Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 28: Persiapan Untuk Menyerbu Organisasi Dua Sayap Kembar


__ADS_3

Setelah Felix menyelesaikan hukuman dari manajer tempat kerjanya Laila kini mereka bertiga berkumpul untuk membicarakan tentang Organisasi Dua Sayap Kembar. Terlihat sebuah tato dua sayap kembar berada di punggung tangan Felix dan Laila sehingga membuat Julia semakin yakin dengan keberadaan organisasi ini.


"Setiap informasi yang kamu berikan membuatku selangkah lebih depan darinya, Sang Informan alias Laila!" ucap Julia sembari menatap Laila yang sedang melepaskan stiker tato di punggung tangannya


Begitupun dengan Felix sebab mereka telah menipu sebagai anggota organisasi dengan ahlinya membongkar seluruh yang ada di organisasi tersebut. Mereka berdua adalah dua saudara yang mencari kejahatan sekaligus mencari uang melalui pekerjaan itu.


"Sebaiknya ikutkan kami ke dalam permainanmu ini, Julia!" minta Laila sambil tersenyum bagaikan kucing pencuri


"Aku sangat bahagia karena dapat melihat kembali Julia-sama.


Ini adalah kabar yang sangat indah untuk aku ceritakan kepada seluruh orang yang berada di sini untuk menyebarkan pesona, Julia-sama!" ucap Felix sambil berperilaku pelayan sejati


Haaaa...


Laila menghela napas panjang lalu membisikkan sesuatu ke telinga kakaknya.


Seketika kakaknya membeku mendengar tujuan Julia yang sebenarnya dan menyadari kalau majikannya sedang memasuki masa jatuh cinta.


"Ini adalah kabar buruk dan kabar baik!" ucap Felix sambil memegang kedua tangan Julia


Julia bingung dengan perilaku Felix lalu tanpa basa-basi lagi. Julia mulai membahas apa yang ingin dia incar dan dia membutuhkan bantuan dari dua sahabatnya.


"Sesuai pesan yang aku berikan kepadamu, Laila!


Aku menginginkan Artefak Mata Biru yang merupakan keluarga dari temanku kini dia sedang melemah karena mendapatkan kutukan dari Iblis yang bernama Asmodeus!" ucap Julia dengan wajah serius


"Kutukan itu adalah mengurangi daya hidupnya dan kita harus cepat mendapatkan Mata Biru dari Organisasi Dua Sayap Kembar yang mana ketuanya adalah seorang kolektor sehingga memberikan beberapa kemungkinan kalau dia mempunyai Mata Biru!" ucap Laila sambil menatap kakaknya

__ADS_1


"Begitu. Aku mulai mengerti arah tujuan kita tapi apa tidak ada gangguan dalam misi ini?" tanya Felix sambil berwajah serius


Julia memberitahu kalau akan ada sebuah masalah serius jika salah satu dari mereka bertemu Jacob Wister yang pada saat itu juga menginginkan Mata Biru untuk itu mereka bertiga harus mendapatkan Mata Biru tanpa bertemu dengan Jacob.


Lalu Julia ingin ketua organisasi ditangkap lalu membiarkannya bertemu dengan Jack sebab itu adalah salah satu keinginan Jack dan sesuai perjanjian mereka berdua.


"Aku sudah mengetahui jalur aman untuk menyusup ke organisasi mereka tapi aku butuh sedikit pengalihan untuk mengaktifkan komputerku untuk dapat masuk ke dalam server mereka!" ucap Felix sambil memperlihatkan sebuah hologram peta jalur aman


Felix adalah seorang yang ahli dalam meretas apapun bahkan bisa dikatakan tidak ada di dunia ini yang tidak bisa dia bobol kecuali pikiran manusia yang tidak ingin dia lakukan lagi walaupun dirinya bisa akan tetapi dia trauma sejak peristiwa adiknya terculik.


Laila sudah kita ketahui kalau dirinya ahli dalam mencari sebuah informasi bahkan sekecil dan sesulit apapun akan dia dapatkan sebab dia memiliki rasa ingin tahu yang besar.


Dua anggota yang sangat menjanjikan membuat Julia semakin yakin untuk mendapatkan Artefak Mata Biru lalu mereka bertiga menyusun rencana sekali lagi.


