
Thomas tidak bisa mengabulkan permintaan Grace, di hatinya masih ada Catlyn. Dia tidak bisa menghapuskan perasaan itu begitu saja karena sudah mendarah daging selama beberapa tahun.
Apalagi, posisi sang wanita sedang dalam permasalahan yang pelik bersama adik tirinya. Dia mengkhawatirkan keadaan sang mantan rival.
Catlyn, dia terlihat kuat diluar tapi sebenarnya dia sangat rapuh di dalamnya. Hatinya tidak sekuat Thomas, kepergiaannya bersama sang suami menandakan bahwa Cat memilih pasrah dan mengalah kepada keadaan sulit ini.
Thomas pun sama, belum mampu melakukan apapun selain menerima dan menjalani saja.
.....
Beberapa menit berlalu, Grace menutup panggilan telepon itu dan menunggu kedatangan Thomas di rumah sakit untuk menjemputnya.
Sang pria meletakkan gagang telepon di tempatnya kembali, dia berbalik menuju meja makan, tempat si kecil sedang memakan sereal kesukaannya.
Saat berada di depan si kecil, Thomas tersenyum, menatap wajah si kecil yang belepotan akibat makanan yang ada di depannya.
__ADS_1
"Anak kecil kalau makan memang seperti ini ya berantakan," canda Thomas sembari mengambil tisu dan mengucapkan sisa makanan yang ada di pipi dan bibir Defril.
"Ayah, aku ingin bertemu ibu," cakap bocah itu.
"Iya, sebentar lagi, kau akan bertemu ibumu," jawab sang ayah yang selalu tampan dan tidak pernah berubah sikap manisnya terhadap Defril meskipun si kecil bukan anak kandungnya.
Rasa iba terhadap peristiwa yang dialami oleh Grace dan Defril, membuatnya tidak tega untuk melepaskan kedua orang itu.
Walaupun Thomas harus berduel di pengadilan untuk mendapatkan hak asuh Defril yang semula berada di tangan ayah kandungnya yang bejat itu.
Tepat satu bulan lamanya, hak asuh Def jatuh ke tangan mantan kekasihnya.
Keadaan ruang sidang sangat riuh oleh tepuk tangan, sedangkan mantan suami Grace langsung dijebloskan ke penjara karena melakukan tindakan KDRT.
Sejak saat itu, dia berjanji akan melindungi mantan kekasih dan Defril yang sangat ia sayangi.
__ADS_1
Setiap menatap Def, dia teringat akan dirinya sendiri yang juga mengalami hal yang sama. Def dan Thomas sama-sama menjadi korban ketidakadilan seorang pria yang mencintai lebih dari satu wanita, tapi untungnya dia masih bisa menyelamatkan Def dan tidak menjadikan bocah kecil itu menderita terlalu lama.
Saat ini, yang ada di dalam dadanya hanyalah rasa tenang. Defril, si kecil yang selalu tersenyum kala berada dekat dengannya.
Layaknya ayah dan anak, Def sangat dekat dengan Thomas.
'Jika kau harus menjadi masa lalu, tapi mengapa rasanya sakit untuk melepaskan, Cat, aku masih mencintaimu. Hanya itu yang akan aku sampaikan jika ada kesempatan kembali untuk bertemu,' batin Thomas.
Dia tiba-tiba teringat akan kisah masa lalunya yang sangat pedih, Thomas yang belum benar-benar lupa mendapatkan sebuah dilema yang sangat rumit.
Thomas berdiri diantara dua pilihan yang sangat sulit.
"Anak tampan ayah, ganti baju dulu, kita akan pergi ke rumah sakit setelah kau tidak belepotan lagi," ucap Thomas sambil bocah kecil itu.
Si kecil hanya diam menurut apapun yang dikatakan oleh ayah Thomas, karena sejatinya, Def sangat menginginkan pria itu menjadi ayahnya sejak pertama kali bertemu.
__ADS_1
******