Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 77: Berbaikan Dengan Keluarga


__ADS_3

Setelah penampilan dari Akademik Yusshen yang sudah menyelesaikan pelatihan hanya dalam satu minggu saja kini sudah memberikan sebuah perubahan drastis dari kekuatan dan kemampuan mereka, selanjutnya adalah penampilan dari Akademik Galleen yang juga sudah menyelesaikan pelatihan satu minggu. Mereka semua tidak mau mundur dari perkembangan sehingga Iblis sudah menjadi sosok yang sebenarnya bahkan Demonite yaitu Hamasuki sudah berubah menjadi Iblis juga.


Ten Akuma Commander kini memperlihatkan sosok mereka yang sudah luar biasa memberikan aura mengancam serta mencekam kepada pelatih masing-masing bahkan tanduk mereka sudah tumbuh dan yang lebih mengerikannya lagi adalah cara mereka terbang atau melayang hanya mengandalkan langkah kaki dan menggunakan Mana seketika tubuh dapat melayang ataupun terbang sehingga hal itu sangat mirip dengan cara Tiga Iblis Mahkota terbang ataupun melayang.


Kedua Akademik bersiap untuk melakukan duel satu lawan satu yang akan diadakan oleh ketiga makhluk tertinggi untuk mencari Generasi Pembunuh Dewa. Humanity of Chaos langsung memberikan pengumuman kepada seluruh Earthleen bagian kanan dan kiri untuk menjadi penonton dalam menyaksikan pertandingan dari kedua Akademik.


Humanity of Chaos membuat panggung besar yang langsung mengendalikan seluruh bagian planet hingga menciptakan panggung duel dengan dua sisi penonton dalam ukuran yang sangat besar kini duel satu lawan satu akan diadakan dalam dua hari istirahat untuk membuat tubuh semua peserta pulih sepenuhnya saat pertarungan.


Jack pergi mencari keberadaan ayahnya untuk bertanya sesuatu yang penting hingga dengan gerakan cepat langsung terbang di udara sampai mencari aura ayahnya yang masih terasa walaupun hanya sedikit lalu dia bertemu di puncak gunung tertinggi yang mana Jack saat itu sedang mengatur panggung pertunjukan.


"Ternyata selama ini aku salah paham denganmu, ayah!" ucap Syoho dengan ekspresi menyesal


"Kenapa kamu memasang ekspresi seperti itu bukankah kamu membenciku?" tanya Jack sambil menatap Syoho dengan Mata Birunya


"Aku selama ini seperti anak kecil yang bertengkar dengan orang tuanya dan tidak melihat siapa ayahku sebenarnya kini aku mulai sedikit paham, kenapa ayah menutupi identitas asli tapi katakan kepadaku apakah saat ini aku sudah benar-benar melampaui ayah?" tanya Syoho sambil mengeluarkan seluruh kekuatannya


Gunung tertinggi itu langsung bergetar layaknya terjadi sebuah gempa hingga awan berubah menjadi hitam disertai guntur. Kekuatan besar ditunjukan oleh Syoho hingga aura asap hitam keluar dengan sangat banyak tapi tidak satupun aura itu membuat Jack merinding ataupun terkesan.


"Tch...


Ternyata masih kurang untuk melawanmu!" ucap Syoho dengan ekspresi kesal kepada dirinya

__ADS_1


"Syoho, menangkan duel ini sampai kamu dapat mencapai Generasi Pembunuh Dewa. Ada suatu saatnya kamu akan melampaui ayah hingga hari itu tiba, terus kembangkan dirimu!" ucap Jack sambil tersenyum


Syoho untuk pertama kalinya langsung memeluk ayahnya dengan sangat erat karena merasa bersalah selama ini akhirnya perseteruan keluarga mereka telah berakhir dengan damai. Tiba-tiba Julia merasakan sesuatu yang membuat hatinya merasa lega seketika dia menyadari kalau ada sesuatu yang baik terjadi kepada keluarganya.


...


Dua hari setelah istirahat mereka semua kini para peserta dikumpulkan pada panggung besar untuk memperlihatkan kepada seluruh penonton baik dari Earthleen bagian kanan dan bagian kiri. Mereka semua tidak menunjukkan kekuatan masing-masing karena dapat membuat musuh waspada sebab aturan dari duel ini adalah satu peserta akan dipilih secara acak kemudian satu peserta yang dipilih secara acak itu akan mendapatkan lawan yang sudah di diskusi dari tim mereka misalnya pilihan acak itu membuat Syoho terpilih sehingga musuh dapat memilih peserta dari mereka yang akan sanggup melawan Syoho, oleh sebab itu ada tim yang diuntungkan dan ada yang dirugikan.


