Genius Bride Duda Depresi

Genius Bride Duda Depresi
BAB 55 | Media Fakta Berbicara


__ADS_3

"Serahkan rekaman itu!" teriak Tuan Adsense mencoba merebut rekaman tersebut dari tangan Apel.


Andro yang melihat itu segera menahan Tuan Adsense dan membuat Apel segera mengeluarkan ponselnya dan mengakses microchip tersebut.


Dengan sigap dan cepat Apel langsung meng-upload dan menyebar luaskan rekaman tersebut yang membuat Andro segera melepas Tuan Adsense.


"Maaf Tuan, sudah saya sebar," ujar Apel tersenyum sinis.


Andro berjalan ke arah Apel dan berdiri disamping Apel, mereka bertiga kini dalam keadaan bersitatap dalam diam, Tuan Adsense tampak frustrasi, kali ini image-nya akan benar-benar hancur karena segala aibnya sudah terbongkar.


"Kalian benar-benar keterlaluan! Kalian menghancurkan hidupku! Aku menyesal pernah bertemu kalian!" teriak Tuan Adsense. "Terutama kau Andro, mulai detik ini berhenti memanggilku Ayah."


Deg!


Andro tersentak, ia mengatur napasnya sejenak ini adalah resiko yang harus dia dapatkan, dia bahkan sudah seperti anak durhaka sekarang, Apel memegang bahu Andro berusaha menguatkan suaminya itu.


"Keterlaluan? Kau yang keterlaluan! Oh iya suamiku memang tidak pantas lagi memanggilmu Ayah. Karena kau memang bukan Ayah kandungnya kan?" jawab Apel yang membuat Tuan Adsense dan Andro tersentak.


"M-maksudnya?" tanya Andro menatap Apel bingung.

__ADS_1


Kini mereka berdua saling bertatapan sedangkan Tuan Adsense tampak gelisah karena Apel mengetahui seluk beluk kisah hidupnya.


"Kau ingin menjelaskannya sendiri, atau perlu aku yang buka suara?" tanya Apel pada Tuan Adsense.


Tuan Adsense terdiam, Apel berjalan menuju meja mengambil tasnya, ia mengeluarkan sebuah proposal bisnis yang beratas namakan Tuan Aden.


"Tuan Adsense dan Tuan Aden, dua kembar pendiri dari AdsCorp namun sayangnya karena iri dan egois serta Tamak, salah satu dari saudara itu membunuh saudaranya sendiri yang merupakan seorang Duda anak satu," jelas Apel yang membuat Tuan Adsense bingung.


Andro sendiri juga bingung dengan apa yang dibicarakan Apel, Andro berjalan ke arah Apel kemudian bertanya ada apa sebenarnya dan apa yang Apel ketahui.


"Kau tahu? Sewaktu aku sendiri diruangan Tuan Adsense aku menemukannya proposal pendiri utama AdsCorp, dan setelah aku memerintah seorang detektif dia akhirnya menemukan bukti kurang dari satu malam, Tuan Adsense bukan ayahmu, dia adalah saudara kembar ayahmu yang merupakan pembunuh ayahmu sendiri," jelas Apel kembali yang membuat Andro terkejut untuk kesekian kalinya.


"Tanyakan saja pada dia, dia merawatmu untuk menutupi kedok bahwa dia adalah pembunuh ayahmu, bahkan kasus itu ditutup tanpa mengetahui siapa pembunuhnya, ckckck, aku rasa sudah cukup banyak fakta yang terungkap," jawab Apel yang membuat Andro terdiam.


Kini didalam benak Andro terjadi perdebatan batin, dan fakta baru bahwa selama ini dia adalah keponakan dari Tuan Adsense. Mereka memiliki wajah yang sama karena memang Tuan Adsense adalah saudara kembar dari ayah kandung Andro.


"Apakah itu benar?" tanya Andro berjalan ke hadapan Tuan Adsense. "Jawab!"


Andro kini meraih kerah kemeja Tuan Adsense. Tuan Adsense sudah diam tak berkutip lawannya Baby Boss mampu mengulitinya dan membongkar semua rahasianya lebih dalam.

__ADS_1


"Iya! Aku yang membunuh Ayahmu! Dan kau tahu istrimu! Dia tidak meninggal karena melahirkan, dia meninggal karena aku bunuh karena dia mengetahui rahasiaku sama seperti kalian, dan kini waktunya kalian yang aku bunuh!" jawab Tuan Adsense membongkar fakta baru lagi.


Apel bertepuk tangan disini, dia merasa tidak perlu repot-repot lagi menghancurkan Tuan Adsense, karena Tuan Adsense sendiri yang membongkar rahasianya dalam keadaan terdesak.


Seketika rasa depresi dan trauma Andro kembali, dia memang tidak melihat prosesi kematian istrinya Dean, karena berada diluar negeri, ketika dia sampai di paris, istrinya sudah dikuburkan.


Ditengah situasi ini, tiba-tiba sekelompok polisi masuk menyergap masuk yang membuat Apel tersenyum.


"Kami sudah mendengar semuanya, terima kasih atas laporannya Baby Boss. Tuan Adsense anda kami tahan," ujar seorang kepala polisi memerintahkan polisi lain membawa Tuan Adsense pergi dari sana.


Sebelum Tuan Adsense benar-benar pergi, Apel berjalan ke arahnya dan berbisik pelan. "Aku menghancurkan karirmu, perusahaanmu, harga dirimu, image-mu, dan kehidupan mu dalam satu malam, sama seperti yang kau lakukan pada ibuku? Impas kan?"





TBC

__ADS_1


__ADS_2