
Grace mengetahui hal ini langsung merasakan kebahagiaan yang mendalam. Dia akan memanfaatkan keadaan ini untuk mendapatkan Thomas kembali. Seorang pria idaman yang selama ini ia campakkan, akan menjadi miliknya kembali setelah semua perjuangan yang akan ia lakukan.
Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada didepannya ini, Grace akan menutup segala kemungkinan Cat untuk kembali bersama sang mantan kekasih.
Rasa dendam di dadanya juga sangat besar kepada gadis itu, dia sama sekali tidak akan mengira jika Cat mampu menembus pertahanan hati terdalam dari sang mantan kekasih yang sangat sulit mencintai orang lain selain dirinya itu.
Grace kalah saing, Cat yang lebih cerdas dan tidak neko-neko lebih unggul daripada dirinya yang sangat manja namun tidak pernah memikirkan perasaan Thomas sama sekali.
Wanita itu sudah sekian lama ingin menjatuhkan gadis itu namun tidak akan pernah bisa ia lakukan selama Thomas bersamanya.
Akan tetapi, kali ini sangat yg sudah jauh dari Thomas gunakan satu atap dengan mantan kekasihnya itu.
Setidaknya, dia bukan menjadi seseorang yang akan memeluk mantan kekasih selamanya.
"Grace, apa kau melamun?" tanya Nyonya Dimas.
"Tidak, aku hanya membayangkan pernikahanku dengan Thomas," celetuknya.
Grace keceplosan tetapi dianggap serius oleh putra kecilnya.
"Ibu, apakah ayah Thomas juga menjadi ayahku?" tanya si kecil Defril.
__ADS_1
"Iya," sahut sang ibu.
Grace berada di atas angin saat Nyonya Dimas memberikan pernyataan yang membuatnya bahagia.
Rasanya tidak bisa di utarakan lagi, apa yang ia impikan selama ini akan menjadi kenyataan.
Thomas dan dirinya memang tidak bisa dipisahkan selama maut masih jauh berada di angan-angan
Dia akan menghempaskan bayang Cat di dalam ingatan Thomas, semua itu tidak akan pernah terjadi karena Thomas langsung menggelengkan kepalanya.
Thomas berucap bahwa dirinya masih ingin single dan tidak mau menjalin hubungan selain pertemanan dengan semua gadis ataupun wanita yang sedang dekat dengan nya.
Sang pria langsung mengambil sikap tegas, dia tidak ingin Grace jadi bagian dari hidupnya karena kekecewaannya masih saja ada meskipun dia sudah memaafkan.
Sang ibu, langsung melerai tentang perdebatan pernikahan ini.
"Aku akan membicarakan ini dengan ayah Thomas, tidak pernah berdebat di depan anak kecil," jelas sang ibu.
Defril tidak mengetahui apapun masih saja bermain dengan Thomas, kalau minta sama orang lain diam karena dirinya sedang bercerita.
Seketika itu juga , semua orang langsung memahami apa yang dikatakan oleh si kecil.
__ADS_1
Daripada terlalu banyak mengatakan hal yang tidak penting lebih baik bermain dengan si kecil saja, tuh yang ada di pikiran si Thomas.
Beberapa menit kemudian ...
Sampailah mereka semua di depan rumah Thomas, satu persatu orang yang ada di dalam mobil itu turun.
Dan yang menyesakkan dada itu kembali hadir.
Thomas langsung bersembunyi dari kedua orang yang selama ini ia anggap hanya angin lalu.
Meskipun dia menyadari bahwa sang adik tiri tidak mengetahui perasaannya terhadap Catlyn, namun bersaing dengan seorang cinta pertama sangatlah sulit baginya.
Dia lebih baik menggendong si kecil dan masuk ke dalam rumah terlebih dahulu, Cat terkejut mengetahui kenyataan bahwa dirinya akan menjadi satu keluarga dengan rivalnya saat masih berada di kampus yang sama.
"Grace?"
Cat terkejut saat berpapasan dengan si wanita menyebalkan.
"Iya, ini aku," jawab Grace sangat percaya diri.
"Kau dan Thomas? kalian ada hubungan?"
__ADS_1
"Tentu saja."
*******