Hasrat Terlarang Musuh

Hasrat Terlarang Musuh
Kebohongan Grace


__ADS_3

Setelah Thomas pergi dari ruang keluarga, Nyonya Dimas mendekat ke arah Grace yang sedang menggendong sang putra.


"Grace, bisakah kita bicara sebentar?" pinta Nyonya Dimas.


"Bisa ibu, apa yang akan ibu bicarakan kepadaku?" tanya Grace penasaran.


"Bagaimana pendapatmu tentang sosok Thomas ?"


Sang ibu mulai menelisik lebih jauh hati Grace, dia mengetahui seberapa besar cinta wanita itu kepada sang putera.


"Nak, Defril main puzzle dulu ya? ibu ingin bicara dengan nenek," jelas Grace.


Si kecil langsung memahami apa yang dikatakan oleh ibunya, dia langsung turun dari gendongan sang ibu kemudian bermain puzzle sambil duduk di sofa.


Sedangkan dua wanita dewasa itu duduk di sofa lain yang hanya berhadapan dengan Defril yang sedang bermain.


"Grace, sebelumnya ibu belum pernah melihat Thomas menjalin hubungan dengan seorang wanita, entah dia tuh tertarik dengan wanita atau tidak. Ibu sangat mengkhawatirkan hal ini," cakap Nyonya Dimas mulai mengeluarkan unek-uneknya.

__ADS_1


'Ternyata Thomas tidak mengatakan apapun kepada ibunya tentang hubungan kami dulu, okelah. Ini akan menjadi jalan untuk mendapatkan Thomas kembali,' gumam sang wanita.


Dia mulai menggunakan cara liciknya untuk merayu calon mertuanya.


"Thomas adalah pria yang lebih dari baik, dia pria bertanggung jawab dan sangat menghormati setiap wanita, aku sangat mengaguminya dari awal, akan tetapi ...." Sang wanita menghentikan ucapannya, dia ingin meyakinkan bahwa dirinya merupakan wanita tersakiti.


"Ada apa? Thomas tidak menyukaimu?" tanya Nyonya Dimas kepo.


"Tidak, ada Cat. Dia merebut Thomas itu dariku, padahal kami saling mencintai, tapi calon adik ipar menggoda Thomas hingga hubungan kami tiba-tiba meregang. Aku harus menerima perjodohan kedua orang tuaku," pungkasnya.


"Oh, jadi Cat dan Thomas pernah ada hubungan? hubungan yang tidak sehat? Hm ... sudahlah, itu masa lalu. Kau tidak perlu mengkhawatirkan Thomas. Dia adalah anakku yang selalu menuruti apa ucapanku, nanti aku akan membicarakan hal ini kepadanya. Berhentilah menangis, kasihan Defril," cakap Nyonya Dimas.


Nyonya Dimas langsung memeluk Grace dan menepuk pundaknya untuk menenangkan sang wanita yang berpura-pura terluka itu.


"Semuanya akan baik-baik saja, tenanglah!" Calon ibu mertuanya benar-benar mempercayai apa yang dikatakan oleh Grace.


"Terima kasih ibu, kau sangat baik. Berbeda jauh dengan ibu mertua yang pemarah, bahkan dia memperlakukanku seperti pembantu," ungkap si wanita.

__ADS_1


Kali ini, dia berkata apa adanya.


Mantan mertuanya memang berlagak, dia dan sang mantan mertua selalu terlibat pertengkaran setiap paginya hingga Defril selalu diungsikan di rumah adik dari sang mantan suami.


Ini terjadi sejak pertama pernikahan karena kedua orangtua mantan suaminya tidak menyetujui pernikahan sang putra dengan Grace yang terkenal dengan image sebagai wanita nakal.


Grace selalu menutupi kegiatannya setiap malam, dia bahkan tega meninggalkan si kecil saat berusia 2 tahun dan pergi ke klub malam untuk bersenang-senang.


Dia bukan ibu yang baik untuk anaknya, akan tetapi Grace selalu mengatakan hal yang berbeda pada setiap orang yang ia temui, dia menjadi orang yang tersakiti saat berbicara dengan banyak orang.


Sang mantan suami sudah jenuh dengan kelakuannya, hingga memilih untuk menduakannya.


Saat Grace mengetahui hal ini, dia sangatlah marah dan sakit hati.


Benar-benar gila mantan suaminya itu, tapi lebih stres lagi Grace yang tidak tahu diri.


*****

__ADS_1


__ADS_2