Genius Bride Duda Depresi

Genius Bride Duda Depresi
BAB 64 | Fakta Divo


__ADS_3

"Divo?"


Andro mengeluarkan kata tersebut sebagai reaksi dari hal yang di ucapkan Nyonya Soffel barusan.


"Anakku masih hidup dan bersama Divo?" tanya Andro berusaha memastikan. "Tidak kau pasti bercanda, rencana apalagi yang sedang coba kau lakukan, hah?"


Nyonya Soffel menatap tajam Andro dan mendelik kesal atas pertanyaan Andro yang tidak percaya atas pernyataan darinya.


"Yah! Anakmu masih hidup! Dan yang mengetahui keberadaannya adalah Divo! Sahabatmu sendiri! Sadar! Selama ini kau sudah dikhianati oleh Divo yang menyembunyikan dimana anakmu!" teriak Nyonya Soffel penuh penekanan.


Andro dan Apel kembali melepas tatapan saling bertemu tatap, Apel menggeleng atas tatapan penuh pertanyaan Andro yang berarti "Apa kau tahu soal ini?"


Seketika Andro merasa pusing sendiri dengan fakta baru yang dia terima sulit rasanya di percaya bahwa Divo sahabatnya sendiri yang menyembunyikan anaknya selama ini dan tidak mengatakan bahwa anaknya masih hidup.


"Orang yang kau anggap baik adalah sosok yang menikammu, dia membiarkan mu Depresi selama dua puluh tahun dengan menyembunyikan fakta bahwa anakmu masih hidup, dia bahkan masih selalu menjadi sahabatmu, jadi sekarang siapa yang lebih menikammu lebih dari kami?"


Pertanyaan Nyonya Soffel menusuk kedalam jantung Andro, cercaan dan fakta baru yang dia terima seolah menghancurkan pondasi tatanan Andro.


"Diam!"

__ADS_1


Andro berteriak sehingga suaranya bergema ke seisi ruangan kecil itu, Apel yang mengetahui bahwa suaminya sedikit emosional segera menarik tangan Andro dan berusaha menenangkannya.


Andro menatap Apel dengan gelengan kepala sedangkan Apel berusaha mengode suaminya bahwa semuanya tidak seburuk keliatannya.


"Lebih baik kita tanyakan langsung kepada Divo sendiri daripada kita terus berspekulasi atas sebuah ucapan dari Nyonya Soffel," ujar Apel menarik tangan Andro keluar dari sana.


Andro dan Apel keluar dari sana sesaat kemudian beberapa polisi masuk kedalam dan kembali membawa Tuan Adsense, Nyonya Soffel dan Vanish kembali ke sel tahanan.


Andro mengatur napasnya, ia kemudian berjalan digandeng tangan oleh Apel masuk kedalam mobil, mereka tidak langsung pergi, mereka berdua menggunakan mobil yang di bawa Apel sedangkan Andro memilih meninggalkan mobilnya di kantor polisi tersebut.


Andro mengatur napas di kursi pengemudi, Apel memberi sedikit waktu bagi suaminya mengatur napas sejenak karena dia paham akan kondisi yang dihadapi oleh Andro saat ini.


"Halo Baby Boss?"


Suara dari Divo terdengar yang membuat Andro ingin berteriak keras menanyakan hal yang ingin dia tanyakan kepada Divo namun segera ditahan oleh Apel.


"Kau ada dimana?" tanya Apel dengan nada suara yang masih biasa saja.


"Ada dikantor, memangnya ada apa Baby Boss?" jawab Divo heran karena tidak biasanya Apel bertanya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa tadi Andro meneleponku aku takut jika tidak ada orang di kantor, selamat kembali bekerja," Apel mematikan sambungan telepon tersebut yang membuat Andro segera berteriak kencang. "Tenang!"


Apel mengambil tab miliknya, dia memiliki sebuah akses data dari semua penduduk di kota paris dikarenakan sebuah kerjasama rahasia antara pemerintah negara dan perusahaan milik Bryan yang kini di kelola Andro dan Apel sehingga membuat Apel memiliki privilage mengetahui data penduduk.


Melanggar privasi? Itu sudah pasti.


Apel menyeret jarinya diatas layar tab miliknya dan mencari data milik Dean, istri dari Andro, Apel membulatkan mata sempurna setelah sekian detik mencari dan menemukan sebuah foto yang membuat Andro akan terkejut.


"Bukankah ini Divo?" Apel menunjukkan monitor tab-nya kepada Andro. "Dia adalah suami dari Dean? Mantan istrimu."


Deg!





TBC

__ADS_1


__ADS_2