Gate Hunter

Gate Hunter
Chapter 41: Apa Yang Akan Terjadi?


__ADS_3

Setelah pertarungan melawan Beelzebub telah selesai kini perubahan mulai terjadi lagi dengan wilayah Pemerintah Dunia berubah menjadi sebuah tempat perlindungan untuk penduduk lima negara yang masih bertahan yaitu penduduk Amerika Serikat, Jepang, China, Korea dan Indonesia.


Pelindungan umat manusia ada dua yaitu wilayah Pemerintah Dunia yang telah berganti nama menjadi Eskot dan kota bawah tanah yaitu Mapely. Dua perlindungan ini sudah memulai untuk bekerja sama demi masa depan yang sangat ingin mereka capai yaitu kedamaian kemudian Farlon sebagai orang yang melakukan pemberontakan serta membongkar seluruh kebusukan ayahnya kini dia secara terbuka di angkat sebagai pemimpin dari dua perlindungan ini.


Menurut Jack ini terlalu cepat untuk Farlon tapi manusia adalah sosok yang membutuhkan pemimpin sehingga Farlon resmi menjadi pemimpin dari dua perlindungan yaitu Eskot dan Mapely. Gate Hunter menjadi tiang utama untuk perlindungan umat manusia kini seluruh warga sudah sepenuhnya percaya kepada mereka bahkan akan selalu mendukung.


Gate Hunter dengan Penduduk Sipil telah setara tidak ada perbedaan antara mereka berdua sehingga perlindungan berkembang menjadi tempat yang aman untuk mereka semua. Ancaman dunia saat ini berubah dengan Nana Taizai no Akuma sebagai musuh umat manusia bahkan kematian Beelzebub tidak membuat mereka semua keluar dari persembunyian sehingga hal itu membuat manusia merasa aman.


Dosa Kemarahan, Dosa Kecemburuan, Dosa Keserakahan, Dosa Kemalasan dan Dosa Kesombongan. Mereka adalah Nana Taizai no Akuma yang masih tidak diketahui keberadaan, wujud serta kekuatan. Gate Hunter yang telah berjasa membunuh dua di antara mereka kini telah mendapatkan nama resmi atau lebih tepatnya Guild untuk mereka dengan nama Guild Evolusioner.


Ketua Guild Evolusioner adalah Julia dengan anggota inti berjumlah delapan orang yaitu Jack, Stella, Seila, Henry, Park Hyeon, Chen Li, Laila dan Felix. Kematian Gate Hunter lainnya yang berjuang melawan Asmodeus dan Beelzebub sudah tertulis di sebuah batu nisan yang ukurannya sangat besar sehingga satu batu tersebut telah banyak nama peninggalan mereka.


Dua perlindungan terakhir dengan Guild Evolusioner sebagai kekuatan utama telah menciptakan sebuah tempat yang aman dan tentram walaupun para monster sudah menguasai seluruh dunia dan tempat mereka hanyalah sebuah lokasi kecil tapi kekuatan pertahanannya yang seperti satu dunia karena monster kelas S berjumlah 100 merupakan hasil ciptaan Beelzebub kini menuruti semua perintah dari majikan barunya yaitu Jack.


Perlahan demi perlahan sedikit kedamaian mulai mereka semua rasakan tapi untuk mencapai kedamaian secara penuh, mereka harus menghancurkan akar dari semua permasalahan, itulah kondisi saat ini!


...


Perumahan tepatnya di wilayah Eskot terdapat keluarga kecil dengan dua anak perempuannya sedang bermain di halaman rumah. Ayah dari dua perempuan itu berdiri dari tempat duduknya kemudian masuk ke dalam kamarnya sembari membuka lemari kecil di samping tempat tidurnya lalu mengambil dua foto lama yang sudah terlihat usang dengan noda hitam di sekitarnya.


Satu foto memperlihatkan seluruh rekannya dengan senyuman lebar dan saling merangkul bagaikan sahabat tapi dalam foto tersebut terdapat tanda silang di tujuh rekannya yang memberitahu kalau mereka sudah tiada sedangkan hanya gambar dia yang belum bertanda silang.


