
"Belphegor!" teriak Jack dengan ekspresi marah
Teriakan yang sangat nyaring membuat siapapun akan merinding mendengarnya, Jack sangat marah hingga Sniper Barret digabungkan dengan kekuatan Malaikat Sammael mulai dia tembakan secara brutal ke arah Belphegor bukan hanya itu dia langsung menggunakan kekuatan Malaikat Gabriel supaya dapat menggunakan tongkat tajam.
Swosshhh...
Jack melempar tongkat tajam tersebut ke arah Belphegor tapi serangan tersebut dapat di hindari akan tetapi Jack langsung bergerak cepat sampai bisa berada di samping Belphegor. Sebuah pedang keluar dari telapak tangan kanannya yang merupakan pedang dari Malaikat Azrael, tebasan dia lancarkan untuk memotong Belphegor menjadi dua.
Tanggg...
Tebasan Jack tertangkis oleh sebuah pedang lain dari Belphegor keluarkan melalui lubang hitam, benturan yang sangat kuat membuat tubuh Jack terdorong ke belakang tapi dia tidak berhenti hingga Jack merubah posisi tubuhnya supaya dapat berputar sambil menendang kepala Belphegor dengan sekuat tenaga.
Braakkk...
Tendangan kerasnya mengenai tengkorak kepala bagian kiri sontak Belphegor terlempar jauh sampai tubuhnya terseret ke permukaan tanah tapi dia berhasil mengembalikan posisi normal. Serangan Jack terasa menyakitkan untuknya bahkan berbeda dari yang lain tapi dia masih berpikir tentang cara serangan tersebut mempan terhadapnya. Sebenarnya Belphegor memiliki ketahanan yang sangat kuat karena dia menelan sisik naga Ragnarok hingga sisik naga tersebut tercerna kemudian bersatu dengan daging, tulang dan darahnya.
Jack berhenti menyerang sehingga memberikan Belphegor waktu untuk mempersiapkan serangan balik tapi dia merasa merinding dari musuh di depannya. Tatapan manusia itu berbeda dari yang lain, Belphegor melihat mata Jack yang menatap tajam seperti seorang iblis.
"Hand of Darkness!" ucap Belphegor sambil mengeluarkan lubang hitam berjumlah banyak kemudian keluar ribuan tangan hitam
Ribuan tangan hitam itu langsung bergerak menuju ke arah Jack dengan kecepatan yang tidak masuk akal tapi Jack mampu menghindari setiap serangan mematikan tersebut dengan menggunakan kekuatan Malaikat Mikhael yaitu Penglihatan Surgawi.
Malaikat Mikhael ahli dalam menggunakan busur panah sehingga matanya tentu saja memiliki keistimewaan dan Jack memanfaakan mata tersebut untuk menghindari serangan Belphegor tetapi ribuan tangan hitam tidak berhenti sampai mangsanya tertangkap sehingga membuat Jack menebas setiap tangan yang mengarah kepadanya bahkan dia sesekali menggunakan Sniper Barret.
Slash...Dorrr...Slash...Dorrr...
Jack memainkan pedang dan senjata api layaknya seorang penari di setiap serangan tangan hitam hingga sebuah celah terbuka di antara ribuan tangan yang masih mengejarnya, celah tersebut mengarah kepada Belphegor sontak Jack memasang persiapan untuk melompat ke depan.
Jumppp...
Belphegor terkejut melihat lompatan Jack yang mengarah kepadanya sehingga dia tidak siap untuk menghindarinya, Belphegor mempunyai firasat buruk jika pedang tersebut mengenainya sehingga dia menahannya menggunakan gigi untuk mengigit pedang tersebut yang tadi mengarah ke lehernya.
__ADS_1
Crangg...
Bunyi gigi berhantaman dengan bilah pedang membuat Belphegor terdorong ke belakang tapi Jack menarik tangan kirinya ke atas tepat mengarah jantung Belphegor seketika kepanikan membuatnya menghantamkan kepalanya sampai Jack terdorong tapi usahanya sia-sia sebab Jack masih tidak mau melepaskan ganggaman pedang dan Sniper Barret.
"Menjengkelkan sekali, aku sangat lelah untuk mengeluarkan seluruh tenaga ini!" teriak Belphegor sampai seluruh tenaga yang dia simpan keluar semua supaya dapat menghempaskan tubuh Jack darinya
Jack terhempas jauh tapi dia berhasil mempertahankan posisi berdiri sembari menahan hembusan angin yang sangat kuat dari Belphegor.
"Wind of Galoth!" ucap Belphegor sambil menyerang Jack menggunakan satu tangan yang dia ayunkan dari atas ke bawah seperti menggunakan pedang
Slash...
