
Enma, Shouta, Hamasuki dan Selena dibawa menuju tempat dengan permukaan tanah berpasir, suasana tiada terang melainkan selalu gelap seperti malam hari, tidak ada tanaman ataupun hewan hanya ada hembusan angin serta pasir.
"Tiga Iblis dan satu Demonite!
Tahukah kalian kalau Mana itu adalah bagian dari diri kita sendiri?" tanya Alios sambil duduk di udara
"Aku pernah mendengarnya!
Mana adalah hal yang sangat penting untuk makhluk seperti kita sebab adanya Mana dapat membuat tubuh kita selalu bergerak dan berkembang pesat!" balas Hamasuki
"Mana adalah inti kehidupan kita!" balas Shouta
"Makanan!" balas Enma dengan ekspresi bingung
"Mana adalah energi yang sangat dibutuhkan untuk setiap ras di Earthleen bagian kiri!" balas Selena
"Jawaban kalian berempat sudah benar tapi perlu diketahui kalau Mana bukan hanya inti kehidupan untuk ras kita saja bahkan Elf, Peri, Roh Spirit juga membutuhkan hal yang sama tapi bagi ras mereka, ada suatu hal yang sangat unik dan sudah tertanam di dalam jiwa mereka yaitu Sirkulasi Konsisten Mana!" ucap Alios sambil memperlihatkan simulasi Sirkulasi Konsisten Mana
Alios menjelaskan kalau Sirkulasi Konsisten Mana adalah sebuah perputaran Mana pada tubuh yang bergerak secara stabil dan tidak berubah-ubah, intinya Mana Elf, Peri dan Roh Spirit tidak akan berubah-ubah sehingga itulah asal-usul kehidupan panjang ketiga ras tersebut atau bisa dibilang keabadian. Namun, Demonite, Iblis, Roh Jahat dan Abyss tidak memiliki Sirkulasi Konsisten Mana tersebut melainkan Sirkulasi Abnormal Mana.
Sirkulasi Abnormal Mana di dalam tubuh ras mereka adalah sebuah perputaran secara tidak normal ke seluruh tubuh dan bergerak secara tidak beraturan sehingga pelepasan jumlah Mana akan sangat berlebihan tetapi Sirkulasi Abnormal Mana ini dapat membuat ras mereka semakin terus berkembang. Namun, memiliki efek samping yaitu beban kehidupan sehingga ras mereka sudah mendapatkan penentuan hari kematian.
Oleh karena itulah, Ragnarok saat ini membutuhkan penerus bahkan dia sangat terburu-buru untuk menjalankan tugasnya yang selalu dia pegang dari sang penciptanya. Usia Ragnarok saat ini adalah 100 tahun lebih dan sebentar lagi akan mencapai kematiannya.
"Apa, Ragnarok-sama akan mati!" ucap Hamasuki dengan ekspresi terkejut
__ADS_1
"Aku baru tahu soal ini!" ucap Shouta dengan ekspresi panik
"Beliau sudah tidak ada waktu lagi kini kita harus mewujudkan tugas beliau!" ucap Alios dengan ekspresi serius
"Aku akan mengincar posisi Ragnarok-sama!" ucap Enma dengan ekspresi serius
Semuanya tertawa ketika mendengar ucapan itu dari Enma seketika Alios mulai serius untuk membicarakan pelatihan mereka yaitu sebuah pelatihan untuk membuat Sirkulasi Abnormal Mana mereka menjadi lebih bergerak cepat sehingga perkembangan menjadi naik pesat dari normalnya.
"Aku ingin kalian terus mengeluarkan Mana yang ada pada diri kalian berempat sampai habis tapi jangan berhenti sejenak. Aku ingin setiap detik Mana yang mulai terkumpul langsung kalian keluarkan dengan tujuan nol Mana pada tubuh kalian!" ucap Alios dengan ekspresi serius
Mendengar latihan mereka yang mengharuskan membuat Mana habis di dalam tubuh seketika membuat mereka ketakutan akan kematian.