Itu adalah aturan pertama selanjutnya adalah aturan kedua yaitu tidak membunuh peserta tapi dapat melukai peserta sampai mengatakan menyerah. Aturan ketiga yaitu pingsan, lelah, Mana habis dan terluka berat akan dinyatakan kalah dan terakhir adalah aturan keempat yang wajib dilaksanakan yaitu bertarung dengan sekuat tenaga.


Hooooo...


"DENGARKAN!" ucap Jack dengan membuat suara dunia


Semua orang yang tidak mengetahui kalau kepala sekolah Akademik Yusshen adalah Humanity of Chaos akhirnya gemetar melihat kalau Jack atau Ryan adalah manusia yang menjaga perdamaian selama ini.


"Persetujuan dari kami membuat sebuah pergerakan untuk mengatasi The One, siapapun pasti tahu tentang apa yang The One perbuat kepada planet kita dulu yaitu bumi. Perubahan serta kehancuran bumi sudah hampir terjadi saat Peperangan End karena permainan yang The One buat untuk membuat kita saling menghancurkan tapi saat ini persatuan sudah tercapai dengan satu keinginan yaitu musnahnya The One. Oleh karena itu, kami membutuhkan Generasi Pembunuh Dewa untuk dapat membantu kami dalam memusnahkan The One sebab aku tidak akan selamanya bisa melindungi kalian semua!" teriak Jack dengan Mata Biru dia aktifkan


"Semua keturunan pencipta dan keturunanku kali ini aku akan berkata yang sebenarnya saat ini kebencian yang berada di dalam diri kita adalah sebuah kutukan dari The One sehingga rasa benci terus kuat sampai membuat kita harus meluapkan kebencian itu tapi sekarang diriku sudah terbebas dari kutukan tersebut karena waktu kematianku sudah diprediksi oleh karena itu aku sedang mencari penerus untuk menggantikan diriku!" teriak Ragnarok dengan napas terengah-engah


Mencari pengganti menurut kriteria yang Ragnarok suka sebenarnya masih dirahasiakan sehingga tidak ada siapapun yang akan kecewa karena saat ini Ragnarok akan membunuh dirinya sendiri ketika Jack sudah menemukan kandidat yang pantas kemudian kutukan itu akan menghilang tapi masih dapat diwariskan tetapi karena kandidat memiliki tujuan yang jelas sehingga kutukan itu berhenti lalu lenyap.

__ADS_1


"Generasi Pembunuh Dewa sesuai dengan namanya, saat The One kembali dengan kondisinya yang sudah pulih serta menemukan sosok yang mirip dengannya kemudian kembali ingin menguasai permainan di saat itulah Generasi Pembunuh Dewa harus dapat membunuh The One atau mengusirnya saja tapi resikonya harus mencari penerus lagi serta menunggu kedatangan The One oleh sebab itu, Generasi Pembunuh Dewa harus menyelesaikan semuanya dengan seluruh kekuatan mereka semua!" ucap Drakon Kholkikos


"Baiklah dengan ini duel telah dimulai kini mari kita putar koin untuk memilih peserta secara acak!' ucap Jack sambil melempar koin tersebut lalu dia tangkap kemudian memperlihatkan tulisan nama peserta yaitu Hamsuke kemudian dari peserta lawan langsung berdiskusi untuk memilih lawan yang dapat menang melawan Hamsuke.


"Kami memilih Hamasuki untuk melawannya!" ucap Enma sambil tersenyum


"Kenapa harus melawannya dasar sialan, Enma!!!" teriak Hamasuki dengan penuh emosi


Kedua peserta langsung berada dipanggung besar dengan saling memperlihatkan niat untuk menang dalam duel tersebut.


"Kamu ternyata meremehkan diriku kalau begitu persiapkan dirimu!" ucap Hamsuke dengan ekspresi serius


"Hooo...


Perlu aku ingatkan kalau diriku saat ini berbeda dari sebelumnya!" balas Hamasuki sambil bersiap


"Begitupun denganku!" ucap Hamsuke dengan sikap tenang tapi rasa ingin menangnya mulai meluap-luap


Kedua peserta telah siap mari kita mulai!


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2