Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 65: Praktek dan Teori Magic


__ADS_3

Tok...Tok...Tok...


"Syoho, bangun waktunya sarapan jangan tidur terus!" ucap Julia


Tiga kali ketukan pintu tadi langsung menyalakan lampu kamar Syoho sehingga matanya merasakan nyeri lalu dia terbangun dengan rambutnya berantakan tapi terlihat kalau Syoho sangat suka bersih dan rapi sebab kamarnya mencerminkan kepribadiannya.


"Iya ibu tunggu sebentar!" ucap Syoho sambil menguap


Syoho bangun dari tempat tidurnya lalu pergi ke kamar mandi ketika dia melihat dirinya lalu tatapan matanya mengarah ke rambut hitam dengan campuran putih tiba-tiba dia teringat dengan ucapan ayahnya soal kemiripan Syoho dengan ibu dan ayahnya.


"Tch...


Lebih baik warna putih semua!" ucap Syoho dengan nada kesal


Syoho membersihkan dirinya, memakai seragan Akademik Yusshen kemudian dia turun ke dapur untuk sarapan pagi bersama ibu serta ayahnya. Namun, terlihat tatapan marah dari Syoho ketika melihat ayahnya sedang makan lalu Syoho terpaksa untuk sarapan pagi bersama ayahnya.


"Terima kasih makanannya ibu!


Selamat makan!" ucap Syoho kemudian makan


Suasana sunyi seperti kuburan membuat Julia memutar otak untuk mengubah suasana tersebut tapi Jack langsung mengajak Syoho untuk berbicara.


"Syoho, bagaimana dengan sekolahmu?" tanya Jack sambil mengarahkan sumpit ke Syoho


Syoho hanya diam sambil melanjutkan makannya.


"Syoho, ayahmu sedang bertanya!" ucap Julia dengan nada marah


"Tch...


Aku sedang makan jangan mengganggu!" ucap Syoho dengan ekspresi kesal


"Syoho!" teriak Julia dengan ekspresi marah


Syoho langsung meletakkan mangkuk nasi serta sumpitnya di atas meja makan lalu dia melayangkan pukulan ke arah ayahnya dengan sangat kuat tapi Julia langsung menahan serangan tersebut sontak amarah dari Julia sudah memuncak.


"Apa yang kamu lakukan dasar anak bodoh!" teriak Julia dengan ekspresi marah


"Lihatlah dirimu ayah!


Tidak bisa melindungi diri sendiri, menyusahkan ibu dan seorang ayah yang lemah!" teriak Syoho


Plakk...


Julia menampar Syoho dengan keras hingga dia terjatuh ke lantai.

__ADS_1


"Syoho, ibu sudah terlalu sabar untuk menahan diri tapi kamu sudah melewati batas, kali ini ibu tidak akan segan-segan untuk memukulmu jika merendahkan ayahmu!" ucap Julia dengan ekspresi marah yang tidak pernah Syoho lihat


"Ibu sampai kapan mau melindunginya terus bahkan kenapa ibu memilih pria seperti dia!


Ayah, lucu sekali mana mungkin aku memanggilnya dengan sebutan seperti itu selama dia masih lemah tidak akan aku anggap dia sebagai ayahku!" teriak Syoho sambil lari dari rumah menuju Akademik Yusshen


Braakk...


Syoho menutup pintu dengan cara membantingnya kemudian terlihat Jack melanjutkan sarapan paginya.


"Sayang sampai kapan kamu seperti ini?" tanya Julia


"Hmmm...


Apa perlu aku katakan kepadanya kalau ayahnya itu adalah seorang Humanity of Chaos?" tanya Jack


"Haaaa...


Anak kita memang pintar dan lebih jenius dariku tapi dia terlalu memandang sempit seseorang bahkan ayahnya sendiri tidak bisa dia lihat sepenuhnya!" ucap Julia sambil menghela napas


"Biarlah seperti itu lagipula dia akan berkembang pesat saat mengetahui ayahnya lebih kuat darinya!" ucap Jack sambil tersenyum


...


Syoho sampai di Akademik Yusshen kemudian dia bertemu Clara di depan pintu kelas tiba-tiba wali kelas mereka yaitu Stella meneriaki semua muridnya untuk turun dan melakukan Praktek Magic.


"Sensei, mari kita mulai Praktek Magic ini akan aku perlihatkan kepada mereka semua kalau Magic milikku sudah tingkat tinggi!" teriak Hamsuke dengan penuh semangat


"Ohh...


Semangat yang hebat tapi sensei perlu menjelaskan Magic tingkat rendah, menengah dan tinggi karena itu sangat penting untuk diberitahu kepada kalian sebab masing-masing tingkatan ada keuntungan dan kerugiannya jadi ada yang bisa memberitahunya?" tanya Stella


Clara mengangkat tangan kanannya.


