Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 40: Pertarungan Terakhir Beelzebub Melawan Jack


__ADS_3

Serangan demi serangan mampu Jack hindari akan tetapi dirinya semakin melemah dan kelelahan karena itu dia hanya bisa bertahan sembari menghindari serangan fatal dengan bantuan dari Sammael. Henry dan Chen Li melihat pergerakan Jack yang sudah tidak dapat mengimbangi kecepatan dari Beelzebub hingga muncul satu gerakan dengan tangan Beelzebub menajam seperti pisau dengan niat menembus perut Jack.


Sebuah gerakan yang tidak cepat tapi menyerang titik buta, Henry dengan sigap langsung memberikan Jack pelindungan ilahi sehingga tangan tajam Beelzebub tidak dapat menembus. Namun, perlahan pelindungan ilahi itu menunjukkan kerusakannya dengan Jack melompat menjauhi serangan fatal Beelzebub.


Ternyata terdapat luka cakaran di perut Jack yang menyebabkan darahnya tidak mau berhenti sehingga wajahnya pucat dan matanya mengantuk karena sangat lelah. Henry tidak bisa berdiam diri lagi kini dia sudah membulatkan tekad untuk menghadapi Beelzebub tapi dia tidak sendirian karena Chen Li sudah siap untuk ikut bertarung.


"Kalian berdua jangan mati di depan mataku!


Tersisa 18 menit lagi sebelum kedatangan mereka berdua jadi bertahanlah hingga waktu itu habis!" ucap Jack sambil tersenyum puas


Senyuman yang tidak pernah mereka berdua lihat bahkan di saat kondisi sekarat, Jack masih menunjukkan kalau dirinya masih kurang puas akan pertarungan yang sudah terjadi.


"Kakek mari kita lakukan!" ucap Henry sambil mengeluarkan seluruh artefak miliknya ke udara


"Kazudon!" teriak Chen Li sambil memasang kuda-kuda dengan posisi bertahan


Beelzebub menjilati darah Jack dengan lidahnya yang panjang kemudian ekspresi wajahnya menunjukkan kalau dia masih kurang puas.


"18 menit bertahan dariku?


Kalian benar-benar meremehkan Dosa Kerakusan!" teriak Beelzebub sambil menerjang ke arah Chen Li


Di posisi yang terancam bahaya, Chen Li menari dengan lembut serta memusatkan seluruh teknik yang dia pelajari ke aliran udara di sekitarnya. Beelzebub menyerang tetapi saat tangan tajam ke arah leher musuhnya tiba-tiba gerakan lembut dari tangan Chen Li menyentuh wajah Beelzebub kemudian dorongan angin membuat kepalanya terhempas ke belakang.


Daarrr...


Beelzebub terkejut hingga tubuhnya langsung merespon untuk tidak jatuh sambil memberikan serangan balik. Namun, sekali lagi gerakan lembut yang seakan-akan menghentikan waktu membuat Beelzebub terkena serangan di bagian perut tipisnya.


Daarrr...Uwweeekkk...


Pertama kalinya Beelzebub terkena serangan yang membuatnya muntah darah hingga terhempas dengan jarak tidak terlalu jauh. Apa dirinya melemah atau musuhnya memang memiliki kemampuan yang jauh lebih kuat dari yang dia ketahui itulah pikiran Beelzebub saat ini.


Beelzebub masih fokus untuk menyerang tapi kali ini dia akan fokus dengan apa yang musuhnya perbuat. Beelzebub bergerak dengan kecepatan yang luar biasa sampai membuatnya dengan mudah mencapai titik buta dari Chen Li.


Tapi Henry mengetahui keberadaan Beelzebub hingga dia mengaktifkan salah satu artefaknya yang dapat membuat tubuh Chen Li langsung bergerak dengan sendirinya sambil mempersiapkan kuda-kuda untuk memberikan serangan kuat. Beelzebub sudah tidak dapat mengubah posisi serangannya sehingga pukulan kuat dari Chen Li tepat mengenai kepala bagian belakangnya.


"Kendon!" teriak Chen Li sambil memukul kuat kepala Beelzebub ke bawah hingga menciptakan kawah kecil

__ADS_1


Duaarrr...


Saat wajahnya menyentuh tanah seketika Beelzebub menyadari kalau manusia tidak selemah yang dia pikirkan bahkan dia mengakui kalau manusia adalah makhluk yang cepat berkembang dan sangat berbahaya untuk dibiarkan hidup karena itu, Beelzebub mulai menunjukkan arti sebenarnya dari Dosa Kerakusan.


Matanya berubah menjadi merah dengan wujudnya yang berubah menjadi hitam pekat sama seperti Asmodeus ketika mengorbankan jantungnya tapi berbeda dengan Beelzebub karena dia telah mengorbankan kehidupannya untuk Dosa Kerakusan yang berada di dalam dirinya.


Wujud Beelzebub sudah tidak masuk akal lagi karena hawa yang dia pancarkan memiliki satu arti yaitu "Kerakusan". Jack berusaha berdiri untuk membantu mereka berdua tapi saat dia sudah siap untuk membantu tiba-tiba di depan matanya terlihat Chen Li sudah terluka parah dengan satu tangan kirinya terpotong sedangkan Henry terkena cakar tepat di kedua matanya.


Beelzebub membuang tangan kiri Chen Li karena dia hanya ingin merasakan daging Jack dengan tatapan merahnya membuat Jack sadar kalau itu adalah wujud terakhir Beelzebub atau kekuatan terakhir Beelzebub yang mengorbankan kehidupannya.


