
Cerita bermula di saat Jack mengalahkan naga secara one hit dengan menembaknya di titik lemah seekor naga yaitu area mata dengan permukaan yang halus sehingga peluru sniper barret-pun bisa menembusnya ke otak naga itu. Setelah, bertekad untuk memilih bebas dan balas dendam kini dia pergi menaiki speed boat menuju kota terdekat yang berada di Pulau Kalimantan.
Jack adalah suku mata biru yang artinya dia adalah Suku Buton terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ini adalah kisah pertama perjalanan Jack sebelum time skip 2 tahun atau sebelum tercapai Era Baru dan tempat pertama yang dia datangi adalah Samarinda. Membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mencapai Samarinda hanya dengan bermodalkan speed boat dan Jack bersyukur karena pembunuh professional tersebut menyediakan bahan bakar yang banyak sehingga dia bisa sampai.
Samarinda sudah sangat sepi hingga tidak ada satupun manusia bahkan bangunan serta yang lainnya sudah hancur lembur oleh gempa dahsyat yang terjadi sebelumnya disertai mayat-mayat manusia berhamburan di segala sisi dengan luka cakar, gigitan dan lain sebagainya. Jack berhati-hati untuk tidak bertemu para monster sebab ada beberapa portal terbuka hingga dia berusaha untuk mencari beberapa makanan yang masih bisa di makan.
Sepanjang perjalanannya, dia terus melangkahkan kaki di genangan darah dengan bau menyengat dari mayat manusia yang sudah membusuk. Beruntungnya Jack menemukan sebuah peta yang mengarahkan ke sebuah kota dengan jarak 80 kilometer karena sepanjang Jack terus berjalan di Samarinda, dia hanya melihat mayat serta pasokan makanan yang sangat sedikit.
Jack hanya perlu mencari sebuah kendaraan yang dapat dia gunakan untuk pergi ke kota tersebut yang jaraknya sangat jauh lalu dia melihat sebuah motor dengan kondisi baik tanpa ada kerusakan tapi satu kendalanya yaitu tidak ada bensin. Oleh karena itu, Jack mendorongnya selama dua hari penuh hingga menemukan tulisan pertamina sontak Jack merasa senang dengan usahanya mendorong selama dua hari tetapi lokasi tersebut sudah terbakar habis dengan menyisakan abu hitam.
__ADS_1
Jack kembali mendorongnya selama lima hari untuk mencari bensin, di saat dia sedang beristirahat makan dan minum. Tercium bau bensin yang sangat menyengat di hidungnya hingga Jack mengikuti bau tersebut sampai dirinya menemukan ribuan bensin di dalam botol dalam keadaan aman seketika dia mengisi penuh motornya itu sampai parameter bensin penuh.
Jack mempersiapkan dirinya untuk melakukan perjalanan sembari mengumpulkan puluhan bensin di sebuah kereta dorong yang dia pasangan di belakang motor sehingga bisa terbawa ketika Jack mengendarai motornya. Namun, masalah lagi muncul yaitu dia untuk pertama kalinya menaiki motor dua roda yang dibutuhkan keseimbangan untuk mengoperasikannya bahkan Jack tidak tahu menyalakannya sehingga dia terpaksa mendorongnya lagi untuk mencari tahu penyebab tidak bisa menyala sekaligus mencari panduan untuk menggunakan motor.
Mendorong lagi selama empat hari dengan pasokan makanan yang sudah sedikit kini dia sampai di sebuah toko buku kemudian Jack mencari panduan tentang menggunakan motor lalu dia menemukannya. Setelah membaca begitu lama untuk memahami setiap kata yang tertulis di buku tersebut hingga dia mulai mengetahui untuk menyalakan motor adalah menggunakan kunci motor tersebut seketika Jack melihatnya tapi tidak ada kunci yang terpasang di motor tersebut.
Dilakukan gabungan rem dengan tombol bergambarkan listrik di bawah gas motor seketika Jack menyalakan mesin motor tersebut tapi tanpa sadar dia gas full motor itu hingga berjalan sampai membuat tubuh Jack terbawa kemudian dia jatuh sampai terseret. Jack kembali membaca cara membawa motor lalu dia mempraktekkannya secara perlahan sampai bisa menyeimbangkannya kemudian Jack mampu gas secara pelan hingga motor berjalan sesuai keinginannya serta rem yang digunakan untuk membuat motor berhenti.
Jack akhirnya paham untuk mengoperasikan motor tersebut sehingga dia bisa melakukan perjalanan mencapai kota Balikpapan. Setiap perjalanannya dia bisa menikmati udara segar serta pemandangan lainnya bahkan Jack mencoba gas kencang hingga racing di trotoar. Namun, dia kecelakaan hingga membuat lampu motor dan beberapa luka di tubuhnya sehingga dia berhenti melakukan racing dengan mengutamakan keselamatannya.
__ADS_1
Perjalanan Jack cukup sebentar menggunakan motor yaitu selama 75 menit dengan dia akhirnya sampai di Kota Balikpapan. Namun, terdapat ribuan monster yang sedang tertidur sehingga menutupi jalan Jack menuju kota tersebut sehingga dia berpikir agar bisa mengalahkan semuanya karena tidak mungkin menggunakan sniper barret yang pelurunya tersisa lima.
Jack akhirnya mendapatkan ide untuk membakar mereka semua dengan sisa bensin yang dia punya hingga kobaran api yang sangat besar membuat semua monster kesakitan dan berlari sana-sini hingga salah satu dari mereka menuju tulisan pertamina sontak Jack langsung menggunakan satu peluru untuk membunuh monster tersebut.
Akhirnya dia dengan aman bisa masuk ke dalam Kota Balikpapan tetapi semuanya yang dia lihat adalah beberapa monster yang memiliki ukuran yang beragam sehingga Jack memakai cara yang akan membunuh mereka semua tapi sebelum melakukannya, dia mencari sebuah tempat agar menjauhi Kota Balikpapan hingga dia menemukan tempat tersebut kemudian jalur bensin yang dia buat saat mencari tempat aman kini sudah menjalar di seluruh Kota Balikpapan sehingga dia membakarnya lalu api menjalar ke seluruh kota hingga ledakan besar terjadi. Api besar meledakkan segalanya hingga Jack kembali memakai Speed Boat untuk menuju tempat lain sembari melihat pemandangan ledakan bagaikan bom nuklir seketika terlihat sebuah buku yang mengatakan bahayanya jika Kota Balikpapan meledak sebab terdapat kilang minyak yang sangat banyak jumlahnya.
Jack pergi mencari tempat lain dengan pasokan makanan yang sudah dia persiapakan sebelumnya.
Bersambung...
__ADS_1