
"Kau tahu Ndro? Kau sangat tahu bagaimana diriku. Bahkan kau mengerti bagaimana aku, aku tidak akan mungkin mengkhianatimu karena jelas kau adalah sahabatku, tapi jika kau bertanya ada hubungan apa aku dengan Dean, maafkan aku yang telah mengkhianatimu," jelas Divo.
Andro dan Apel saling menatap tidak sabar dengan penjelasan Divo yang terpotong, Andro melepas kerah ke aja Divo dan membiarkan dia menerang apa yang terjadi.
"Sebenarnya anak yang ada didalam kandungan Dean adalah anakku, kami adalah sepasang kekasih, Dean hamil di luar nikah sebelum dia dinikahkan denganmu, dan Tuan Adsense serta Nyonya Soffel tahu tentang ini, maafkan aku tidak bisa menghentikan pernikahan kalian dulu sehingga kau jatuh cinta dengan Dean," lanjut Divo.
Deg!
Mata Andro dan Apel terbuka lebar mendengar sebuah penjelasan rumit nan menyesakkan yang membuat batin Andro jelas terguncang saat ini.
"Nyonya Soffel dan Tuan Adsense mengetahui bahwa aku tidak siap menikahi Dean, dan atas perjanjian bersama, aku mengijinkan Dean untuk menikah denganmu, Rencana dari Tuan Adsense adalah membuat jatuh cinta kepada Dean namun mengungkapkan fakta ini setelah kau benar-benar jatuh cinta dan akhirnya depresi, karena Tuan Adsense memiliki dendam tersendiri kepada kau dan ayahmu," jelas Divo kembali. "Dan kau pikir? Aku tinggal diam? Aku sengaja memalsukan kematian Dean dengan seolah-olah bahwa Tuan Adsense yang membunuh Dean, sehingga Tuan Adsense yang bertanggung jawab mencari mayat pengganti."
"Aku takut semakin lama kau terpuruk dan bersama Dean semakin hancur kau nanti jika kau mengetahuinya, namun aku terlambat kau sudah terlanjur cinta kepada Dean sehingga kau Depresi seperti ini, maafkan aku Ndro," Divo terduduk dilantai tepat dihadapan Andro dia mendongakkan kepalanya menatap Andro yang terdiam seribu bahasa. "Jika kau ingin menghukumku atau bahkan membunuhku, silakan, aku yang bertanggung jawab."
__ADS_1
Andro masih terdiam, Apel langsung menarik tangan Andro berusaha menenangkan suaminya yang tampak terguncang sekarang.
"Jadi selama ini, kau adalah musuhku?" tanya Andro pada Divo.
"Jika kau ingin menganggap ku begitu silakan, tapi perlu kau tahu bahwa aku menyayangimu sama seperti sodaraku sendiri, kita sudah dua puluh tahun bersama, maaf membuatmu begini, tapi Dean tidak pernah mengandung anakmu," jawab Divo pasrah dan frustrasi.
"Aku kecewa padamu Vo!" teriak Andro menghamburkan meja kerja Divo.
Suara vas, laptop dan berkas berjatuhan berserakan dilantai membuat Apel terdiam sedangkan Divo semakin pasrah, disaat situasi seperti itu, tiba-tiba sosok gadis berusia hampir mirip dengan Apel datang dan langsung memeluk Divo.
"Maafkan Papaku, dia tidak bersalah, apapun kejahatannya maafkan papaku," ujar gadis tersebut masuk kedalam pelukan Divo.
Andro tersentak, jadi ini gadis yang merupakan anak Divo dan Dean yang ditutupi selama dua puluh tahun dari nya.
__ADS_1
"Om, maafin Papa aku, Papa orang baik, dia selalu cerita kalau dia beruntung punya sahabat seperti Om Andro, Papa juga selalu ngurus aku bahkan setelah Mama meninggal," jelas gadis tersebut berjalan ke arah Andro.
Sedikit aneh, jika benar itu anak Dean dan Divo sangat sedikit aneh mengingat usianya seusia dengan Apel yang merupakan istri Andro, tapi begitulah kenyataannya karena anak itu lahir disaat Andro berusia dua puluh tahun dan tentunya Apel juga baru lahir saat itu.
Andro terdiam, dia tidak tahu harus berkata apa, dia menarik tangan Apel dan hendak pergi dari sana. "Aku perlu waktu untuk menerima ini."
•
•
•
END
__ADS_1
Season 1 END
Season 2 Berlanjut di Website KK❗