Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 45: Cerita Tentang Dunia Bernama Yeverleen


__ADS_3

Drakon Kholkikos mulai menceritakan dunia yang bernama Yeverleen.


Sebuah dunia yang diciptakan oleh sosok tanpa kelamin hanya gambaran wujud seperti manusia dengan tubuh menampilkan luar angkasa tiada batas. Sosoknya menampilkan terang dan gelap yang seimbang seakan-akan dua sifat dunia dipisahkan oleh garis lurus.


Setelah menciptakan dunia, dia mulai menciptakan dua makhluk yang mewakili dua sifat dunia yaitu Malaikat dan Iblis. Keduanya menundukkan diri kepada Makhluk Tertinggi hingga dia meminta sebuah nama dari kedua ciptaanya. Bertahun-tahun bahkan ribuan tahun hanya untuk memikirkan sebuah nama untuk Makhluk Tertinggi sampai terpikirkan oleh mereka berdua untuk memberikan Makhluk Tertinggi dengan nama The One.


The One tidak merasa senang ataupun marah, mereka berdua hanya takut kepadanya sehingga memikirkan sebuah nama memerlukan waktu yang sangat lama. The One memberikan sebuah Creature Life kepada kedua ciptaanya untuk membuat makhluk lain di dunia tersebut kemudian The One mulai mengawasi mereka berdua dari tempat yang tidak diketahui.


Malaikat dan Iblis mulai berpencar dengan membagi dunia menjadi dua garis lurus sesuai dengan sifat dunia. Malaikat menciptakan makhluk Roh Spirit, Elf dan Peri yang melambangkan kesucian serta keabadian sedangkan Iblis menciptakan makhluk Abyss, Roh Jahat dan Demonite yang melambangkan kegelapan serta kematian.


Ribuan tahun berlalu dengan para makhluk yang mereka ciptakan mulai beradaptasi dan berkembang biak hingga The One mulai merasakan sifat lain di dalam dirinya yaitu sebuah Emosional. Kehidupan mereka memperlihatkan kebahagiaan yang seketika The One dapat mulai merasakannya sehingga tubuhnya mulai menciptakan sebuah ekspresi.


Tetapi makhluk yang Malaikat dan Iblis ciptakan mulai menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi akan dunia luar hingga mereka berdua mempertemukan kedua belah sisi yang seketika menciptakan perasaan selain kebahagiaan. Para ciptaanya mulai menunjukkan diri, makhluk ciptaan Iblis mengklaim bahwa mereka adalah sosok ciptaan yang sempurna dan murni sedangkan makhluk ciptaan Malaikat mengklaim bahwa mereka adalah makhluk suci.


Perseteruan mulai terjadi di kedua belah pihak hingga Malaikat dan Iblis tidak mampu mengatur makhluk mereka kemudian peperangan terjadi dengan memperebutkan hak makhluk tertinggi. Peperangan menghancurkan dunia indah tersebut dan memperlihatkan perasaan lain yang membuat The One mulai merasakan semua jenis perasaan yang makhluk ciptaanya berikan kepadanya.


Peperangan terus berlanjut hingga para makhluk menciptakan senjata mereka sendiri.


Roh Spirit menciptakan elemental yang mampu mereka kendalikan kecuali kegelapan, Peri menciptakan kemampuan dengan menggunakan Mana dunia Yeverleen yang diberikan nama Sihir atau Magic sedangkan Elf menggunakan keabadiaan mereka untuk mempelajari dengan menyatukan Roh Spirit dan Peri menjadi sebuah senjata untuk mereka gunakan.


Abyss menciptakan elemental kegelapan yang setara dengan seluruh elemental yang Roh Spirit ciptakan, Roh Jahat menciptakan senjata yang mampu merusak keabadian sedangkan Demonite menciptakan makhluk-makhluk dengan unsur kerusakan dan kehancuran.


Peperangan terjadi selama ratusan tahun membuat dunia yang dulu indah menjadi rusak. The One turun ke dunia Yeverleen untuk menemui Malaikat dan Iblis hingga mereka berdua tunduk serta meminta maaf atas semua yang telah terjadi tetapi The One berbeda dengan sebelumnya, dia memiliki keinginan untuk merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan.


The One mulai mengetahui para makhluk mampu menyerupai dirinya sehingga dia mulai mempermainkan semua makhluknya dengan memberikan sebuah harapan yang pasti terkabul. The One memerintahkan kepada mereka berdua untuk membuat sebuah peperangan yang merebutkan hadiahnya, sebuah peperangan yang bernama End.

__ADS_1


Malaikat menentang perintah The One begitupun dengan Iblis tetapi rasa ingin tahu Makhluk Tertinggi tidak tertahankan hingga dia memberikan perasaan benci, iri dan dengki kepada Iblis. The One melempar Malaikat karena menentang perintahnya sehingga dia mulai berpihak kepada Iblis dan mulai menonton semua yang akan Iblis lakukan untuk memenangkan peperangan.


Iblis mulai turun tangan dalam peperangan hingga makhluk ciptaan Malaikat kewalahan. Malaikat mendapatkan keinginan untuk mendapatkan hadiah The One supaya mengubahnya menjadi Makhluk Tertinggi kemudian menciptakan dunia yang lebih baik.


Malaikat menciptakan makhluk agung yang mampu menandingi seluruh ciptaannya serta Iblis yaitu naga yang bernama Drakon Kholkikos. Peperangan berbalik arah dengan Malaikat memegang kendali tetapi The One tidak mau melihat semuanya selesai begitu saja sehingga dia memberikan Iblis kekuatan lebih untuk menciptakan makhluk agung yang sama seperti Malaikat.


