Hasrat Terlarang Musuh

Hasrat Terlarang Musuh
Menepis nya


__ADS_3

Thomas yang mengetahui arah pembicaraan dari gadis yang ada di depan itu, memilih untuk menghindar.


Dia tidak akan membuat calon istri dari adiknya goyah karena perbuatannya di masa lalu.


"Apa maksudmu? aku sama sekali tidak mengerti!" ucap Thomas merasa hal ini tidak usah dibahas lagi.


Thomas terus aja menghindar, memutar kursi rodanya untuk menjauh dari Catlyn.


"Maafkan aku Thomas!" cakap sang gadis dengan berurai air mata. Dia menggenggam erat pegangan kursi roda, kepalanya menunduk pilu.


Thomas mencoba tenang menghadapi ini semua, dia memejamkan mata kemudian mengatakan sesuatu hal yang lebih bijak.


"Kau dan Rama, pasangan yang serasi dan tidak perlu memikirkan masa lalu lagi. Aku sudah mengikhlaskan diriku menjadi orang yang lemah seperti, apa yang terjadi padaku adalah musibah bukan karena orang lain, seharusnya kau juga memahami Rama lebih mencintaimu, pertama mu seperti apa yang kau katakan dulu," tandas Thomas.


Dia mencoba mengeluarkan apa yang ada di hatinya selama ini, menenangkan gadis yang ia cintai dan meluruskan kesalahpahaman.


"Kau tahu kan? ada anak kecil Grace? dia adalah anak aku dan wanita itu, kita sudah memiliki pasangan masing-masing dan janganlah menyakiti keduanya."


Deg!


Catlyn seperti dihantam ombak yang luar biasa menyakitkan dadanya, bukannya sedih ataupun pilu. Dia mengetahui bahwa Grace adalah wanita yang tidak baik.

__ADS_1


Wanita itu tidak cocok bersama Thomas.


Pria itu ada orang baik meskipun dulu mereka bermusuhan.


"Kau harus mengerti bahwa Rama menyiapkan segalanya untukmu, besok kau akan menikah. Jangan menyia-nyiakan kesempatan bersama dengan pria yang mencintai dan akan melindungimu selamanya."


Thomas, dia mencoba ikhlas meski rasanya sesak.


....


Dua puluh menit kebersamaan mereka hanya diisi dengan percakapan kepiluan, tidak ada rasa bahagia sama sekali.


Hingga Rama datang untuk menyapa keduanya.


Rama seperti orang bodoh yang siap untuk mendapatkan kebahagiaan yang tidak sejati. Pasalnya, hatinya yang tulus itu tidak diimbangi dengan perasaan yang sama dari gadis yang ia cintai.


Catlyn merasa bersalah kepada Thomas yang akan membuat hatinya condong kepada pria itu.


Menyakitkan sekali.


Cat terlalu mendalami perasaan itu hingga cinta Thomas benar-benar bisa ia lihat.

__ADS_1


Segala persiapan pernikahan ini adalah ide dari Thomas, jelas kali bahwa pria itu sangat mencintai Cat bahkan menyiapkan segalanya demi gadis yang ia cintai.


Cat terharu dengan apa yang dilakukan oleh Thomas dan tidak menghiraukan Rama sama sekali.


Rama masih menjadi bodoh karena tidak memahami situasi.


"Kalian tidak lucu, mengapa diam saja?" tanya Rama merasa aneh.


"Ada hal yang harus aku urus di sebelah, aku pergi dulu ya?" ungkap Thomas.


Dia memilih untuk menghindar daripada menjadi pusat perhatian Cat yang akan membuat Rama mencurigainya.


Selepas Thomas pergi, Catlyn mengusap air matanya dan membuat calon suaminya iba.


"Iya, aku tahu jika semua ini untukmu. Jangan menjadi cengeng."


Rama memeluk erat tubuh sang gadis, dia memenangkan Cat.


'Tuhan? permainan apa ini? aku sudah mencelakai Thomas tapi aku ... bahagia diatas penderitaannya? apakah pantas disebut seorang manusia?' batin Cat bergemuruh.


Dia tidak akan pernah mengampuni dirinya sendiri jika belum melihat sang rival bahagia, dia berniat ingin menjodohkan Thomas dengan temannya.

__ADS_1


Cat tidak percaya jika Grace adalah istri sah dari Thomas.


******


__ADS_2