Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 73: Mulainya Pelatihan Di Kedua Akademik


__ADS_3

Ten Akuma Commander setelah kembali ke Earthleen bagian kiri tiba-tiba mereka semua mendapatkan sebuah pelanggaran yang ternyata Lucifer telah melanggar sebuah peraturan yaitu membawa para muird Akademik Galleen menuju daerah yang berpotensi akan menjadi tempat pemakaman mereka tapi semuanya masih selamat dengan beberapa luka parah.


Enma, Shouta dan Hamasuki yang terluka parah langsung mendapatkan perawatan dari para Abyss dengan masuk ke setiap luka mereka kemudian menyembuhkannya dengan cairan hitam yang dapat mengembalikan setiap sel Iblis dan Demonite tapi cara ini membuat Abyss terbunuh atau lebih tepatnya menyatu sehingga hanya dalam beberapa menit saja kini mereka bertiga sudah sembuh sepenuhnya.


"Seru sekali bisa berhadapan dengan lawan yang kuat bahkan kita hampir mati, hahah!" ucap Enma dengan sifat abnormalnya


"Enma cukup dengan sifat anehmu itu!" ucap Hamasuki dengan ekspresi lelah


"Aku tidak menyangka ada sebuah senjata yang dapat melukai kita!" ucap Shouta sambil tidak bisa melupakan rasa ketika tertembak oleh sebuah shotgun


"Menurut buku yang aku baca, shotgun itu adalah senjata mutakhir yang dibuat oleh manusia bernama Julia sehingga masuk akal kalau senjata itu di modifikasi untuk mengalahkan Iblis, Demonite, Roh Jahat dan Abyss!" ucap Alice


Tok...Tok...Tok...


Pintu ruang perawatan dibuka oleh Ryzen kemudian sosok iblis tingkat tinggi yang dijuluki sebagai salah satu dari tiga iblis mahkota datang sembari memberikan mereka semua sebuah hadiah bunga mawar berwarna hitam. Ten Akuma Commander langsung tunduk kepada sosok iblis tingkat tinggi tersebut dengan perasaan hormat terhadap beliau tapi dia datang tidak sendirian karena dibelakangnya ada sosok yang merupakan tiga iblis mahkota juga.


"Alios sebaiknya hentikan hobi anehmu itu yang selalu membawa mawar hitam kemanapun kita pergi!" ucap Kuro salah satu dari tiga iblis mahkota


"Mawar hitam adalah bunga favoritku karena itulah aku membawa bunga ini untuk kalian murid Akademik Galleen!" ucap Alios sembari mengabaikan ucapan dari Kuro


"Terima kasih banyak atas perhatian anda Alios-sama!


Tapi bolehkah saya mengetahui maksud kedatangan beliau?" tanya Hamasuki dengan ekspresi tegang


"Kekalahan kalian bukankah menyakitkan untuk diterima?


Oleh karena itulah kita sebagai tiga iblis makhota akan melatih kalian sampai siap untuk bertempur lagi kali ini Ragnarok-sama sudah membuka deklarasi perang untuk Earthleen bagian kanan jadi persiapkan diri kalian untuk pelatihan ini!" ucap Alios sambil membuka sebuah Gate menuju tempat pelatihan


"Enma, Shouta, Hamasuki dan Selena akan berlatih denganku!" ucap Alios sambil membawa pergi mereka berempat


"Tunggu dulu Alios jangan sembarangan membawa pergi mereka!" teriak Kuro yang tidak sempat menahan Alios membawa pergi empat murid


Tersisa Kouto, Tenka, Tendon, Alice, Ryzen, Varlon yang masih menunduk.


"Hmm...

__ADS_1


Kalian boleh berdiri lagipula aku tidak terlalu suka dihormati oleh karena itu aku akan langsung saja memilih murid yang akan aku latih yaitu Varlon, Alice dan Ryzen jadi sisanya akan berlatih dengan Abadon!" ucap Kuro sambil membuka Gate menuju tempat pelatihan


"Kuro-sama tunggu sebentar, maksud anda kita akan berlatih dengan Abadon-sama yang merupakan penerus selanjutnya Ragnarok-sama?" tanya Kouto dengan ekspresi terkejut


"Benar sekali jadi jangan buang-buang kesempatan emas yang kalian dapat sebab berlatih dengannya sama saja mengincar posisi iblis tingkat tinggi!" ucap Kuro sambil masuk ke dalam Gate


Kouto, Tenka dan Tendon merasa gugup dengan kedatangannya Abadon yang secara perlahan masuk ke dalam ruang perawatan dengan tubuhnya yang kecil seperti anak sekolah dasar bahkan mereka bertiga yang tidak mengetahui penampilan Abadon sebenarnya mulai tidak percaya dengan anak kecil di hadapan mereka.


