
Cukup lama Cat dan Thomas berpisah tanpa mengetahui masing-masing, sang dokter memang membawa wanita itu menjauh dari Thomas agar luka hatinya semakin sembuh.
Sang dokter mengerti perasaan sang wanita yang 2 bulan lalu mendapatkan surat cerai dan telah selesai di pengadilan.
Thomas mengetahui hari ini tapi dia tidak ingin ikut campur.
"Nona, apa kau ingin pergi jalan-jalan?" tanya sang dokter.
"Tidak, aku hanya ingin bersama anjing kesayangan," jelas Cat yang merasa dirinya tak memiliki siapapun selain anjing yang baru ia pelihara dua bulan yang lalu.
Dia sudah berhasil menghilangkan fobia nya terhadap makanan anjing.
Sang wanita menjalani kehidupan sehari-hari dengan merawat anjing itu, sesekali membantu sang dokter menyiapkan makan makan malam karena dokter itu akan pulang pukul 9 malam.
....
Tapi ada hal yang membuatnya terkejut saat sang dokter membawa seorang pria yang selama ini sangat ingin Cat temui.
"Thomas?" sapa Cat saat Thomas tiba-tiba ada didepannya.
"Iya ini aku, apa kabar?"
"Baik."
"Kau sudah merasa lebih baik? aku ingin mengajakmu jalan-jalan."
__ADS_1
Deg!
Permintaan yang aneh dari Thomas, dia tidak bisa melakukannya karena si Thomas sudah ada yang punya.
Cat mengatakan banyak alasan untuk menghindari ajakan dari pria yang ada di hatinya selama ini.
Namun, sang dokter membujuknya untuk tetap bersama Thomas.
Awalnya, Cat tetap tidak mau, saat rumus mengatakan bahwa Grace tidak akan marah hanya karena dia jalan-jalan dengan Cat, si wanita langsung mengiyakan apa yang dikatakan oleh Thomas.
Sang pria merasa bahagia, dia bisa jalan-jalan dengan wanita yang pernah ada di hatinya meskipun lama sekali tidak pernah berjumpa.
Thomas dan Cat keluar dari rumah sakit kemudian menuju depan rumah tempat mobil Thomas berada.
Kedua orang yang selama masa kuliah bermusuhan, ini terlihat canggung karena memiliki rasa cinta yang sama.
"Cat, bagaimana perasaanmu setelah berada di rumah dokter?"
"Aku merasa lebih baik Thomas."
"Bagus, dia adalah temanku yang terbaik jadi kau tidak perlu meragukan kesetiaannya terhadapku, dia akan merawatmu dengan baik."
"Terimakasih Thomas, atas kebaikan yang telah kau lakukan kepadaku."
"Tidak masalah, aku melakukannya dengan ikhlas agar kau cepat sembuh, Rama tidak akan pernah mengganggumu lagi karena dia telah masuk ke dalam penjara akibat perbuatannya sendiri yang kurang ajar padamu."
__ADS_1
"Kau yang melakukannya Thomas?"
"Iya, karena aku mencintaimu."
"Ini tidak benar Thomas, kau ada Grace di sisimu. Mana boleh melakukan hal ini kepadaku? kau menyakitinya?"
"Grace namanya dari segalanya dan dia merestui hubungan kita."
"Dia ingin kita bersama?"
"Iya."
Cat tidak percaya dengan apa yang ada dihadapannya, pernyataan ini terlalu menyesakkan karena dia harus menjadi istri yang kedua.
"Aku tidak mau merusak rumah tangga orang lain Thomas, seharusnya hidup bahagia bersama istrimu itu. Aku tidak mau."
"Jika dia telah tiada, apakah kau juga akan menghindar itu seperti ini?"
"Apa?"
"Iya, dia telah tiada, tepat 1 bulan lalu. Aku memang tidak mengabarkannya kepada mu karena kau pasti akan syok, situasi ini sangat tidak baik untukmu. Bukannya aku tidak memiliki rasa IPA akibat aku yang langsung mengatakan cinta setelah istriku meninggal 1 bulan lalu. Dia sebenarnya mengetahui jika aku masih mencintaimu, aku belum pernah tidur bersamanya, menghabiskan malam berdua hanya sebatas memeluk saja. Aku tidak melakukan tindakan berlebihan, ini membuat wanita itu curiga padaku. Namun bukan berarti dia meninggal dunia karena sikapku, aku bisa menciumnya tapi tidak untuk hal lain. Berhubungan badan juga sangat beresiko untuk tubuhnya yang ringkih. Jadi aku tidak mengizinkan menyakiti dirinya sendiri hanya karena ingin memilikiku."
Mendengar pernyataan dari Thomas, Cat menangis sejadinya sampai tidak bisa berkata-kata lagi.
Akhirnya dia bisa hidup bahagia bersama Thomas yang notabe musuhnya saat di kampus.
__ADS_1