Iblis menciptakan naga yang bernama Ragnarok. Peperangan seketika menjadi seimbang hingga The One menghapus keabadian di antara keduanya, umur pendek membuat Malaikat dan Iblis melahirkan tujuh anak mewakili sifat mereka.


Malaikat melahirkan Tujuh Malaikat Kebajikan.


Kemurnian, Malaikat Uriel adalah malaikat agung dengan api di telapak tangan, membawa pedang berapi, piringan matahari di balik punggungnya dan kedua sayap berwarna merah menyala.


Kesederhanaan, Malaikat Sammael adalah malaikat kematian dengan membawa sebuah cincin di telapak tangan kirinya yang dapat berubah ukuran, cahaya menerangi tubuhnya, membawa buku Angel of Death dan kedua sayap berwarna putih dengan sedikit gelap.


Kasih, Malaikat Mikhael adalah malaikat pemberani dengan membawa senjata panah yang mampu menembus segalanya, kedua sayap berwarna putih dengan ukuran besar dan membawa timbangan untuk mengukur dosa.


Kesabaran, Malaikat Azrael adalah malaikat maut dengan membawa pedang putih bersinar, memakai jubah hitam dan kedua sayapnya berwarna hitam.


Kebaikan Hati, Malaikat Ramiel adalah malaikat damai dengan membawa pedang serta memegang perisai yang mampu menahan segala serangan dan kedua sayapnya berwarna putih besar.


Kerendahan Hati, Malaikat Rafael adalah malaikat penyembuh dengan membawa botol berisi air kehidupan, berparas cantik dan menawan dan kedua sayapnya berwarna putih dengan ukuran kecil


Sedangkan, Iblis melahirkan Tujuh Dosa Besar.


Hawa Nafsu, Asmodeus adalah iblis pesona dengan wajahnya menyerupai manusia tapi memiliki tanduk, mempunyai enam sayap hitam di punggungnya dan tangan kirinya memegang sebuah pedang dengan gagang dari kepala kambing hitam.

__ADS_1


Kerakusan, Beelzebub adalah iblis lapar dengan tubuh kurus kering, memiliki gigi tajam layaknya gergaji, tidak memiliki sayap maupun tanduk, botak dan air liur terus menetes ke tanah.


Keserakahan, Mammon adalah iblis perwujudan dengan penampilan yang kalau dilihat akan menyerupai wujud sesuai keinginan orang yang melihatnya dan hanya Ragnarok yang mengetahui wujud aslinya.


Kemalasan, Belphegor adalah iblis terkuat setelah Lucifer dengan wujud seperti anak kecil dengan dua tanduk berapi di ujungnya, tidak memiliki sayap tapi melayang dan matanya selalu tertutup rapat.


Kemarahan, Satan adalah iblis perusak dengan penampilan tubuh besar layaknya monster, kulit berwarna biru tua, dua sayap dari kulitnya dengan ukuran sedang, ekor lancip yang terus-menerus bergerak, dua tanduk berukuran kecil dan rambut panjang menutupi wajahnya.


Kecemburuan, Leviathan adalah iblis iri hati dengan penampilan monster merupai manusia tetapi penuh dengan luka di seluruh tubuhnya, selalu menggaruk wajah dan lehernya, tidak memiliki sayap, tidak memiliki kelamin serta telanjang bulat, selalu menutupi wajahnya dan matanya menatap tajam ke siapapun.


Kesombongan, Lucifer adalah iblis agung dengan tidak memiliki sayap dan mempunyai satu tanduk di sebelah kiri, matanya berwarna merah lalu bentuknya seperti mata kucing yaitu tajam dari atas dan bawah.


Keturunan mereka berdua berperang dengan amat dahsyat hingga Dunia Yeverleen hancur sebagian kemudian umur pendek membuat Malaikat dan Iblis mulai binasa hingga mereka memberikan semuanya kepada Ragnarok dan Drakon Kholkikos.


Peperangan End masih terus berlanjut hingga suatu saat The One merasa bosan karena pertarungan masih terus seimbang bahkan Dunia Yeverleen hampir hancur lembur. The One mulai mencari hal yang menarik hingga dia menemukan Semesta Bimasakti dan melihat kehidupan lain di sebuah planet bumi kemudian dia melempar Ragnarok ke bumi melalui sebuah gate.


Sedangkan, Drakon Kholkikos dibunuh oleh The One dan pada akhirnya Tujuh Malaikat Kebajikan berdiam diri di Dunia Yeverleen tanpa ada kehidupan apapun selain mereka dengan Tujuh Dosa Besar yang mulai merencanakan untuk pergi ke bumi.


The One mulai kembali memainkan permainan peperangan End.


"Itulah semua yang aku ketahui!" ucap Drakon Kholkikos


The One mulai masuk ke dalam alam sadar Drakon Kholkikos dengan wujud hitam pekatnya dan menyerupai manusia, dia maju sampai tersenyum.


"Entah benar atau salah cerita tersebut tapi kamu adalah makhluk bajingan yang ingin bumi hancur hanya karena permainanmu!" ucap Jack sambil marah

__ADS_1


"Peperangan End masih belum usai dan aku sangat ingin kamu ikut serta, Jack!" ucap The One sambil tersenyum


Bersambung...


__ADS_2