
Luar angkasa tempat The One sedang menyerap White kini waktu menyerapnya sudah mencapai 700 jam dan tersisa 20 jam lagi sebelum White hilang sepenuhnya kemudian setelah itu akan tiba waktunya untuk kedatangan The One ke alam semesta tempat musuhnya berada yaitu Bima Sakti dengan planet bernama Earth tapi sekarang berganti nama Unite Earthleen. White sudah tidak bisa bertindak ataupun berbicara lagi kemudian waktu berlalu 10 jam dengan The One sudah mempersiapkan jalur untuk dia menuju ke Unite Earthleen.
Namun, dia kebingungan untuk mencari keberadaan Jack di planet tersebut sebab Mana Dewa yang The One rasakan, berjumlah lebih dari satu dengan menyebar ke berbagai arah kemudian Mana Dewa tersebut kembali bergerak ke satu tempat seketika membuat The One tidak terlalu memikirkan cara untuk menemukan Jack.
...
Setelah 10 jam berlalu dengan White sudah sepenuhnya menghilang seketika The One menyeringai kemudian dia masuk ke lubang cacing untuk mencapai lokasi semesta Bima Sakti. Saat itu Jack dapat merasakan kehadiran The One yang semakin dekat, semua lokasi tempat pelindungan sudah sangat aman bahkan Jack sudah mempersiapkan panggung duel mereka yang lokasinya sangat luas tanpa ada batu ataupun pohon kecuali rumput berwarna hijau yang berhembusan karena angin.
Generasi Pembunuh Dewa sudah berkumpul untuk bersiap melawan The One sedangkan itu Stella dan Julia sedang berusaha untuk menerima Mana Dewa yang Jack berikan supaya mereka berdua bisa bertarung, alasan mereka berdua terlambat adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyatukan Mana Dewa dengan Mana milik mereka masing-masing membutuhkan waktu yang jauh berbeda dari sebelumnya yaitu 30 jam lamanya sehingga rasa sakit yang mereka alami menjadi semakin mengerikan tetapi mereka berdua masih tidak mau menyerah hingga hari ini, waktu penyatuan masih membutuhkan 2 jam tapi musuh sudah datang untuk menghancurkan planet tersebut.
The One keluar dari lubang cacing dengan dia akhirnya sampai di depan planet kemudian Jack yang dapat merasakan Mana Dewa semakin dekat seketika berteriak kepada seluruhnya untuk segera mempersiapkan diri tapi setelah perintah itu diberikan tiba-tiba The One muncul dari langit sambil memegang sebuah tombak berwarna putih dengan ujung berwarna hitam bahkan kemunculannya seketika merubah iklim menjadi sebuah kekacauan dengan badai, gempa dan amukan alam saling bermunculan.
"Kaminoyari!" ucap The One sambil melemparkan tombak tersebut dengan sekuat tenaga hingga kecepatannya seperti sebuah kecepatan cahaya
Mereka semua tidak dapat melihat serangan tombak tersebut sehingga Kaminoyari itu menembus permukaan tanah hingga tembus ke ujung planet. Semuanya terkejut melihat betapa mengerikannya serangan tersebut tapi dampak yang disebabkan dari serangan itu hanya menembus sampai ujung dan membuat sebuah lubang panjang.
The One melepaskan kekuatannya yang seketika membuat planet itu bergetar dengan gravitasi seakan-akan menekan tubuh mereka semua. Tekanan yang sangat dahsyat membuat siapapun tidak bisa bergerak tetapi Jack berhasil menahannya bahkan dia berusaha untuk berdiri sembari mengembalikan tekanan bumi seperti semula dengan membentrokkan kekuatannya dengan The One.
__ADS_1
Zduaarrrr...
Hantaman kekuatan dari Jack dengan The One membuat angin berhembusan dengan sangat kuat bahkan rumput hijau langsung berhamburan.
"Jackie jangan harap kamu bisa hidup kali ini!" ucap The One dengan ekspresi marah
"Seharusnya aku yang berbicara seperti itu!" balas Jack sambil tersenyum
Jack yang berhadapan langsung dengan The One seketika membuat semuanya ingin ikut bertarung dan itu akan membuat The One merasa terganggu dengan pertarungannya melawan Jack. Oleh karena itu, dengan Creature Life. The One membangkitkan sosok 10 naga dengan wujud yang berbeda-beda seketika Drakon Kholkikos merasakan kehadiran berbahaya bahkan Varlon juga ikut merasakan hal tersebut.
