
Kedua orang itu tidur bersama tetapi dengan ranjang yang berbeda, terpisah oleh jarak dan waktu serta alat komunikasi.
Dua musuh yang semakin lama bukannya menjauh tetapi justru mempererat tali permusuhan mereka dengan saling mengerti dan memahami permasalahan satu sama lain.
Cat tidak pernah merasakan kenyamanan saat berteman dengan seseorang, tetapi dia mampu menemukan rasa itu saat bersama dengan pria tembok.
Begitu juga dengan Thomas, sejak kedatangan Cat di rumahnya, suasana baru mulai hadir. Dia mengerti bahwa musuhnya itu lebih manis dari yang ia bayangkan selama ini.
Ini bukan cinta, tetapi rasa nyaman yang kadang tidak tahu diri.
Kedua musuh yang disatukan atas nama patah hati dan penantian tak berujung.
"Tembok?"
"Hm."
"Kau memangnya baik-baik saja? aku merasa kau sedang sedih, Grace adalah gadis yang sangat kau cintai, bagaimana bisa kau masa bodoh. Ini sangat tidak mungkin."
__ADS_1
"Mengapa kau peduli dengan apa yang ada di hati dan pikiranku? urusi saja cinta pertamamu itu."
"Haha ... jika kita menjalin hubungan ini namanya cemburu, wkwkkw ... tetapi karena kita bermusuhan, ini menjadi perasaan iri yang berlebih, karena nasibku jauh lebih beruntung daripada dirimu. Aku bisa menatapnya di sosial media, aku bahkan menjadi barisan penggemar Kak Rama di grup chatting. Aku juga menjadi adminnya, wah ... betapa bahagianya aku bisa menikah dengannya."
"Woy! jika bermimpi tidak usah terlalu tinggi, kok itu hanya menunggu waktu untuk terhempas ke bawah, kkwkwk. Sadari itu ya? saat kebahagiaan datang kau juga siap untuk dikecewakan."
"Curhat lagi, males juga memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan cinta dan pengkhianatan. Sekali-kali holiday, kau mau tidak pergi ke taman hiburan? esok hari aku ajak kau ke sana."
Saat sang gadis berbicara panjang, justru sang pria hanya diam saja.
"Dia mungkin sudah tidur, sudahlah!"
Sang gadis belum juga terpejam, tiba-tiba saja terpikir olehnya kepo identitas musuhnya yang selama ini menjadi penghalang untuknya duduki rangking pertama di segala bidang.
Dia segera browsing dan menemukan banyak fakta menarik tentang si tembok.
Pria ini merupakan anak dari wali kota yang bernama Tuan Dimas, dia menjadi satu-satunya keluarga walikota yang humble dan tidak sombong. Akan tetapi rumor buruk mengatakan bahwa dia kabur dari rumah karena ayah telah berselingkuh seorang wanita malam, namun kebenaran berita ini tidak ada yang mampu memberikan kepastian. Berita yang biasa disebut hoax ini, hilang begitu saja tanpa jejak.
__ADS_1
"Astaga, di balik keras kepalanya ternyata tembok juga menyimpan kesedihan." Saat Cat mengutarakan pendapatnya tentang keadaan sang musuh, tiba-tiba saja dia mendengar Thomas berbicara.
"Aku tidak pernah menyesal menjadi diriku sendiri, yang aku sesalkan adalah tidak bisa mencegah ayah untuk meninggalkan kekasih gelapnya, hingga kini aku yang harus merasakan duka itu."
"Tembok?"
Suaranya tiba-tiba tidak terdengar lagi, Cat mengira bahwa pria tembok itu sedang mengigau.
"Caranya mengigau menyeramkan sekali, dia bisa puitis saat berada di alam bawah sadarnya, dasar pria tembok!"
Dia tetap setia dengan panggilan telepon yang masih saja hidup, dia hanya ingin memberikan penghiburan karena rivalnya bagus aja patah hati karena ditinggalkan oleh sang kekasih.
"Sambil menunggu, aku akan mengerjakan tugas." Sang gadis memilih untuk tetap fokus dengan tugas kuliahnya, masalah tembok, bukan urusannya lagi.
Dia adalah orang yang banyak cara, tembok bisa saja mengerjakan tugas tanpa harus repot-repot mengetik ataupun menulis di buku.
Pria ajaib yang sangat menyebalkan.
__ADS_1
*******