Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 95: The Last War Bagian 4


__ADS_3

Naga Gallahan melawan Generasi Pembunuh Dewa yang terdiri dari Tiga Iblis Mahkota, Empat Malaikat dan delapan murid. Namun, Julia dan Stella yang sudah menyelesaikan penyatuan Mana Dewa tiba-tiba berdiri di depan mereka semua sembari memperlihatkan kekuatan yang lebih kuat dari mereka semua yang berada di belakang.


"Serahkan Naga Gallahan untuk kita!" ucap Julia sambil mempersiapkan dirinya dengan mengeluarkan Duel Gun Silver Magnum


"Kalian pergilah untuk membantu Jack!" ucap Stella sambil mengeluarkan Mana yang jumlahnya sangat tidak masuk akal


Mereka semua langsung menjauh dari medan perang melawan Naga Gallahan untuk segera membantu Jack melawan The One yang kini dia sedang kesulitan melawan The One sendirian. Setelah itu Julia dan Stella mulai serius tanpa memikirkan apapun selain mengalahkan musuhnya dengan mengeluarkan seluruh aura mengerikannya untuk membuat Naga Gallahan menganggap mereka berdua adalah musuh yang harus dikalahkan.


Rooaarrr...


Naga Gallahan tercipta dari beberapa naga yang tersisa sehingga dia bisa mengerti dari tujuan sang penciptanya seketika dia bisa berkomunikasi dengan Julia dan Stella.


"Dua manusia yang sangat mengerikan, Gallahan tidak akan membiarkan kalian berdua hidup!" ucap Naga Gallahan sambil menatap tajam ke arah Julia dan Stella


Naga Gallahan merubah wujud naganya menjadi sosok setengah naga dan setengah manusia sontak hal itu membuat Julia dan Stella terkejut melihat caranya yang mirip sekali dengan apa yang Ragnarok lakukan dulu sehingga mereka berdua bisa merasakan apa itu kekuatan besar yang bersiap melahap musuhnya. Namun, Julia dan Stella lebih tidak sabar untuk bertarung melawan sosok yang setara dengan kekuatan mereka berdua walaupun saat ini Naga Gallahan menganggap dirinya lebih kuat dari Julia dan Stella jadinya dia masih belum serius.


"Majulah manusia dan tunjukkan kepadaku, kekuatan kalian!" ucap Naga Gallahan dengan nada sombong

__ADS_1


"Kuberitahu kepadamu untuk tidak meremehkan kami sebab tidak ada waktu untukmu bisa bergerak sedikitpun ketika kami mendapatkan kendali pertarungan!" balas Stella sambil menatap sadis ke arah musuhnya


"Hahah...


Kalau kalian bisa melakukannya, tunjukkan kepadaku!" minta Naga Gallahan sambil tersenyum sombong


Swosshh...


"Baiklah!" ucap Julia yang sudah berada di samping Naga Gallahan sambil menodongkan dua pistol silver magnumnya tepat di kepala musuhnya


Dorrrr...


"Ada apa Gallahan?" tanya Julia yang langsung dapat mengikuti pergerakan Naga Gallahan


Sontak dia terkejut sambil melayangkan sebuah hantaman keras dari tangan kanannya yang dia selimuti oleh kristal tetapi hantaman tersebut tidak mengenai apapun bahkan Julia dapat berpindah tepat di atas Gallahan kemudian dia membuat sebuah dua tembakan dengan peluru laser yang langsung membakar tubuh Gallahan secara perlahan bahkan menembus kulit kerasnya itu seketika Gallahan berhasil memukul Julia tepat di bagian perisai yang sudah Julia buat ketika serangan Gallahan mendekatinya.


Zduaarr...

__ADS_1


Pukulan kuat dari Gallahan melemparkan tubuh Julia secepat peluru yang kemudian Stella tahan menggunakan kemampuan gravity yang dia kendalikan untuk membuat tubuh Julia kembali seimbang. Gallahan tidak percaya kalau serangan tersebut dapat melukai tubuh kerasnya bahkan rasa sakit setelah lukanya pulih masih bisa dia rasakan seketika ekspresi sombongnya berhenti melihat Stella mulai menunjukkan kekuatannya.


"World Magic: Endless Black Spear!" ucap Stella sambil menghujani jutaan tombak hitam dari langit tepat di arah Gallahan


Gallahan tidak akan bisa memusnahkan seluruh tombak tersebut bahkan lari dari tombak hitam tersebut sungguh tidak bisa dia lakukan sebab Julia mempersiapkan dirinya untuk kedatangan Gallahan jika berusaha kabur dari zona serangan Stella.


Sehingga tidak ada pilihan lain kecuali berlindung memakai sebuah perisai kulit berlian dan membuat sebuah bola pelindung dari batu keras. Setelah itu jutaan tombak hitam menghujani perisainya yang dapat tembus padahal itu adalah pelindung yang Gallahan perkuat dengan Mana miliknya tetapi serangan Stella dapat mematahkan apapun perlindungan itu sehingga Gallahan tidak punya pilihan selain menerjang ke arah musuhnya.


Swooshhh...


Saat itu Gallahan yang berhasil mencapai Stella tiba-tiba punggungnya ada Julia yang sudah berada di sana dengan menodongkan pistolnya tepat di kedua punggung yang mengarah ke dua dadanya sontak Gallahan tidak bisa menghindari semua itu, setelahnya Julia menembakkannya hingga dua dada Gallahan jebol memberikan darah berwarna ungu berhamburan di sekitar Stella.


Gallahan masih tidak percaya kalau dia saat ini kalah dengan dua manusia yang sudah dia tunjukkan kesombongannya sebelum pertarungan tadi sehingga rasa malu atas kekalahannya membuatnya menjadi lebih ganas dengan memberikan jiwanya untuk ke sebuah mode asura sehingga dia akan mengamuk sampai kematiannya.


Roaawarrr...


"Julia, kali ini aku akan menggunakan Magic tingkat tinggi untuk memusnahkannya jadi berikan aku beberapa waktu!" minta Stella sambil merapalkan sebuah World Magic

__ADS_1


"Baiklah, kali ini aku akan serius untuk menahanmu. Jadi, bersiaplah Gallahan!" ucap Julia sambil melapisi dua pistolnya dengan aura dan Mana miliknya


Bersambung...


__ADS_2