Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 80: Alice Versus Gerlando


__ADS_3

"Duel ketiga, Alice dari Akademik Galleen akan melawan Gerlando dari Akademik Yusshen. Mari kita mulai!" teriak Juri


Alice maju ke depan dengan dengan tatapan tajam dan intimidasi sedangkan Gerlando melepaskan hoddie hitamnya sembari menarik napas dalam kemudian menghembuskannya secara perlahan, terlihat kedua matanya  sedang konsentrasi penuh.


Alice jongkok kemudian menyentuh permukaan arena pertandingan lalu dia menarik napas sedalam mungkin setelahnya dia hembuskan secara perlahan tiba-tiba seluruh permukaan arena pertandingan membeku dalam 10 detik.


Freeze...


"Fuuhhh!" hembusan napas Alice


Gerlando hanya terdiam di tempat tanpa bisa bergerak karena kondisinya tersebut membuat kedua kakinya membeku. Perasaan untuk melawan balik masih belum dia rasakan, Gerlando tiba-tiba teringat akan dirinya yang sudah kalah dengan Syoho.

__ADS_1


[Flashback]


"Duel melawan anak dari seorang ibu jenius bukan hal yang sulit untuk orang pejuang keras sepertiku sehingga sifatku menjadi angkuh kepada murid-murid tahun pertama yang masih seorang pemula. Awalnya, aku sangat menikmatinya tapi semakin lama semakin membuatku dijauhi oleh anak-anak di kelas, saat itu entah kenapa aku merasa kesepian tapi pujian demi pujian selalu aku dapatkan baik itu dari orang tua, temanku dan guru pribadiku sehingga membuatku tidak mempedulikan rasa kesepian itu. Setiap hari, aku melatih seluruh kemampuan yang aku miliki saat ini sampai seluruh latihan yang aku lakukan akhirnya bisa berhasil lalu aku mendapatkan kabar tentang Syoho yang merupakan anak dari seorang ibu jenius. Saat mendengar kabar itu tiba-tiba terlintas pikiran untuk melawannya!" gumam Gerlando saat masih angkuh


Cerita berlanjut dengan Gerlando menantang Syoho kemudian saat duel di mulai tiba-tiba pukulan keras mengenai saraf leher seketika membuat Gerlando pingsan. Saat itu, Gerlando melihat gerakan cepat dari Syoho yang seakan-akan menyatuh dengan kecepatan angin sontak  membuatnya menyadari sesuatu yang sangat penting untuk menuju perkembangan.


Saat Gerlando terbangun dari pingsannya tiba-tiba dia kembali mengingat kekalahannya kini Gerlando sangat tidak percaya akan kekalahannya yang sudah berusaha keras tapi bisa kalah melawan Syoho. Namun, saat dia mendapatkan rekaman tentang duel mereka seketika Gerlando menyadari sesuatu lagi yaitu lawannya sudah berada di level lebih tinggi darinya sontak membuat Gerlando syok akan perbedaannya.


Pikirannya terbuka luas kini Gerlando menyadari kalau Syoho menang karena dia lebih berusaha keras daripada dirinya seketika rasa ingin merubah diri, membuat Gerlando berani untuk memilih jalan yang benar dan saat ini hasil semua latihan yang dia dapatkan akan membuatnya tidak mudah untuk dikalahkan.


[Kembali ke duel mereka]

__ADS_1


Melihat pergerakan Gerlando terhenti, membuat Alice bergerak maju sembari menciptakan pedang ice seukuran tubuhnya kemudian menerjang tubuh Gerlando sembari melayangkan pedang ice ke leher.


Slash...Freeze...Tap!


"Mustahil, bagaimana mungkin?" tanya Alice dengan ekspresi panik


"Aku tidak akan menahan diri untuk mengalahkanmu, Alice!" ucap Gerlando sambil memegang pedang ice menggunakan tangan kanannya kemudian dia hancurkan tanpa kekuatan penuh


Break...


Alice langsung menjauhi Gerlando karena dia merasakan kepanikan akibat serangannya dapat ditahan dengan mudah kemudian Gerlando berjalan di atas permukaan ice sembari mendekati Alice untuk melanjutkan duel mereka. Alice menciptakan golem ice kemudian menyuruh ciptaannya untuk menghancurkan Gerlando

__ADS_1


__ADS_2