
Dua jam berlalu dengan Jack masih konsentrasi penuh untuk membuat sebuah pedang pendek, dia membuatnya di sebuah alam bawah sadarnya. Pertama yang dia pikirkan adalah sebuah bilah pedang yang ukurannya pendek dengan ketajaman luar biasa yang sanggup membelah apapun bahkan bisa melukai dewa sekalipun karena proses pembuatannya, Jack menggunakan Mana Dewa di alam bawah sadarnya.
Bilah pedang yang Jack gunakan berwarna putih bersih dengan ketipisan bilah pedang yang sempurna, intinya adalah bilah pedang tersebut seakan-akan memiliki kesan yang indah tapi mengerikan untuk dilihat. Selanjutnya, Jack memikirkan sebuah gagang pedang yang berwarna hitam dengan warna kuning serta putih bersatu melingkari gagang tersebut.
Kemudian Jack menyatukan semuanya hingga terbentuk sebuah pedang pendek yang dia berikan sebuah nama yaitu Eveenly. Setelah itu, Jack kembali dengan rasa lelah yang membuatnya ingin tidur sekaligus pingsan karena sangat menguras banyak Mana dalam kurang waktu tiga jam lamanya karena dia masih melihat mereka semua yang tetap berusaha menahan rasa sakit dalam proses penyatuan seketika membuat Jack harus tetap memantau mereka semua sampai selesai.
Mengeluarkan Pedang Eveenly hanya perlu mengucapkan namanya saja dan Jack bisa memakainya di mana pun yang dia inginkan lalu Jack hanya menunggu beberapa jam lagi sembari mengembalikan Mana yang telah dia gunakan untuk membuat Pedang Eveenly.
Saat proses penyatuan Mana Dewa seketika mereka semua dapat melihat kisah-kisah kehidupan yang Jack jalani dari awal sampai sekarang bahkan di era saat Jack sadis dan brutal juga diperlihatkan. Pertarungannya melawan musuh yang jauh lebih kuat darinya bahkan waktu saat dia melawan The One juga membuat mereka semua terkejut karena bisa mengetahui semua itu.
Mereka semua langsung yakin kalau dirinya bisa menerima Mana Dewa yang Jack berikan kepada semuanya hingga lima jam berlalu dengan menyisakan lima jam lagi. Rasa sakit yang mereka alami mulai bertambah bahkan tubuh mereka semua tidak mampu berdiri lagi karena rasa sakit tersebut tetapi tangan mereka saling berpegangan erat untuk tidak melepaskannya sebab jika terlepas akan mengulang proses penyatuannya.
Jack dapat melihat tekad mereka sampai malam hari telah tiba dengan waktu penyatuan sudah lewat delapan jam lamanya. Mereka semua keringat dingin dengan rasa lelah yang sangat mengerikan untuk tubuh mereka sehingga berpegangan tangan saja sangat melelahkan tapi mereka masih berpegang teguh untuk tetap bertahan.
Sepuluh jam kemudian terlewati dengan proses penyatuan meledakan sebuah gelombang aura yang langsung menyebar ke seluruh dunia seketika rasa lelah dan rasa sakit yang mereka semua rasakan kini menghilang dengan digantikan sebuah rasa percaya diri akan kekuatan mereka saat ini. Aura yang lebih tenang, tubuh kokoh, tenaga yang tiada batas dan kemampuan terpendam mulai bermunculan di pikiran mereka semua.
"Selamat semuanya!
Sungguh hebat dapat menahan semua itu dalam sepuluh jam lamanya bahkan aku dapat melihat tekad kalian itu jadi apa kalian ingin menguji kekuatan yang sekarang?" tanya Jack sambil tersenyum
__ADS_1
Mereka semua ingin mencoba kekuatan mereka tapi pertama kali yang mereka semua inginkan adalah menahan aura mengerikan yang Jack keluarkan saat di panggung besar itu seketika membuat Jack tertawa mendengar permintaan konyol mereka semua tapi permintaan tetaplah sebuah permintaan sehingga Jack menerimanya tapi kali ini dia akan lebih serius dalam mengeluarkan aura miliknya.
"Kuatkan pertahanan kalian!
Kuatkan mental serta tekad kalian jadi bersiaplah!" ucap Jack sambil menatap secara serius dengan mengeluarkan aura satu arah ke mereka semua
Zyyinggg...Zduaarrrr...