"Hahaha...


Aku tahu reaksi itu tapi memang benar kalau aku ini adalah Abadon yang merupakan penerus Ragnarok-sama jadi terkejutlah kalian!" ucap Abadon dengan pose bangga


"Maaf menganggap anda sebagai anak sekolah dasar, Abadon-sama!" ucap Tenka dengan sifat jujurnya


"Tenka bodoh jangan buka mulutmu itu!" ucap Tendon sambil memukul kepala Tenka


"Maafkan aku kak tapi sudah terlanjur!" ucap Tenka sambil memegang kepalanya


"Chibi!" ucap Kouto dnegan ekspresi terkejut


Abadon diam sejenak seketika membuat mereka bertiga mulai ketakutan akan ucapan yang berkata tidak pantas terhadap sosok hebat di depan mereka.


"Tenang saja, aku sama sekali tidak akan marah kepada kalian sebab iblis dewasa tidak boleh membawa perasaan terus karena itulah mereka disebut sebagai iblis dewasa!" ucap Abadon dengan memikirkan wujud dewasanya


"Ehh...


Abadon-sama beneran masih bocah?" tanya Tendon dengan nada ketakutan


"Tidak benar!


Penampilanku ini akibat efek dari kekuatan buatanku yang secara tiba-tiba meledak sehingga menjadi wujud seperti ini!" ucap Abadon dengan pose bangga


"Jangan bangga dengan itu, Abadon-sama!" teriak Tenka, Tendon dan Kouto secara bersamaan


"Hahaha...

__ADS_1


Tenang saja pasti akan aku buat kalian menjadi iblis tingkat tinggi lebih cepat dari mereka berdua karena itu langsung saja kita mulai!" ucap Abadon sambil menjentikkan jarinya


Clakkk...


Sebuah Gate terbuka kemudian mereka bertiga mengikuti Abadon menuju lokasi pelatihan kini Ten Akuma Commander akan berlatih serius untuk meningkatkan kemampuan serta kekuatan mereka hingga dapat melawan balik kepada musuh yang lebih kuat dari mereka sedangkan itu para murid terbaik tahun pertama, kedua dan ketiga di Akademik Yusshen akan berlatih dengan dua malaikat terbaik yang Drakon Kholkikos rekomendasikan.


"Dengarkan kalian semua!" teriak Felix sebagai pengawas pelatihan


"Felix-san jangan terlalu tegas terhadap mereka bukannya Laila sudah memberitahumu!" ucap Stella dengan ekspresi terkejut


"Maafkan saya!" ucap Felix


"Hmmm...


Grand Tusia memang luar biasa sekali!" ucap Julia sambil menikmati udara di tempat tersebut


"Tempat ini memang luar biasa!" ucap Foren sambil takjub denga Grand Tusia


"Julia, Stella, Laila bagaimana kabar kalian?" tanya Vena dengan senyum lembutnya


"Baik sekali!" ucap mereka bertiga sambil memberikan jempol


"Sepertinya delapan guru akan berkumpul!" ucap Laila sambil melihat kedatangan dua guru berwujud malaikat


Malaikat Azrael dan Malaikat Mikhael menjadi guru di Akademik Yusshen.


"Lama tidak berjumpa semuanya!" ucap Malaikat Azrael dengan wujud tengkorak api birunya


"Selamat datang semuanya kalau begitu mari kita datangi dua malaikat terbaik yang sudah mendapatkan pelatihan khusus dari ibu!" ucap Malaikat Mikhael


Dua malaikat yang mendapatkan pelatihan khusus dari Drakon Kholkikos dan akan bekerja sama dalam pelatihan yaitu Malaikat Rafael dan Malaikat Ramiel. Murid Akademik Yusshen yang akan mendapatkan pelatihan khusus dari delapan guru dan dua malaikat terbaik yaitu para murid terbaik tahun pertama, kedua  dan ketiga.


Kini Kamp Pelatihan dari Akademik Yusshen dan Akademik Galleen telah di mulai.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2