Kemudian foto kedua terlihat dirinya dan satu orang dengan tatapan melas, menunduk ke bawah serta memberikan ekspresi sedih itu adalah Cero. Pria itu mengelus foto tersebut dengan lembut dan penuh kasih sayang kemudian istrinya mengetuk pintu sebanyak tiga kali.

__ADS_1


Tok...Tok...Tok...


Sontak suaminya menyimpan dua foto tersebut ke dalam lemari lalu sang istri memberitahu kalau makan siang telah siap. Mereka berdua berjalan menuju ruang makan dengan dua anak perempuannya sudah menunggu, makan siang dilakukan dengan penuh canda tawa dan kisah-kisah tentang pekerjaan ayahnya yang penuh dengan aksi heroik membuat dua anak perempuannya bangga kepada ayahnya.


Namun, terlihat raut wajah sedih ketika menceritakan kisah tersebut seperti dia sedang berbohong kepada kedua putrinya tiba-tiba terdengar dua ketukan dari arah pintu rumah. Sang ayah berdiri untuk membuka pintu, suara pintu terbuka dengan pria dan wanita sedang berdiri di depannya.


"Maaf mengganggu waktu anda Tuan Foren!


Bolehkah saya berbicara hanya dengan anda, sendirian?" tanya Julia dengan pakaian rapi


Pria itu menolak untuk di ajak bicara tapi Park Hyeon yang ikut bersama Julia langsung mengatakan topik kunjungan sebenarnya.


"Ini ada kaitannya dengan Suku Mata Biru!" ucap Park Hyeon sambil melepas topi serta menatap tajam ke arah Foren


Julia dan Park Hyeon telah berhasil menemukan orang yang menjadi pelaku pembantaian Suku Mata Biru. Hidup pria itu seakan-akan memiliki dosa yang sangat berat untuknya, ini terlihat dari penampilannya dan perkataan dia barusan menunjukkan penyesalan yang begitu dalam.


Istri dari Foren langsung menyuruh kedua anaknya untuk pergi ke kamar sehingga dia dapat membicarakan semua tanpa menakuti kedua putrinya.


"Foren, apa mereka?" tanya istri Foren dengan perasaan cemas


Sebelum Park Hyeon menjelaskan semuanya secara jujur tiba-tiba Foren mengambil alih untuk mengatakan tentang siapa mereka berdua serta tujuan mereka datang.


"Mereka berdua adalah orang yang membantu anak itu!

__ADS_1


Ryan, apakah anak itu sudah tumbuh besar?


Sungguh luar biasa sampai dia mampu meraih keinginan terdalamnya!


Vena, istriku sudah waktunya aku meninggalkan kalian!" ucap Foren dengan senyum bahagia


Vena, istrinya langsung mengerti apa yang suaminya katakan akan tetapi dia tidak sanggup ditinggalkan sendirian sehingga dia meminta untuk bertemu dengan Ryan. Sosok perempuan ini tidak berbeda dari orang yang mereka kenal karena mata biru itu memberitahu kalau ada Suku Mata Biru yang selamat dari pembantaian tersebut.


"Ryan siapa dia?" tanya Park Hyeon dengan wajah bingung


"Nama asli dari Jack adalah Ryan!


Aku harus mengatakan ini, bibi harus berusaha untuk membuat Ryan tidak membunuh suami anda lagipula dia adalah pembunuh dan aku ingin mengetahui tentang anda yang menikahi seorang pembunuh ini!" ucap Julia dengan niat baik sekaligus peringatan


Perempuan bernama Vena merupakan salah satu Suku Mata Biru yang selamat dari pembantaian menikahi seorang pembunuh yang telah membantai sukunya tersebut bernama Foren, tentang dirinya belum terlihat jelas siapakah dia dan apa hubungannya dengan Cero.


"Hyeon, bawa Jack ke sini!


Aku tidak ingin dia terus menyimpan balas dendam jadi aku ingin menyelesaikannya secepat mungkin karena aku tidak tahan melihat kesedihannya itu. Jadikan ini sebagai balas dendam terakhirnya!" ucap Julia dengan nada tegas


Pertemuan yang akan menjadi akhir dari balas dendam Jack!


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2