"Magic tingkat rendah dapat menggunakan salah satu dari tujuh elemen yang sesuai dengan Mana pengguna, dalam Magic tingkat rendah ini memiliki sebuah keuntungan yang sangat bagus dalam penyerangan hemat Mana sebab penggunaan Mana yang rendah dapat memperlama pertarungan walaupun serangannya lemah tapi musuh tidak mungkin membiarkan serangan dua element ini mengenai mereka lagipula manusia tetaplah manusia!" ucap Clara


"Sangat bagus Clara lalu apa ada yang bisa menjelaskan Magic tingkat menengah?" tanya Stella


Yumei mengangkat tangan kanannya.


"Magic tingkat menengah adalah sebuah pembentukan Magic Elemen yang bisa kita jadikan apapun sesuai kehendak kita tapi membutuhkan pengendalian yang sangat akurat dan sempurna untuk menjadikan elemen tersebut sesuai keinginan terkadang bisa mudah karena pengguna bisa membayangkannya secara menyeluruh!" ucap Yumei


"Betul sekali!


Contohnya adalah Tiger Flame!" ucap Stella sambil mengeluarkan Magic Elemen Api yang berbentuk harimau

__ADS_1


Roaarrr...


Murid yang belum bisa menggunakan Magic langsung kagum dan takjub melihat Tiger Flame.


"Selanjutnya adalah Magic tingkat tinggi kalau ada yang bisa menjelaskannya, tolong silahkan!" ucap Stella sambil menghapus Tiger Flame


Gerlando mengangkat tangan kanannya dengan ekspresi yang sudah berubah dari sebelumnya kali ini dia terlihat seperti sudah tobat.


"Magic tingkat tinggi adalah sebuah sihir pamungkas, pertahanan dan pelindungan, pada tingkatan ini sangat membutuhkan jumlah Mana yang sangat besar tapi hasilnya akan terlihat sesuai penggunaan Mana jadi apapun bisa menjadi Magic tingkat tinggi jika menggunakan Mana dalam jumlah besar. Namun, pengguna harus berhati-hati dalam menggunakan Magic tingkat tinggi ini sebab jika digunakan saat pertarungan lalu tidak bisa mengukur jumlah Mana kemudian menggunakannya secara sembarangan akan berakibat fatal untuk pengguna!" ucap Gerlando


"Bagus sekali Gerlando!" ucap Stella sambil mengelus kepala Gerlando


Syoho langsung ikut bicara karena dia masih memikirkan dua tingkatan tertinggi yang hanya ada pada Humanity of Chaos serta Magic Creation.


"Magic Creation bisakah jelaskan kepadaku?" tanya Syoho


Semua murid langsung teringat akan buku sejarah tentang Magic Creation itu tiba-tiba mereka menyadari akan sesuatu tentang nama Stella dengan rambut berwarna merahnya. Akhirnya semua murid mengetahui kalau guru di depan mereka adalah salah satu pejuang di Peperangan End, 10 tahun yang lalu.


"Magic Creation adalah tingkatan mustahil karena membutuhkan keahlian, bakat, kapasitas Mana dan terakhir adalah pengendalian lalu tingkatan yang hanya ada pada Humanity of Chaos adalah tingkatan tertinggi yang setara dengan dewa!" ucap Stella dengan ekspresi serius


"Mustahil?


Memangnya ada pada diriku?" tanya Syoho sambil mengeluarkan Burung Phoenix berwarna biru serta apinya menyelimuti tubuhnya


Stella tersenyum.


"Magic Creation: Delete!" ucap Stella lalu dia menghapus Magic tingkat tinggi yang Syoho keluarkan


Woshhh...


Dalam sekejap mata, Magic yang Syoho keluarkan langsung hilang kemudian mengejutkan semua murid bahkan Syoho terkejut saat Magicnya tadi seakan-akan lenyap.


"Magic Creation: Blue Phoenix!" ucap Stella sambil mengeluarkan Magic tingkat tinggi yang sangat mirip dengan punyanya Syoho


"Luar biasa!" ucap Syoho yang terpana dengan kemampuan Stella


"Baiklah, semuanya mari kita mulai Praktek Magic!


Setiap murid harus bisa mengeluarkan Element Familiar dan yang gagal akan mendapatkan pengajaran ketat dariku!" ucap Stella sambil tersenyum menyeramkan


Hiiikkk...


Semua murid langsung berusaha untuk mengeluarkan Element Familiar mereka lalu terlihat Syoho kembali memanggil Burung Phoenix, Clara memanggil Peri dan Roh Spirit, Hamsuke memanggil Eagle Wind, Yumei memanggil Ice Wolf dan Gerlando memanggil Golem lalu mereka lulus dengan nilai sempurna.


"Luar biasa sekali!

__ADS_1


Baiklah, mari kita ke praktek selanjutnya yaitu Bela Diri!" ucap Stella dengan ekspresi semangat


Bersambung...


__ADS_2