
Swoosshh...Tang...Ting...Tang!
Suara hantaman dari pedang pendek Jack yang mampu membuat pelindung mutlak The One langsung pecah di setiap tebasan saat The One berusaha untuk menahannya bahkan beberapa tebasan mampu merusak tubuh abadinya sehingga dia menghindari serta menjauhi Jack akan tetapi kecepatan serta kelincahan Jack dalam bergerak semakin meningkat.
"Eveenly Sword: Two Slashes the God of Misfortune!" ucap Jack sambil menebas sebanyak dua kali ke tubuh The One
Scrattsscchh...
"Ugghh...
Sialan kau Jackie!" teriak The One sambil menghantamkan pukulannya ke permukaan tanah
Craackk...Zduaarrr...
Retakan bahkan kehancuran dari pukulan The One mengakibatkan beberapa insiden terjadi seperti gempa bumi dan jurang yang sangat dalam tercipta bahkan The One memanfaatkan bebatuan yang ukurannya cukup besar dengan menggunakan kemampuan mirip seperti esper jadi The One melempari bebatuan tersebut kepada Jack.
Namun, di setiap lemparan tersebut dapat Jack belah menjadi dua sembari berlari mendekati The One sontak melihat Jack yang semakin dekat membuatnya kalang kabut sehingga dia memakai badai untuk menutupi pandang Jack tapi sekali lagi dapat dihancurkan dalam sekali tebasan saja. The One memakai lagi sebuah benang di setiap jarinya lalu dia hempaskan ke arah Jack tetapi dia mampu melewati sebuah celah kecil dan tidak terlihat sama sekali kemudian dia memasang kuda-kuda di jarak yang tidak jauh dari The One.
"Eveenly Sword: Water Flow the God of Confusion!" ucap Jack sambil bergerak layaknya air yang seketika memberikan tebasan sebanyak tiga kali mengenai tubuh The One
Scraattcchh...
"Aggghh...
__ADS_1
Apa maksud dari nama seranganmu itu!" teriak The One sambil mengeluarkan hujan meteor dari atas langit bahkan disertai kemunculan sebuah makhluk buas berwujud ular naga tanpa sayap
Rooaarrr...
Sebelum hujan meteor turun ke bumi seketika Jack yang hampir dimakan oleh ular naga yang sedang membuka mulutnya selebar mungkin kemudian Jack memasang kuda-kuda lalu menebaskan pedang pendeknya hingga tubuh ular naga terpotong seperti dadu.
"Tch...
Terbakarlah!" teriak The One sambil mengeluarkan semburan api dari bawah pijakan kaki Jack
Byuaarrr...
Slash! Slash! Slash!
Jack mempersiapkan sebuah teknik pedang yang akan menghancurkan hujan meteor serta melukai tubuh abadi The One hingga menciptakan luka permanen sontak niat Jack untuk melakukan semua itu membuat The One merasakannya dengan tubuhnya yang masih terhempas ke udara, tidak bisa memberhentikan postur tubuhnya tetapi dengan kekuatan angin dia bisa mengembalikan postur tubuhnya seperti semula tetapi tekanan luar biasa dari Jack membuat The One merinding serta terdiam melihat kekuatan yang melebihi dirinya.
Jack melihat di sekitarnya bahwa rekan-rekannya sudah mulai menunjukkan pulih seketika ini adalah serangan terakhir Jack dalam pertarungan ini setelah itu dia akan menyerahkan semuanya kepada Generasi Pembunuh Dewa.
"Eveenly Sword: Slash of Moon Swallows the Sun for God of Fear!" ucap Jack sambil melompat kuat dari permukaan tanah hingga menciptakan sebuah retakan dan pijakan kakinya
Zdduaarrr...
Lompatan kuat Jack membuat hujan meteor meledak di udara lalu dia mempersiapkan sebuah tebasan.
__ADS_1
Slash!
Tebasan tersebut mengenai tubuh The One hingga dia tidak bisa berkata apapun lalu setengah tubuhnya terpotong tetapi The One berusaha untuk menyambungkannya kembali tetapi serangan Jack masih belum dia selesaikan dengan berdiri di atas The One kini dia akan memberikan wujud terakhir dari pedang pendeknya.
"Final Eveenly Sword!" ucap Jack sambil menatap rendah The One
"Hentikan jangan kamu teruskan!" ucap The One dengan tatapan ketakutan
"Tenang saja, ini bukan akhir untukmu tapi mereka yang mengakhirinya tetapi aku akan membuatmu menguras seluruh tenaga yang kamu punyai untuk menyembuhkan luka permanen ini. God Slayer!" ucap Jack sambil menebaskan pedangnya sekali lagi hingga tubuh The One terbelah menjadi dua bagian
"Ugghh...
Sakit!" ucap The One dengan ekspresi kebingungan
Tubuh The One terjatuh ke bawah disertai Jack merasakan dirinya sudah mencapai batas sehingga Mata Birunya berubah menjadi putih seperti sudah buta setelah itu dia terjatuh ke bawah tetapi langsung Syoho tangkap ayahnya yang kini sedang sekarat.
Sedangkan itu, tubuh The One terjatuh ke sebuah kawah besar yang sebelumnya dia ciptakan dengan ekspresi kebingungan, kesakitan dan ketakutan tetapi rasa tidak ingin kalah membuatnya menyambungkan kembali tubuhnya tersebut walaupun membutuhkan banyak kekuatan untuk melakukannya hingga dia berhasil menyambung kembali akan tetapi muncul Generasi Pembunuh Dewa yang sudah bersiap melanjutkan pertarungan mereka.
"Kalian tidak tahu kapan menyerah!" ucap The One sambil menatap marah kepada mereka semua
"Memang itulah kami, sama sepertimu bodoh!" balas Syoho sambil memegang pedang pendek ayahnya
Lainnya mengepung The One agar tidak kabur dalam pertarungan.
__ADS_1
Bersambung...