Genius Bride Duda Depresi

Genius Bride Duda Depresi
BAB 65 | Fakta Divo 2


__ADS_3

Andro dan Apel masih saling melempar pandangan kala mendapatkan fakta tentang itu, bagaimana bisa Divo adalah sosok suami dari Dean, mendiang istri Andro.


"Bagaimana bisa? Aku dulu menikahi Dean saat Dean berusia dua puluh tahun dan itu pernikahan pertamanya," protes Andro atas info yang dia dapatkan dari Apel.


Apel kembali mengutak-atik tab ditangannya kemudian mencari beberapa info tentang pernikahan Dean dan Divo, sampai akhirnya Apel membulatkan mata sempurna mendengar fakta yang dia baca.


"Ada apa?"


"Mereka menikah dua tahun setelah pernikahan kalian, dan sebenarnya Dean tidak pernah mati, kematiannya dipalsukan dan Divo mengurus identitas baru untuknya dan semua itu tercatat di C.I.A milik negara," jelas Apel yang membuat emosi Andro meledak seketika.


"Jadi selama ini? Divo mengkhianatiku?" tanya Andro mencengkram keras setir mobil nya. "Dean dan Divo menutupi semuanya? Benar-benar sialan!"


Brak!


Andro menggebrak setir mobil didepannya dengan emosi pasalnya fakta yang dia dengar benar-benar membuatnya tidak habis pikir dengan apa yang terjadi sebenarnya.


"Kita harus meminta penjelasan dari Divo langsung, jika hanya berspekulasi tentang fakta yang kita baca. Ini sangat tidak bisa kita validasi," ujar Apel mencoba menenangkan Andro. "Tapi-"

__ADS_1


"Tapi kenapa?"


Andro menatap Apel yang tampak bimbang dan ragu saat ini, Andro mengatur emosinya mungkin dia sudah terlalu meledak sehingga membuat Apel sedih.


"Maafkan aku, aku membuatmu takut yah?" tanya Andro meraih Apel.kedalam pelukannya.


"Bukan itu, jika kau mengetahui bahwa Dean benar-benar masih hidup. Apakah kau akan kembali kepadanya?" tanya Apel yang membuat Andro terdiam.


Andro memejamkan matanya kemudian semakin mempererat pelukannya kepada Apel sehingga membuat Apel memeluk balik suaminya. "Dean memang cinta pertamaku, tapi kau adalah yang terakhir dan satu-satunya saat ini sayang."


Mendengar jawaban itu membuat Apel bisa tersenyum lega sedikit, dia takut Andro akan kembali ke cinta pertamanya dan meninggalkannya begitu saja sama seperti cerita yang kerap dia dengar.


Andro meraih wajah Apel dan menangkup wajahnya pelan dan memberikannya tatapan kedamaian. "Aku hanya ingin mengetahui semua fakta yang terjadi dalam hidupku, dan kalaupun benar, apapun yang terjadi aku tidak akan meninggalkanmu bersama anak kita."


Apel tersenyum lega untuk ke sekian kalinya, ucapan dari Andro benar-benar membuat Apel tenang bukan main, Apel kemudian memeluk Andro sehingga kini keduanya dalam posisi saling berpelukan.


Cukup lama dalam posisi tersebut akhirnya keduanya melepaskan pelukan masing-masing dan duduk di posisi sebelumnya.

__ADS_1


"Lebih baik kita segera menemui Divo," pinta Apel yang membuat Andro mengangguk.


Andro menjalankan mobilnya kembali yang sempat dia berhenti kan tadi, tujuan mereka kali ini adalah kantor dimana Divo masih ada disana.


Andro akan meminta berbagai penjelasan kali ini dan Divo berhutang banyak penjelasan padanya.


Bagaimana Divo bisa menikah dengan Dean, kenapa Dean memalsukan kematiannya dan siapa sebenarnya anak dalam kandungan Dean saat itu dan yang terpenting siapa kah musuh sebenarnya dalam cerita ini.


"Apapun yang terjadi, jangan terpancing emosi, ingat Divo masih sahabatmu dan seburuk apapun dia cobalah mendengar penjelasannya," tegur Apel berusaha mewanti-wanti suaminya.


Andro tersenyum simpul dan mengangguk kemudian mengusap rambut Apel.pelan dan kembali fokus menyetir mobilnya.




__ADS_1


TBC


__ADS_2