...


"Karena aku lemah terhadap pertarungan jadi aku mengandalkanmu, Julia!" ucap Laila sambil memeluk Julia dengan erat


Peran Laila sangatlah penting untuk membongkar seluruh kebusukan tentang Organisasi Dua Sayap Kembar karena Julia merupakan seorang Gate Hunter, dia percaya diri untuk dapat melindungi saudarinya itu.


"Serahkan kepadaku!" ucap Julia sambil memperlihatkan dua pistol silvernya


Rencana akan dilakukan pada hari kedua yang mana pada hari itu akan ada sebuah pesta meriah di Amerika Serikat dengan itu mereka bisa menemukan salah satu anggota dua sayap kembar untuk mendapatkan sidik jari supaya dapat masuk ke dalam pintu rahasia yang berada di Ibukota Amerika Serikat.


Tiba-tiba sebuah gate terbuka tepat di depan mereka bertiga yang seketika membuat kepanikan dengan Julia yang langsung mempersiapkan diri. Namun, ada yang berbeda dari gate tersebut karena tidak mungkin muncul di ruang sempit dan tidak ada peringatan dari System Gate.


Gate itu berbentuk seperti pintu dengan ukiran aneh lalu perlahan terbuka hingga memperlihatkan dua sisi yang berbeda dengan satu perempuan keluar dari gate itu. Perempuan itu adalah Stella sambil memasang wajah cemberut serta kesal dan di sisi lain gate, terlihat Jack sedang tertidur lelap dengan ditemani oleh Henry serta Seila.

__ADS_1


Laila dan Felix terkejut bukan main melihat itu semua sebab tidak mungkin seorang manusia bisa membuat gate.


"Mohh...Kak Julia jahat sekali tidak mengajak Stella untuk membantu Jack supaya sembuh dari kutukannya saat ini Stella marah besar kepada kakak...hmph!" ucap Stella sambil memalingkan wajahnya


Julia masih bingung dengan apa yang sedang terjadi lalu Seila menjelaskan kepadanya kalau mereka bertiga sudah mengetahui kondisi Jack saat ini dan untuk itu sebuah mantra buatan Seila sendiri mampu menciptakan sebuah gate dengan ukiran yang sama dengan gate biasanya walaupun memerlukan bantuan dari Stella karena dia memiliki Mana yang sangat besar.


Jack mendengar ocehan mereka semua lalu dia berdiri walaupun tubuhnya sangat lemah dan sempat sempoyongan tapi Henry membantunya.


"Julia, Stella dan kalian berdua yang merupakan temannya Julia!


Mohon bantuannya walaupun ini adalah masalahku tapi aku sama seperti kalian yaitu manusia biasa dan akan selalu memerlukan pertolongan dari sesamanya dan untuk itu aku ingin kalian semua kembali dengan selamat biarlah misi gagal tapi jangan mempertaruhkan nyawa kalian terutama untukmu, Julia!" ucap Jack sambil tersenyum lembut dan tulus untuk pertama kalinya


Rambut sedikit memutih dan kedua matanya yang mulai membuta membuat pesona yang tidak bisa kita mengerti. Gate mulai menutup karena Seila tidak kuat untuk menahan durasi mantranya lalu Seila meminta Julia untuk menjaga Stella.


Swossshh...


Gate menghilang bagaikan kecepatan cahaya lalu terlihat Felix dan Laila merasa senang ketika melihat wajah penuh bahagia Julia ketika melihat sosok yang dia cintai sedang khawatir kepadanya.


Stella masih merajuk kepada Julia tapi Laila langsung membuatnya memaafkan Julia dengan memanjakannya seperti memberikannya permen dan minuman enak yang dicampur madu pohon besar.


"Kak Julia, saudarimu memang luar biasa!" ucap Stella dengan mata kagum serta dia memakan begitu banyak permen sambil meminum madu air


Penampilan Stella seperti boneka pada saat dia dimanjakan dan itu membuat Julia bersyukur kalau dia tidak jadi ngambek.


"Tunggulah Jack, aku pasti akan menyelamatkanmu!" gumam Julia dengan penuh semangat


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2