10 menit masih tersisa, Jack sudah tidak kuat untuk bertarung walaupun dia sudah dapat berdiri tapi rasa lelah membuatnya tidak bisa bergerak. Namun, Jack tidak menyerah sampai akhir dengan senyuman lebar sambil menatap tajam ke arah Beelzebub membuat suasana kembali meriah.


Beelzebub layaknya kegelapan yang sedang tersenyum memberikan kesan kalau dirinya ingin bertarung sampai akhir dengan sosok manusia yang dia akui.


"Sammael jika kamu melihat semua ini!


Kumohon berikan aku sebuah kekuatan untuk melampaui musuhku!" ucap Jack dengan mata emasnya


Cahaya terang menyinari tubuh Jack seakan-akan permintaannya terkabulkan hingga sosok malaikat bersayap putih turun ke bawah kemudian tangannya menyentuh kepala Jack seperti menjawab panggilannya.


"Sammael Musical Ornament!" ucap Jack dengan malaikat menatap ke arah Beelzebub


Sama seperti melawan Asmodeus, kemampuan yang dapat membuat siapapun harus berusaha menghindari setiap tembakan dalam jumlah yang sangat banyak bahkan dengan bantuan Sammael membuat daya peluru tersebut menjadi semakin kuat sehingga Beelzebub secara insting menyadari hal tersebut.


Swwoosshhh...


Gerakan Beelzebub sangat cepat walaupun Jack sudah mendapatkan bantuan dari Sammael tapi lawannya sudah tidak dapat dia lihat dengan mata kepalanya sehingga Jack memutar otak untuk menjaga dirinya dengan menembak secara brutal ke seluruh daerah terdekatnya.


Satu serangan Beelzebub menembus bahu Jack seketika membuat Musical Ornament semakin menurun kekuatannya tapi Jack masih berusaha melindungi dirinya hingga dia mengetahui keberadaan Beelzebub yang sedang mengincar punggungnya.


Jack langsung membentuk Sniper Barret yang langsung dia arahkan ke belakang tanpa membalikkan badannya sehingga Beelzebub terkejut dengan peluru mengenai dada sebelah kanan. Mereka berdua terkena serangan yang membuat gerakan serta kekuatan menurun tapi pertarungan masih belum berakhir dengan mereka berdua saling adu pukulannya.


Pukulan demi pukulan terus menghujani tubuh mereka berdua hingga waktu terus berjalan dan berjalan hingga terlihat wajah mereka berdua yang menunjukkan ekspresi gila akan pertarungan. Beelzebub memberikan pukulan bertubi-tubi ke seluruh tubuh Jack hingga membekas sedangkan Jack hanya perlu satu pukulan yang langsung membuat Beelzebub terhempas jauh.


Beelzebub berhasil menahan dirinya untuk tidak terhempas begitu jauh tapi pukulan itu membuat tubuhnya mati rasa. Dia melihat Jack berdiri dengan napas terengah-engah tapi sanggup untuk melanjutkannya seketika membuat Beelzebub sadar kalau musuhnya sangatlah kuat.


...

__ADS_1


Tiba-tiba dua perempuan masuk ke dalam medan pertarungan sambil berteriak kalau dia telah melakukan kesalahan besar. Stella dan Julia melihat pertarungan yang hampir selesai dengan Beelzebub sudah tidak sanggup untuk berjalan lagi kemudian Julia yang melihat Henry dan Chen Li sedang terluka parah membuatnya berteriak untuk memanggil Seila.


Sontak Seila dengan paniknya mulai menyembuhkan mereka berdua kemudian Stella mendekati Jack yang sedang babak belur. Stella menangis melihat keadaan Jack sampai dia memeluknya dengan erat sambil memberitahu kalau dia telah salah atau tidak sesuai rencana.


"Tidak perlu kamu meminta maaf, Stella!" ucap Jack dengan napas terengah-engah


"Tapi aku sudah melakukan kesalahan sampai membuatmu seperti ini!" ucap Stella sambil menangis


Beelzebub tertawa mendengar hal tersebut.


"Aku kalah melawannya!" ucap Beelzebub dengan nada suara yang berbeda


Perkataan yang tidak mungkin terjadi bahkan dengan nada keras, Beelzebub memberitahu ke seluruh penjuru hutan atau lebih tepatnya ke bawahannya kalau dirinya telah kalah seketika para monster berhenti sambil menundukkan kepalanya ke makhluk terkuat yaitu Jack.


"Manusia kamu akan mendapatkan kutukan dariku karena itu para monster yang berada di hutan ini akan mengikutimu sehingga para manusia akan berpikir ulang ketika melihatmu yang dapat menjinakkan para monster!" ucap Beelzebub


"Panggil aku Jack!


Entah kutukan apapun itu pasti akan aku hancurkan!" ucap Jack


"Waktu sudah habis jadi perempuan itu yang akan membunuhku?" tanya Beelzebub dengan nada suara yang berbeda dari sebelumnya


Jack mendorong Stella untuk melakukan serangan terakhir.


"Aku telah salah meremehkan sosok manusia!" ucap Beelzebub


Stella mendekati Beelzebub.


"Magic Creation: Extreme Gluttony!" teriak Stella


Rasa lapar yang sangat luar biasa membuat Beelzebub memakan sisa hidupnya sehingga tubuh hitam pekatnya mulai berubah menjadi abu.


"Jack setelah membunuhku kamu masih harus membunuh saudaraku yang jauh lebih kuat jadi selamat berjuang manusia!" ucap Beelzebub hingga tubuhnya menghilang menjadi abu


Pertempuran melawan Beelzebub Sang Dosa Kerakusan telah usai dengan kemenangan berada di tangan manusia hingga kabar ini tersampaikan ke seluruh negara.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2