Hasrat Terlarang Musuh

Hasrat Terlarang Musuh
Pulang bersama


__ADS_3

Thomas dan Catlyn memutuskan untuk langsung kembali ke rumah karena kebetulan kelas berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan karena Bu Erna sedang ada urusan penting.


Sebagai gantinya, para mahasiswa dan mahasiswi mendapatkan tugas yang harus segera dikumpulkan via email.


Thomas merasa senang hari ini karena waktu senggang semakin banyak, dia berencana untuk pergi ke perpustakaan kota untuk mencari bahan tugasnya.


"Thom, mau pulang ke rumah?" tanya Cat sembari beranjak dari tempat duduknya.


"Aku mau ke perpustakaan kota dulu, aku malas menggunakan artikel di internet, kadang semuanya sama dan tidak ada gregetnya," beber Thomas yang juga beranjak dari tempat duduknya.


"Oke, aku ikut denganmu," kata Cat.


Thomas tersenyum ke arah Cat, keduanya berjalan beriringan keluar dari kelas tersebut.


Sepanjang perjalanan keduanya terlihat akur, pemandangan ini sangatlah membuat heran semua mahasiswa yang ada di kampus itu.


"Wah! ada yang akur oi!" sindir salah satu mahasiswa yang ada di sekitar lorong yang mereka lewati.


Thomas dan Cat tidak terlalu memperhatikan hal itu, justru Cat lebih memilih untuk menghabiskan snack yang ada di tangannya.

__ADS_1


"Thom, kotak snack ku, tolong bawakan ya?" pinta Cat.


"Oke," jawab Thom singkat.


Orang-orang yang berada di sekitar lorong itu terperangah tidak percaya, biasanya 2 orang yang sering beradu mulut selalu menjunjung tinggi amarah yang membara. Akan tetapi pemandangan aneh seperti ini sungguh mengherankan.


Perasaan macam ini, juga dirasakan oleh Grace. Gadis yang sudah meninggalkan Thom dengan cara yang menyakitkan itu ternyata masih saja penasaran tentang kehidupan yang mantan kekasihnya jalani.


Diam-diam sang gadis mengikuti langkah keduanya menuju tempat parkir kampus.


"Aku tidak yakin jika pria seperti mantan kekasihku itu mau dengan wanita bar-bar macam Cat, mereka sama sekali tidak cocok," kata Grace yang mana masih berada di belakang keduanya meskipun jaraknya lumayan jauh.


Namun, saat dia ingin melangkah kan kakinya menuju tempat parkir, tangannya dicekal oleh seseorang.


"Tidak perlu mengurusi mereka berdua, kau menjadi milikku sekarang," tandas seorang pria yang ternyata adalah kekasih baru Grace.


Mau tidak mau gadis itu harus mengikuti apa yang dikatakan oleh sang kekasih karena dia juga butuh uang darinya.


Grace sebenarnya tidak begitu mencintai sang kekasih, dia menerima sang kekasih karena itu sangat kaya dan mau melampiaskan has rat nya yang sangat menggebu-gebu.

__ADS_1


Dia berulang kali meminta kepada sang mantan kekasih, tetapi Thomas tidak menyukai hubungan seperti itu sebelum pernikahan.


Thomas sudah terlalu sakit hati melihat kelakuan Sang ayah, dia akan menjaga orang yang sangat dicintainya tanpa merusaknya.


Saat Thomas mengatakan hal ini, Grace langsung sakit hati dan pergi meninggalkannya.


Beberapa hari setelah itu, dia selalu menjauhi sang kekasih karena hubungan mereka semakin monoton.


Puncaknya, dua hari lalu saat dirinya langsung memutus hubungan dengan Thomas.


Rasa sakit yang Thomas alami, sangatlah pedih karena dia yang harus menanggung apa yang dilakukan oleh ayahnya.


Setelah mendapatkan karma yang tidak seharusnya ia dapatkan, kini gilirannya meraih kebahagiaan.


Dia terlepas dari gadis tidak baik dan lebih dekat dengan gadis lain yang ia sebut rival namun mampu menjadi teman.


Grace yang tidak menyukai kedekatan sang mantan dengan Cat, mencoba menyusun rencana jahat.


'Jika kau bahagia dengan musuhmu, tidak akan aku biarkan itu terjadi. Selamanya kalian hanya boleh menjadi musuh, aku tidak akan membiarkan permusuhan menjadi cinta,' batin Grace dengan senyum jahatnya.

__ADS_1


*******


__ADS_2