Naga pertama berwujud bayangan hitam, naga kedua berwujud air dengan tidak ada organ di dalamnya, naga angin dengan badai adalah tubuhnya, naga petir dengan tubuhnya berwujud sambaran petir ungu, naga tanah dengan wujudnya batu keras, naga api dengan tubuhnya berlumuran magma, naga cahaya dengan wujudnya sebuah cahaya, naga es yang memberikan hawa dingin, naga pohon dengan tubuhnya penuh dengan kayu, naga kristal dengan tubuhnya penuh dengan kristal.
Raungan dari setiap naga menggema ke seluruh penjuru dunia, dengan ukuran mereka yang besar seketika memberikan sebuah gangguan untuk menghadapi The One secara bersamaan. Semuanya tampak tidak ingin menghabisi seluruh kekuatan mereka hanya untuk menghadapi naga tersebut tapi Jack tidak pandang bulu untuk mengeluarkan seluruh kekuatannya bahkan dia mengeluarkan Pedang Eveenly.
"Bertarunglah dengan sekuat tenaga kalian!" ucap Jack sambil mempersiapkan ayunan pedang pendeknya
Naga Air langsung ingin menghamburkan mereka semua dengan sebuah napas tsunami tetapi Jack melapisi Pedang Eveenly dengan kekuatannya seketika membuat The One merasakan bahaya dari Pedang Pendek tersebut.
__ADS_1
"God Slash!" ucap Jack sambil menebaskan Pedang Eveenly ke Naga Air
Slasshhh...Sywingg...
Tebasannya seketika membelah tubuh Naga Air menjadi dua bagian sontak hal itu membuat The One semakin ingin memusnahkan manusia tersebut yang semakin lama semakin mencapai level dewa asli. Tebasan pembukaan yang Jack lakukan membuat mereka semua kagum dan takjub dengan keberanian serta kekuatan besar dari Humanity of Chaos sehingga mereka semua tidak ingin menyerah. Kekuatan dan kemampuan baru mereka diperlihatkan secara terang-terangan untuk membunuh naga yang The One ciptakan kemudian Jack mengulur waktu untuk mereka semua membunuh setiap naga yang masih tersisa. Jack berhadapan dengan The One dalam bentrokkan kekuatan dan tebasan Pedang Eveenly yang masih belum bisa menghancurkan pelindung mutlak dari The One.
"Tch...
Keras sekali!" ucap Jack sambil terpental akibat kerasnya pelindung The One
"Absolute Protector!" ucap The One sambil dengan sekuat tenaga mempertahankan pelindungnya itu
The One sangat kesal melihat kekuatan yang seharusnya bisa menghancurkan serta mengalahkan Jack tapi saat ini kekuatannya seakan-akan setara dengan sosok manusia itu. Kekesalannya membuat mereka berdua saling bentrokkan tekanan untuk menghancurkan tubuh dari dalam, bentrokkan itu menciptakan sebuah guntur dan badai di lokasi mereka berdua adu tekanan.
Sedangkan itu tiga orang saat ini melawan Naga Bayangan Hitam yang dapat bersembunyi di balik bayangan mereka. Clara, Syoho dan Yumei sedang terdesak akibat serangan acak dari Naga Bayangan Hitam kemudian tiga orang lagi yaitu Hamasuki, Enma dan Shouta melawan Naga Cahaya yang dapat menembakan sebuah napas cahaya yang sangat mengerikan.
Dua kelompok ini masih bertahan dari skala besar serangan dari Naga Bayangan Hitam dan Naga Cahaya. Syoho dan Enma membuat sebuah serangan pembuka yang mereka keluarkan dengan kekuatan dan kemampuan baru yang ingin sekali mereka coba kepada musuh sehingga serangan dari mereka masing-masing mampu menjatuhkan tubuh Naga Bayangan Hitam dan Naga Cahaya.
__ADS_1
Kelompok Syoho, Clara dan Yumei akhirnya berani untuk menghadapi lawan mengerikan di depan mereka dengan cepat membalikkan keadaan begitupun dengan kelompok Hamasuki, Enma dan Shouta yang dapat membalikkan keadaan hingga pertarungan menjadi habis-habisan untuk saling membunuh.
Bersambung...