok yang mengerikan. Malaikat Azrael dan Satan saling beradu kekuatan hingga sebagian medan perang hancur serta terbakar habis oleh mereka berdua.


Tebasan Azrael di sertai api birunya membuat pagar api biru yang tidak akan padam sedangkan injakan Satan dapat membuat tanah retak hingga gempa begitupun dengan pukulannya yang semakin kuat bahkan sebuah gunung bisa dia hancurkan.


Mereka berdua seimbang dalam pertarungan tersebut sampai kedatangan Malaikat Mikhael yang sudah sembuh dari luka tadi sehingga dia ingin membantu Malaikat Azrael tetapi Sang Dosa Keserakahan, Mammon menghancurkan busur panahnya.


"Lawanmu adalah aku, Mikhael!" ucap Mammon berubah menjadi Beelzebub


Dua Malaikat bergabung untuk mengalahkan Mammon. Malaikat Sammael dan Malaikat Ramiel bersiap untuk menyerang Mammon begitupun dengan Malaikat Mikhael.


Mammon berubah lagi menjadi Ragnarok seketika membuat keadaan menjadi seimbang di antara mereka walaupun tidak terlalu mirip di segi kekuatan tapi sudah cukup untuk memberikan kerusakan yang sangat besar.

__ADS_1


Malaikat Sammael mengubah ukuran cincin di telapak tangannya menjadi sebuah cincin sebesar gunung yang langsung mengeluarkan sinar cahaya yang sangat panas mengarah ke Mammon seketika membuat pergerakannya berhenti.


Malaikat Mikhael mempersiapkan Heavenly Arrow yang langsung dia tembak ke jantung Mammon hingga tembus tapi semua itu mengubah Mammon menjadi sosok mengerikan tanpa wujud seketika menghempaskan mereka bertiga hanya dengan satu teriakan.


Roooaarrrr...


Wujudnya saling melawan hingga Mammon membuat sebuah napas dengan daya ledak yang sangat besar.


Zddooomm...


Ledakannya begitu besar bagai bom atom bahkan di sekitarnya menciptakan sebuah angin kencang yang menghempaskan musuh maupun kawan. Ketiga malaikat yang melawan kini kewalahan untuk mendekati Mammon dalam wujud seperti itu.


Park Hyeon, Chen Li, Henry dan Seila ikut membantu ketiga malaikat itu melawan Mammon yang lepas kendali dengan wujudnya. Mereka semua bertarung habis-habisan melawan Mammon sedangkan itu Julia, Stella dan Jack bersama dengan Malaikat Gabriel dan Malaikat Rafael sedang melawan Leviathan di dalam dunia mimpi.


"Perlukah aku memperlihatkan kepadamu lagi, Jack!" ucap Leviathan dengan senyum mengerikan


"Tidak perlu lagipula kamu akan segera mati!" ucap Jack sambil mengeluarkan Sniper Barret


Julia mempersiapkan segala kemampuannya sedangkan Stella sudah siap untuk memakai Magic Creation begitupun dengan Malaikat Gabriel dan Malaikat Rafael yang akan mendukung mereka berdua.


"Ahhh...


Kerja sama yang sangat indah!


Aku sangat iri dengan kalian semua!" ucap Leviathan sambil tersenyum mengerikan


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2