
"Turun!" ujar Apel saat dia memarkirkan mobil yang dia kendarai dihalaman rumahnya.
Rumah tersebut berwarna putih dengan halaman luas, tidak ada siapapun dirumah itu, itu sebenarnya rumah milik Bryan kakaknya, yang akan ditinggali oleh Apel selama disini, Andro turun dari mobil dengan wajah malas, hatinya masih kesal karena untuk kesekian kalinya di perdaya oleh Apel.
Duk!
Suara pintu mobil yang ditutup kencang oleh Andro membuat Apel menggelengkan kepala maklum atas kekesalan yang dirasakan suaminya itu.
"Jangan cemberut begitu, wajahmu sudah penuh dengan kerutan," ujar Apel menarik tangan Andro masuk kedalam rumah.
Andro melihat sekeliling, bukankah Apel adalah Boss Besar, kenapa tidak ada seorangpun seperti pembantu, satpam dan penjaga disini, seketika detak nadi Andro berdesir merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi padanya.
"Selamat datang, ini sekarang adalah rumahmu Tuan, jika kau ingin bertanya kenapa tidak ada pembantu disini, yah karena sudah ada dirimu," jelas Apel melepaskan Andro dan duduk di sofa yang ada di ruang tamu ini.
"Hah? Sudah kuduga!" kesal Andro melipat kedua tangannya. "Aku suamimu, bukan pembantumu!"
"Aku hanya bercanda Tuan, malam ini malam pertama kita, jadi aku ingin menikmatinya berdua saja denganmu, kau tidak bisa bersikap romantis yah?" jawab Apel berdiri dan menarik tangan Andro untuk duduk di sofa.
Apel menindih tubuh Andro, sedangkan Andro terdiam tak berdaya saat tatapan dan aksi nakal Apel menelusukkan jemarinya masuk kedalam kemeja Andro yang membuat Andro mengigit bibir bawahnya.
Rangsangan, sentuhan, sapuan bahkan sedikit erotisme deru napas keduanya, membuat rudal milik Andro bangkit dibawah sana.
"Kau sedang tidak berniat untuk melakukan malam pertama kan?" tanya Andro yang membuat Apel menutup mulut Andro.
Apel kemudian memainkan jarinya di area sensitif Andro, meremas batangan panjang itu dan membuat libido serta hasrat Andro meningkat drastis, Andro sudah tidak kuat lagi, ia sekarang sudah sampai dipuncaknya sebelum Apel melepas semua sentuhan itu dan bangkit dari posisinya.
"****! Sialan!" kesal Andro saat Apel tersenyum sinis dan melipat kedua tangannya.
"Kau gampang sekali tergoda, buka pakaianmu," perintah Apel yang membuat Andro menatapnya tajam.
"Buat apa?" tanya Andro yang masih kesal karena digantung. "Manusia gunung datar,"
"Kau masih bertanya untuk apa? Ini adalah peraturan yang harus kau patuhi, Wajib tanpa busana dirumah. Kau lupa?" jawab Apel yang membuat Andro menghela napas panjang.
Andro bangkit, ia membuka kancing kemeja nya satu persatu sehingga dada bidangnya kini terekspos jelas, setelahnya dia mulai membuka celana dan boksernya membuat rudalnya yang sudah memenegang tadi seakan bebas dari sangkarnya.
__ADS_1
"Hahaha!" Apel tertawa keras yang membuat Andro menautkan alisnya bingung.
Apel menghentikan tawanya ia kemudian berjalan ke arah Andro yang masih bingung, sebelum Apel langsung menggenggam erat rudal Andro.
"Kau tahu? Rudalmu itu bengkok-bengkok," bisik Apel yang membuat pipi Andro memerah karena malu.
Apel kemudian menarik rudal Andro agar Andro mau ikut dengan cara menarik rudalnya, Apel melangkahkan kakinya menuju kamar di mana, didalam kamar nya itu terdapat balkon yang memandang langsung ke arah luar rumah.
Apel masuk kedalam kamarnya dah masih menyeret rudal Andro, ia mengambil bantal dan selimut kemudian membawa Andro ke balkon.
"Apa maksudmu?" tanya Andro bingung saat Apel melemparkan bantal dan selimut kepadanya.
"Masih kurang jelas? Inilah pernikahan neraka, aku tidak ingin seranjang denganmu, lebih baik kau tidur dibalkon, ini perintah," jawab Apel yang membuat Andro menatapnya kesal..
"Kau gila! Diluar sini dingin dan aku tanpa busana! Kau gila yah!" teriak Andro kesal.
"Kau baru sadar? Aku tidak ingin repot-repot, memang kau pikir kau siapa!" jawab Apel. "Oh iya satu lagi, jangan lupa bangun pagi, karena besok mau tidak mau kau harus menggantikan diriku dan menjadi Baby Boss dikantor, selamat malam Hubby,"
Apel kemudian menutup pintu balkon tersebut dan menguncinya dari dalam meninggalkan Andro yang masih menatap kesal kepada dirinya, pasalnya dia akan sakit jika tidur dalam keadaan begini, umpatan dan sumpah serapah hanya sebatas kalimat bagi Andro dan dia harus pasrah menerima takdirnya.
•
•
•
TBC
#YANG DIBAWAH GAUSAH DISCROLL SOALNYA CUMA KATA SPAM :D
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
__ADS_1
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
#YANG DIBAWAH GAUSAH DISCROLL SOALNYA CUMA KATA SPAM :D
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
#YANG DIBAWAH GAUSAH DISCROLL SOALNYA CUMA KATA SPAM :D
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
#YANG DIBAWAH GAUSAH DISCROLL SOALNYA CUMA KATA SPAM :D
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
__ADS_1
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE
LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE LOVE