Hasrat Terlarang Musuh

Hasrat Terlarang Musuh
Usai kelas ...


__ADS_3

Thomas tak bisa melakukan apapun selain mengikuti kelas Bu Erna, ia sudah beberapa hari tidak datang ke kampus dan menyatakan dirinya bolos.


Dia juga tidak mau menyusahkan ibunya yang pasti sangat kecewa saat dirinya tidak bisa lulus sebagai seorang sarjana.


Sang ibu sangat ingin sang anak memiliki gelar dan pekerjaan yang bagus kelak di masa depannya.


Meskipun memiliki seorang ayah yang memiliki title walikota, tidak membuatnya sombong bahkan dia tidak suka makan statusnya yang menjadi seorang anak walikota.


Berita miring mengenai sang ayah selalu saja menjadi headline news di setiap berita online ataupun offline, dia sudah terbiasa mendapatkan cemooh dari orang-orang yang tidak menyukainya.


Seperti saat ini, usai kelas Bu Erna berakhir dalam waktu 2 jam, beberapa mahasiswa langsung menghampirinya dan berkumpul di sekitar kursinya.


"Wah, kau sekarang menjadi budak musuh ya?" sindir pria yang sangat membenci Thomas.


"Iya, dia sepertinya mengalah untuk seorang gadis, dasar kau pecundang!" imbuh pria lainnya semakin membuat suasana lebih panas.


Mereka semua yang berjumlah 5 orang terus aja mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal dan seringkali menyakiti hati, tiba-tiba saatnya seseorang yang datang dan menggertak mereka.


"Bubar!" teriak seorang gadis dengan wajah yang menyeramkan.

__ADS_1


"C-cat?" kata ke lima pria itu secara bersamaan.


"Pergi! jangan mengganggunya, aku memiliki pisau di tasku, saat aku menduakan pisau itu, kalian akan habis di tanganku!" Sang gadis tiba-tiba bertindak arogan untuk melindungi sang musuh.


Seketika itu juga, 5 orang yang menyebalkan kabur karena tidak mau berurusan dengan orang gila, mereka mengucapkan hal itu saat pergi.


Thomas terperangah saat melihat aksi sang gadis.


"Wow, aku mengira kau akan bunuh diri," ujar sang pria.


Thomas hanya menyindirnya agar sang gadis menyadari bahwa bunuh diri bukan menjadi keputusan yang tepat untuk menyelesaikan masalah.


Dia kemudian duduk di samping Thom, sang gadis mengambil satu kotak berisi snack yang ia bawa dari rumah.


"Ini kan waktu istirahat, tidak masalah untuk memakan beberapa snack. Bu Erna, tidak terlalu mempermasalahkan hal ini karena aku adalah murid kesayangannya," ujar sang gadis..


Dia langsung meraih kotak yang ada di bawah meja kemudian membuka tutupnya, setelah itu dia mengambil beberapa snack dan menikmatinya.


"Kau cukup lihai dalam menghabiskan banyak snack," ledek Thomas sambil melirik ke arah sang gadis.

__ADS_1


Thomas diam-diam mengambil foto sang gadis yang sedang memakan banyak snack dengan muka polos yang sangat lucu.


"Kau tahu Thomas, aku sangat menyukai makanan ini. Kentang goreng, adalah yang terbaik, kriuk ... kriuk," balas sang gadis sembari menikmati snack yang ada di tangannya.


Thomas tidak mengatakan sepatah kata pun karena dia tidak ingin mengganggu kesenangan rivalnya saat menikmati hidupnya yang beberapa hari lalu sempat hancur.


Dia melihat cahaya kehidupan di raut wajah sang gadis, diam-diam sang pria memperhatikan mulut Cat yang masih ada sisa kentang goreng.


"Aku bersihkan," kata sang pria.


Sang pria membersihkan sisa makanan yang ada di bibir sang gadis, membuat Cat terkejut.


"Hey? apa yang kau lakukan?" tanya Cat sambil melirik ke arah Thomas.


"Aku hanya membersihkan sisa makanan yang ada di sudut bibirmu, apa kau akan marah?" balas Thomas mengatakan hal yang sebenarnya.


Sang gadis menggelengkan kepalanya.


"Oke, karena kau baik padaku, aku tidak akan marah," tandasnya membuat sang pria terkesan.

__ADS_1


*********


__ADS_2