Aura yang Jack keluarkan lebih mengerikan dari sebelumnya bahkan lautan bergetar akibat aura tersebut, mereka semua yang berusaha menahan aura mengerikan yang Jack keluarkan secara serius membuat tubuh mereka terdorong secara perlahan dan membuat pikiran seakan-akan ingin pingsan.
Aura mengerikan yang Jack keluarkan masih berlanjut dengan mereka semua masih tetap bertahan seketika membuat Jack merasakan kesenangan yang luar biasa karena mendapatkan apa yang dia inginkan sehingga Jack tertawa lepas. Sebuah kemampuan yang seperti Varlon seketika aura mengerikan itu menjadi lebih kuat dengan kerasnya tawa yang Jack keluarkan.
"Bukankah itu kemampuan yang mirip seperti Tuan Varlon?" tanya Abadon sambil menahan aura mengerikan itu
"Ayah sialan!" teriak Syoho sambil berjalan menyerang aura mengerikan itu dengan tekad kuatnya
Mereka semua tidak ingin pingsan ataupun kalah dari aura mengerikan itu hingga Jack berhenti tertawa lepas dengan aura mengerikannya semakin menurun dan akhirnya berhenti total dengan melihat mereka semua masih dapat berdiri, terlihat rasa puas atas menahan aura mengerikan yang Jack berikan kepada mereka.
"Hahaha...
__ADS_1
Perlu kalian ingat jika The One datang ke planet ini mungkin saja aura miliknya lebih mengerikan dari ini jadi persiapkan mental dan tekad kalian semua sebelum pertarungan sebenarnya terjadi!" ucap Jack
Setelah itu mereka semua mencoba kemampuan dan kekuatan yang menggunakan Mana Dewa tiba-tiba semuanya terkejut melihat kemudahan serta rasa pas dalam mengeluarkan kemampuan hanya perlu mengucapkan kemampuan tersebut dan keluar bahkan saat dia ingin mengeluarkan kemampuan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya seketika terkabulkan dengan kekuatan yang tidak masuk akal membuat hujan badai.
"Kekuatan kalian sekarang bisa mempengaruhi segala lingkungan yang berada di sini jadi berhati-hatilah saat menggunakannya sebab bisa berbahaya untuk rekan. Namun, ada cara penanganan untuk teritorial yang ingin kalian keluarkan dengan maksud untuk memanfaatkan perubahan lingkungan tersebut yaitu dengan ikut membuat teritorial sehingga keamanan kalian terjaga tapi perlu mempertahankan teritorial tersebut jangan sampai menghilangkannya karena bisa berbahaya untuk kalian!" ucap Jack secara terus terang
Setelah mencoba kekuatan mereka masing-masing kini tiba akhirnya mereka semua membawa serta membuat sebuah tempat pelindungan untuk seluruh makhluk hidup yang tidak bisa bertarung. Tempat pelindungan itu berada di suatu tempat yang tidak terjangkau ataupun terlihat jadi akan sangat aman untuk mereka tinggal selagi yang lainnya mempertaruhkan nyawa untuk membunuh The One.
Selain Generasi Pembunuh Dewa ada Stella dan Julia yang ingin ikut bertarung dalam melawan The One karena Jack tidak ingin membawa mereka berdua jadinya ada sedikit pertengkaran tapi semuanya menjadi beres dengan Jack tidak ingin istri serta adik angkatnya itu mati dalam pertarungan.
Julia mencium Jack dengan perasaan tulus dan kasih sayang sedangkan Stella memeluk erat Jack seketika Flora yang melihat itu semua mulai cemburu kemudian dia ikut bergabung untuk memeluk erat Jack dan Syoho dengan malu-malu memeluk ayahnya dari belakang.
"Kalian ini benar-benar seperti anak kecil!
Aku akan berusaha sekuat mungkin untuk melindungi kalian!" ucap Jack dengan teringat akan kejadian di masa lalu
Jack tidak dapat menyelamatkan rekan-rekannya sehingga kematian rekannya membuat Jack masih ketakutan akan hal itu tapi dia masih membulatkan tekad untuk bisa kembali melindungi apa yang penting untuknya dengan itu bisa menghapus rasa bersalahnya.
"Pasti kali ini akan aku lindungi kalian semua!" ucap Jack dengan tatapan serius
__ADS_1
Bagi yang sudah melihat ingatan kehidupan Jack kemungkinan sudah mengetahui apa yang sedang dia rasakan ketika mengucapkan hal itu.
Bersambung...