Tebasan tangan Belphegor menjadi sebuah serangan angin yang sangat tajam sampai dapat membelah permukaa tanah. Jack tidak menghindari serangan tersebut sontak membuat Belphegor sadar dengan apa yang akan Jack lakukan tapi saat dia ingin mempersiapkan untuk melindungi diri tiba-tiba Jack membiarkan dirinya terkena tebasan angin yang langsung membuatnya terluka parah di bagian dada hingga mencapai perut.
"Authority: Mikhael!
Sin Scales Modification!
Slash...
Belphegor menahan serangannya sendiri dengan menggunakan satu pedang milik Asmodeus tetapi daya serangan Wind of Galoth naik berkali-kali lipat sehingga tebasan angin langsung melukai tubuhnya dengan darah bercucuran di sekitarnya seketika membuat Belphegor kesakitan dan Jack tidak berhenti menyerang sehingga Belphegor kerepotan dibuatnya.
Setiap ayunan pedang dari Jack membuat Belphegor kewalahan bahkan ada beberapa tebasan mengenai tangan dan muka Belphegor. Saat itu, Jack menyerang dengan niat membunuh dan amarah yang sangat ingin dia lampiaskan kepada musuhnya. Tendangan kuat dari Jack menghantam leher Belphegor hingga tubuhnya terjatuh ke tanah, Jack duduk di atas tubuh Belphegor kemudian memukul wajah Belphegor menggunakan api matahari milik Malaikat Uriel.
Kedua tangan yang dia selimuti api dari Malaikat Uriel membuat Jack terus menghantam wajah Belphegor berkali-kali hingga tidak berdaya. Saat itu tubuh Belphegor tidak bisa bergerak karena pergerakannya tertahan oleh api biru yang mengikat langsung tubuhnya ke permukaan tanah sehingga dia hanya bisa bertahan dari setiap pukulan kuat yang Jack lancarkan kepadanya.
Punch...Punch...Brukkk...Brakk...
Tatapan Jack kosong dengan amarah terbakar di pupil matanya dengan terus-menerus memukuli wajah musuhnya sampai tidak berbentuk bahkan Belphegor tidak dapat menyembuhkan lukanya itu akibat dari api matahari milik Malaikat Uriel.
Jack menghentikan pukulannya dengan Belphegor tidak sadarkan diri kemudian Jack berdiri sambil menginjak dada Belphegor dengan kuat lalu memperkuat pukulannya dengan menggunakan kekuatan Malaikat Uriel sampai cahaya api kekuningan dengan berkumandang layaknya sebuah instrumen.
__ADS_1
Drooommm...
Jack menghantamkan pukulannya ke wajah Belphegor hingga suara pukulannya menjadi sebuah ledakan yang langsung membuat tubuh Belphegor bergetar.
Zdaarrrr...
Wajah Belphegor saat itu hancur lembur tapi masih bisa bernapas serta melihat kemudian Jack memulai persiapan pukulannya lagi hingga mencapai cahaya api kekuningan dengan berkumandang layaknya sebuah instrumen.
Zdaaarrrr...
Pukulan kedua menghancurkan tengkorak Belphegor hingga rata dengan permukaan tanah kemudian Jack memulai persiapan pukulannya lagi.
Zdaarrrr...
Pukulan ketiga menghancurkan setiap sel kepala Belphegor kemudian Jack memulai persiapan pukulannya lagi.
Zdarrrrr...
Pukulan keempat menghancurkan seluruh bagian kepalanya hingga tidak tersisa lagi seketika membuat tubuh Belphegor berhenti bergerak dan tidak memberikan tanda regenerasi. Tatapan Jack sangat kosong sehingga membuat Malaikat yang masih selamat merinding melihatnya kemudian Jack mempersiapkan pukulan terakhirnya dengan cahaya api kekuningan menjadi sangat besar bahkan suara instrumen menjadi sangat nyaring.
Jack memukul seluruh tubuh Belphegor hingga sebuah ledakan nuklir terjadi.
Zdoooommmm...
Angin berhembusan dengan sangat kencang, permukaan tanah bergetar bahkan menciptakan kawah dan retakan yang begitu besar setelah pukulan itu selesai. Terlihat hanya ada sisa darah dari Belphegor tanpa sisa-sisa tubuhnya bahkan tangan Jack berlumuran darah hitam dari Belphegor tetapi Jack masih memiliki tatapan kosong seakan-akan ingin menghancurkan setiap musuhnya.
...
The One merasa bahagia melihat kemarahan Jack yang mengerikan itu setidaknya permainannya menjadi lebih seru bahkan kesepakatan yang dia buat dengan Iblis Lucifer tidak menjadi sia-sia. The One juga tidak sabar dengan apa yang Jack lakukan ketika bertemu dengan Ragnarok serta Iblis Lucifer yang merupakan Nana Taizai no Akuma terakhir masih hidup.
Senyuman lebar dengan rasa ingin memuaskan dirinya bertambah menjadi kuat.
__ADS_1
Bersambung...