Genius Bride Duda Depresi

Genius Bride Duda Depresi
BAB 20 | Behind The Revenge


__ADS_3

"Ini melelahkan!" kesal Andro melangkahkan kaki gontai masuk ke dalam rumah.


Karena mobil mereka yang mmenabrak pohon tadi, membuat Andro dan Apel harus berjalan kaki pulang, untung saja mereka sudah dekat, sehingga tidak terlalu melelahkan, namun ini tetap saja membuat Andro mengeluh kesal, karena Apel tidak ingin memesan taksi online tadinya.


"Ini semua salahmu!" ujar Andro menodong Apel dengan jarinya.


"Kau menyalahkanku? Jelas-jelas kau sendiri yang menganggu ku sehingga membuat setir mobil itu goyah," jawab Apel menarik Andro yang sedang duduk disofa. "Sana mandi,"


Andro menarik balik tangan Apel, ia kemudian menekan bagian belakang Apel sehingga memangkas jarak diantara mereka. "Bagaimana kalau kita mandi bersama?"


Apel menatap malas Andro, benar-benar pria yang mesum, dikekang begini tidak akan membuatnya berubah, Andro menatap Apel dengan menaik turunkan alisnya, yang membuat Apel mendorong wajah Andro sehingga Andro terjungkal kembali ke sofa.


"Lebih baik kau mandi, sebelum aku yang memandikanmu," kecam Apel menindih Andro.


"Yasudah mandikan saja," tantang Andro tersenyum mesum.


"Dengan air panas,"


Mendengar itu seketika membuat Andro bangkit, tatapan Apel padanya ibarat psikopat dan Android tidak ingin hal itu terjadi, Andro memilih bangkit dan berjalan menuju kamar untuk membersihkan tubuhnya karena hari sudah menunjukkan pukul tujuh malam.


Apel hanya menatap punggung suaminya itu yang melangkah masuk kedalam kamar kemudian duduk di sofa ruang tamu tadi.


Apel mengambil tab-nya kemudian membuka beberapa file yang membuat hatinya goyah.


Apel membatin. "Apel, kau adalah saudara tiri Andro."

__ADS_1


Tidak ada yang mengetahui identitas rahasia dari Apwl sebenarnya, apa niat balas dendam nya, jika orang lain menilai, balas dendam Apel hanya sebatas kehilangan kehormatan namun sedikit yang tahu bahwa sebenarnya, ayah dari Andro sudah menikah dengan ibunya dan menjadi ayah tirinya.


Namun bukan disitu masalahnya, ayah Android menikahi ibu Apelnhanya untuk sebatas kepuasaan sesaat dan meninggalkan ibu Apel dalam keadaan gangguan jiwa dan depresi.


Apel bersama Bryan kakaknya memendam semua dendam itu dalam hati, sampai akhirnya Tuhan mempertemukan Apel dengan Android, dan ternyata Andro adalah anak kandung dari ayah tirinya.


"Kalau kau tidak bisa membuat ayahnya menderita, lampiaskan saja kepada Andro, anaknya."


Setidaknya begitulah pesan Bryan padanya, jika hanya sebatas kehilangan kehormatan semata, Apel tidak akan se dendam ini, namun sebelum dia bertemu Andro, dia sudah menyimpan dendam pada keluarga Andro.


Terutama Tuan Adsense, ayah Andro, yang sudah menghancurkan hidup ibu dari Apel.


"Membuat Tuan Andro depresi, sama seperti ibuku depresi adalah caraku membalas dendam." batin Apel mengirimkan kabar bagi Bryan di indonesia.


Setelah selesai Apel berjalan masuk kedalam kamarnya menyusul Andro masuk kedalam sana, Apel membuka pintu kamar dan mendapati Andro tengah mengeringkan badannya didepan kaca besar.


"Kau sedang apa sih?" tanya Apel melipat tangan nya di hadapan Andro.


"Mengamankan tempat, aku tidak mau tidur di balkon lagi," jawab Andro tengkurap diatas ranjang itu.


Apel terkekeh kemudian mulai melepas pakaiannya satu persatu dihadapan Andro, Android yang melihat itu tidak bisa berpaling apalagi saat punggung halus Apel terlihat jelas didepan matanya.


"Kau mau apa?" tanya Androbpada Apel.


Apel mengambil handuk kemudian menutupi badannya yang membuat pemandangan indah bagi Andro terhenti seketika.

__ADS_1


"Ingin mandi, kau pikir apa yang ingin aku lakukan?" tanya Apel menatap Andro tajam.


"Kupikir kau ingin memberikan malam pertama kita yang tertunda," ujar Andro menaik turunkan alisnya.


"Itu hanya ada dalam mimpimu saja, Tuan, cepat buka handukmu, kau lupa perjanjian pernikahan kita? Kau berhak tanpa busana selama di rumah ini," jawab Apel yang membuat Andro bangkit dan melepas handuknya.


Kini tubuh Andro tanpa busana terlihat jelas dan rudalnya yang sudah setengah tegang akibat Apel membuat Apel sendiri tertawa melihatnya.


"Bagaimana kalau kuberikan kau satu tantangan, kalau kau menang aku akan memberikan malam pertama tertundamu, kalau tidak, rudalmu akan puasa," ujar Apel yang ingin memulai sebuah permainan pada Andro.


"Apa?"


Apel tidak menjawab, dia langsung berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Andro hanya berdiri kesal karena sedang digantung.


Apel yang sudah masuk kedalam kamar mandi segera membersihkan dirinya, sebenarnya dia tidak tahan melihat batangan panjang kokoh milik Andro, namun imagenya sebagai istri dingin harus dia jaga dengan baik.


Setelah cukup lama membersihkan diri, Apel akhirnya selesai kemudian keluar dari kamar mandi dan mendapati Androbsudah tertidur pulas tanpa busana di ranjang, Apel tersenyum melihat itu kemudian mendatangi Androil.


Ia menatap wajah Andro yang damai dalam tidurnya kemudian duduk ditepi ranjang menatap Andro, entah kenapa kini perasaan Apel berbeda saat menatap wajah Andro, dan entah setan darimana, tangan Apel mengelus pelan rambut Andro sehingga Andro yang sadar langsung menarik tangan Apel dan mengubah posisi menjadi menindih Apel.


"Kau menggodaku?" tanya Androi yang membuat Apel untuk pertama kalinya gugup dihadapan Andro.



__ADS_1



TBC


__ADS_2