Hasrat Terlarang Musuh

Hasrat Terlarang Musuh
Rasa aneh?


__ADS_3

Thomas terlihat sangat gundah, dia tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Seharusnya, Thomas tidak terlalu perlukah seorang gadis harus meninggalkan dirinya di kota ini.


Slovakia, menjadi lokasi di mana Rama Sadega berada. Thomas langsung bisa menerka bahwa dia akan kehilangan sang rival untuk selama-lamanya.


Namun, dia masih egois dengan perasaannya sendiri, tapi dia tidak memiliki hak untuk melarang Cat pergi darinya untuk waktu yang lama. Alhasil, dia hanya mampu menenangkan dirinya sendiri dengan memberikan restu kepada rivalnya.


"Wah bagus, kau pasti akan bertemu dengan Rama kan?" tanya Thomas berpura-pura tidak memprotes apa yang dikatakan oleh gadis di sampingnya.


Dia malas terlihat lemah di depan gadis itu.


"Tidak, ada anggota keluarga yang tinggal di sana, mereka memiliki universitas. Anggota keluarga, meminta aku untuk mengajar di kampusnya, tidak masalah selama aku bisa mengemban tugas itu. Semua akan aku jalani untuk membangun kembali hati yang rapuh karena kepergian ibu, aku memang sangat sedih dan jujur ingin pergi dari kenangan, kapan aku bisa kembali, aku tidak tahu. Pada intinya aku hanya ingin menepi," pungkasnya.


Thomas terlihat kecewa, dia tidak mengetahui hal yang pasti. Namun, pada intinya, dia hanya ingin Cat ada di sampingnya. Sang gadis harus menjadi rivalnya untuk selamanya.


"Terserah saja, apapun keputusanmu, kita tetap menjadi rival. Kau tidak boleh melupakan ini," jelas Thomas dengan senyum pura-puranya.


Dia tidak ikhlas sebenarnya harus mengatakan sesuatu yang tidak sesuai kata hatinya. Sang pria terbiasa dengan kata yang ceplas-ceplos. Kini dia harus menjaga apapun kata yang akan keluar dari mulutnya.

__ADS_1


"Iya, kau benar. Kita rival sejati memang," sahut sang gadis.


Beberapa menit kemudian ...


Cat sudah sampai di depan rumahnya. Dia langsung berpamitan dan keluar dari mobil itu, tak lupa Cat juga berterimakasih atas tumpangan Thomas.


Sang gadis tersenyum ke arahnya, rasanya sangat adem.


'Lama-lama dia cantik juga,' gumam Thomas, dia segera meraih kesadaran yang kemudian disadari pergi mengendarai mobilnya.


Setalah perjalanan yang luar biasa hari ini, Thomas sampai juga di depan rumahnya. Jarak rumah Cat rumahnya nya tapi memakan waktu banyak karena dia harus menghindari macet yang mengular.


Dia memarkir mobilnya di dalam garasi, kemudian turun dari mobil itu.


Sang pria melangkahkan kedua kakinya masuk ke dalam rumah. Saat dia melewati ruang tamu, tiba-tiba sang kakak memanggilnya.


"Baru pulang dari kampus ya?" tanya sang kakak selalu menanyakan hal yang tidak penting.

__ADS_1


Di sampingnya, terlihat ada gadis yang berbeda dari yang sebelumnya pernah sang kakak bawa pulang.


"Baru lagi?" tanya Thomas dengan melirik ke arah gadis itu.


"Lebih baik kau masuk Thom," balas sang kakak. Dia menatap raut kekesalan di wajah sang gadis. Sang kakak memberikan kode agar Thomas segera enyah dari hadapannya.


Thomas geleng-geleng kepala saat mengetahui bahwa sang kakak takut ketahuan jika dia memiliki jiwa badboy yang membara.


Ada banyak gadis yang sedang kakaknya incar, tapi hanya dua orang yang sangat ia idamkan, sang kakak tidak bisa jika bersama dua gadis itu.


Thomas mengetahui hal ini, dia hanya tertawa saat mendapati sang kakak memiliki jiwa yang petualang yang luar biasa.


Jauh sekali dengan Thomas.


Jika sang adik menjadi korban perselingkuhan, sang kakak justru menjadi aktor utamanya.


Miris.

__ADS_1


__ADS_2