
Setelah mengungkapkan apa yang terjadi, Thomas menghentikan mobilnya. Dia langsung menatap wajah Cat.
"Cat, berhentilah menangis. Aku tidak bisa melihatmu terluka."
Cat tetap menangis tapi langsung memeluk tubuh Thomas.
Dia memeluk tubuh itu sangat erat seperti sudah lama sekali tidak bertemu.
Catlyn menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya bahwa dia sangat mencintai Thomas lebih dari apapun juga, tidak sampai disitu dia juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena cinta suci yang telah Ia simpan mendapatkan balasan yang setimpal di akhir cerita keduanya.
"Aku sangat mencintaimu Thomas sangat, sangat, sangat mencintaimu lebih dari apapun."
"Aku pun sama Cat, sangat, sangat mencintaimu lebih dari apapun juga."
Kedua mata itu saling menatap kemudian tak terasa bibir keduanya telah terpaut.
Thomas melepaskan gairah yang ia pendam selama ini terhadap sang wanita.
Dia bahkan sudah berani memainkan lekuk tubuh sang wanita menggunakan bibirnya.
"Thomas...!!" Dessaa@han itu terdengar menggelora membuat Thomas semakin gencar melakukan serangannya.
Kain yang menutupi tubuh sang wanita sudah berserakan di bawah, Thomas sudah tidak tahan lagi untuk melakukannya.
Dia menelurusuri pipi, dagu, leher dan berakhir di dada sang wanita menggunakan lidahnya yang membahana.
"Sssshhhh ... baby, stop!" Sang wanita menghentikan serangan Thomas.
"Maaf Cat, aku terlalu bersemangat."
__ADS_1
Thomas menghentikan serangannya.
"Kita menikah dulu," imbuh Thomas yang melirik bagian menonjol dari sang wanita pujaan.
"Kau ingin memegangnya?"
"Tidak, nanti kita akan melakukan hal itu."
....
Thomas menyadari jika dia khilaf.
Sang wanita yang tidak mempermasalahkan hal itu terjadi merasa kecewa, dia sudah ingin menyatu dengan Thomas. Akan tetapi rasanya aneh saat gelora aku tiba-tiba menghilang.
Thomas membantu sang wanita mengenakan pakaian ia dan langsung tancap gas menuju tempat yang ingin ia tuju.
"Thomas, kau cukup pandai dalam hal kissing?"
"Astaga, kau melihat semua itu dari film biru?"
"Tidak, film romance biasa."
"Oh aku kira."
"Aku bukan pria mesyum hanya saja bengal."
"Haha ... kau pandai bercanda."
Thomas tersenyum, dia sudah menemukan cintanya kembali. Begitu pula Cat.
__ADS_1
Satu jam kemudian, mobil Thomas telah sampai di tempat yang dijanjikan.
Sebuah pantai yang indah.
"Thomas, apa ini?"
"Pantai, dimana aku sudah memimpikan bersama denganmu di sini."
"Kau romantis sekali sayang."
Cat sudah terang-terangan dalam menyampaikan rasa sayangnya terhadap Thomas. Dia tidak pernah merasakan kebahagiaan ini sebelumnya. Rasanya sangat membuncah dan tidak terkira.
Thomas meminta wanita kesayangannya turun dari mobil, kedua orang yang sedang dalam perasaan saling jatuh cinta yang mendalam.
Thomas dan Cat berlarian sambil bermain pasir pantai.
Kebahagiaan benar-benar berada dalam genggamannya.
Dua orang yang semula tidak saling menyukai bertahan memberikan perasaannya ke dalam hati masing-masing dalam jumlah yang sama besarnya.
Langit dan laut seperti syair ama dengan kata hati mereka yang selalu dalam kebahagiaan tanpa ada kesedihan lagi.
Hari berat yang harus mereka berdua lalui kini telah sirna, yang tertinggal hanya kebahagiaan dan sukacita.
Selama ini, Cat mengarungi hidup penuh dengan ancaman dan tekanan.
Namun, dia telah berhenti dalam satu titik yang membuatnya nyaman yaitu bersama Thomas.
"Terimakasih Thomas, kau selalu sama aku di saat situasi apapun. Aku terima kasih kepadamu yang sangat baik kepadaku meskipun selama ini aku tidak membalas cinta yang kau berikan kepadaku padahal, lebih baik dari adik dirimu."
__ADS_1
Sang wanita merasa bersedih kala mengingat masa lalunya yang luar biasa kelam.
******