"Bukankah itu sama saja dengan kematian?" tanya Hamasuki dengan ekspresi panik
"Kamu pasti bercanda!" ucap Shouta
"Memangnya bisa mati?" tanya Enma yang tidak begitu mengerti akan apa yang Alios jelaskan
"Karena itulah aku ingin kalian memainkan inti kehidupan sebagai alat untuk membantu kalian berkembang, Mana itu adalah oksigen atau nyawa kita karena itu aku ingin kalian berjuang mati-matian untuk tetap bertahan hidup dengan Zero Mana. Perlu diingat kalian akan merasakan kesakitan yang teramat mengerikan ketika mencapai Zero Mana jadi persiapkan diri kalian sekarang juga!" teriak Alios
Enma tanpa pikir panjang langsung mengeluarkan Magic tingkat tinggi yang memakan banyak Mana, Hamasuki secara perlahan menghabiskan Mana miliknya sembari berpikir cara untuk mengatasi latihan yang dia dapatkan, Shouta terus mengeluarkan Gokuencho untuk menghabiskan Mana-nya dan terakhir Selena menghabiskan Mana miliknya dengan membuat ribuan anak panah api hitam.
Beberapa menit terus berlalu hingga mereka berempat akhirnya mencapai Mana yang sudah tidak bisa dia keluarkan lagi tapi belum sampai habis. Mereka berempat merasakan kelelahan yang teramat mengerikan seakan-akan nyawa sudah di ujung tanduk. Hamasuki terus mengeluarkan Mana miliknya hingga mencapai Zero Mana kemudian dia terkapar dengan jantung tidak berdetak lagi.
"Hamasuki bertahanlah!
__ADS_1
Alios-sama kita hentikan dulu latihan ini!" teriak Shouta
"HENTIKAN mana mungkin aku melakukannya, Shouta habiskan Mana milikmu seperti mereka!" ucap Alios dengan ekspresi serius
Shouta melihat Enma dan Selena juga ikut terkapar dengan jantung tidak berdetak kemudian Shouta memberanikan diri untuk menghabiskan Mana miliknya sampai menyentuh Zero Mana. Tiba-tiba Shouta merasakan pemulihan Mana yang seketika insting bertahan hidupnya membuat sirkulasi Mana dalam jumlah sedikit langsung bergerak menyentuh jantungnya sehingga Shouta kembali hidup.
"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?" tanya Shouta dengan ekspresi terkejut
"Kamu berhasil Shouta!" ucap Hamasuki
"Sepertinya kalian berdua sudah paham!" ucap Selena dengan napas lelah
"Enma hidup lagi!" teriak Enma dengan nada tinggi
"Selamat kalian sudah mati sekali tapi latihan selanjutnya akan terus berbahaya dan aku ingin kalian untuk sampai akhir dapat bertahan dari setiap latihan yang aku berikan kepada kalian jadi bersiaplah!" ucap Alios sambil terbang ke atas
Alios menyuruh mereka berempat untuk membuat pelindung dengan jumlah Mana mereka yang sangat sedikit terkadang ada yang berhasil dan ada yang tidak berhasil hingga mereka berempat kembali mati suri lalu kembali bangun dengan tubuh lelah dan napas terengah-engah tapi Alios sama sekali tidak berhenti untuk memaksa mereka supaya terus mencapai Zero Mana.
Latihan mereka terus berlanjut berulang-ulang selama lima jam lamanya dengan jumlah mati suri mereka yaitu sebanyak 200 kali hingga rasa lelah luar biasa membuat tubuh mereka sama sekali tidak bergerak dari tempat bahkan saat Alios memberikan serangan yang mengharuskan mereka berlindung seketika perisai dari mereka berempat muncul dengan daya yang lemah kemudian menerbangan tubuh mereka semua ke berbagai arah di tempat tersebut tapi semuanya tidak menyerah untuk menyelesaikan latihan ekstrim tersebut.
Alios merasakan perkembangan yang menaik sangat tinggi bahkan Alios menyadari sesuatu yang luar biasa berada pada diri Enma. Mana miliknya terus mencapai Zero Mana tanpa membuatnya mati suri seketika Alios melihat ada sebuah keunikan di dalam dirinya Enma.
"Anak itu mengerikan sekali bahkan tubuhnya tidak mati suri ketika sudah mencapai Zero Mana. Aku dapat melihat ke tiga temannya kalau Mana yang mereka keluarkan pasti akan mencapai nol dan dalam beberapa detik akan kembali ke angka satu tapi Enma sepertinya pemulihan Mana miliknya sudah gila sekali bahkan aku bisa merasakan dari angka nol terus pulih ke angka lima hanya dalam sekian detik saja mungkinkah dia ini memiliki sifat Mana yang sama dengan Ragnarok?" tanya Alios pada dirinya sendiri
Latihan terus berlanjut sampai batas hari yang ditentukan yaitu satu minggu sehingga selama itu mereka berempat harus bertahan hidup.
__ADS_1
Bersambung...