Heart Choice

Heart Choice
Episode 15


__ADS_3

"Fani...."panggil zeno,


fani yang mendengar namanya dipanggil itupun, menolehkan kepalanya kesumber suara, lalu zeno pun melangkah mendekati fani, tepat sekarang ini tubuh zeno sudah berada disamping fani, dan fokus memperhatikan fani.


"ada apa" tanya zeno pelan dan juga terbilang lembut.


fani yang sedari tadi diam dan menunduk itu pun, merasa takut pasalnya ia takut akan dimarahi oleh zeno karna kecerobohannya itu, merasa fani tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh zeno, zeno merangkuh pinggang fani dan mendekatkannya ketubuh zeno.


disaat fani akan menjawab pertanyaan zeno tadi, dengan sedikit keberaniannya,tetapi suara dari arah depan mereka mendahului dan memanggil "zeno"panggil seseorang itu. sontak zeno memfokuskan arah matanya kesumber suara yang memanggilnya.


"agam"sapa zeno kembali.


"iya gue agam, apa kabar lo"tanya agam


"Hmmm, gue baik" zeno


"lo apa kabar" tanya zeno balik


"gue juga baik seperti yang lo liat" jawab agam


"lo ngapain disini "tanya agam


"oh, ini gue gantiin bokap gue untuk dateng ke acaranya om irion, karna bokap gue berhalangan hadir" jawab zeno


agam hanya menanggapi jawaban yang dilontarkan oleh zeno tadi dengan ber-oh ria.

__ADS_1


"eh BTW, cewek yang ada disamping lo siapa, adik lo?" tanya agam


pasalnya setau agam, zeno tidak memiliki adik yang berjenis kelamin perempuan, dan setau agam juga zeno hanya mempunyai satu adik saja, dan itupun berjenis kelamin laki-laki, lalu siapa gadis yang ada disamping zeno itu.


dari mana agam tau tentang zeno? tentu agam tau,


dulu agam adalah bisa dibilang teman dekat zeno waktu mereka berdua masih duduk dibangku perkuliahan di Harvard University, dan disaat mereka sudah menyelesaikan pendidikan mereka masing-masing pun keduanya masih akrab dan berteman, dan sampai akhirnya kurang lebih tiga tahun lalu, kedua orang itu yaitu zeno dan juga agam sudah tidak saling komunikasi lagi, dikarenakan mereka sibuk mengurus masa depan mereka masing-masing, zeno yang memilih meneruskan perusahaan ayahnya yang ada dijakarta, sedangkan agam ia lebih memilih membangun perusahaan disingapore.


"dia istri gue"jawab zeno


agam yang mendengar itupun menaikkan sebelah alisnya "istri?, gue kira lo udah nikah sama salsa" tanya agam


zeno yang awalnya terlihat santai, setelah mendengar ucapan dari agam itupun sontak memelototkan matanya kepada agam "apa-apaan agam ini"batin zeno


agam yang merasa dipelototi oleh zeno itupun hanya nyengir kuda.


zeno yang merasa agam mempunyai ketertarikan kepada fani itupun, merengkuh kembali pinggang fani dan kembali mendekatkannya ketubuh zeno dengan posesivnya.


"ngapain lo disini" tanya zeno, mengalihkan pembicaraan


"gue juga diundang sama om irion, om irion itu rekan bisnis gue" jawab agam


"oh, bukannya lo disingapore?" zeno


"iya gue dua tahun disingapore, tapi udah satu tahun ini gue balik kejakarta"

__ADS_1


"oh, gitu" jawab zeno sekenanya, "yaudah kalau gitu gue sama istri, mau pamit balik dulu" ujar zeno


"cepet aman lo"tanya agam


"iya gue juga ada urusan diluar" ujar zeno kembali


"oh, oke deh, lain kali kita meet lagi dijakarta zen, lama kan kita gak ngobrol-ngobrol" ujar agam


zeno hanya mengangguk dan berjalan melewati agam yang diikuti oleh fani disamping zeno.


setelah dirasa zeno dan juga fani sudah menghilang dari pandangan agam,


agam pun berkata "istri, lalu salsa bagaimana, bukanya zeno cinta mati sama salsa"ucap agam berbicara kepada diri sendiri.


***


"tadi kamu kenapa" tanya zeno yang sudah keluar dari pesta acara yang diselenggarakan oleh om irion, tadi sesudah zeno keluar dari toilet, ia mendatangi om irion terlebih dulu dan ingin berpamitan untuk pulang, lalu om irion pun mengizinkan, dan disaat zeno ingin mendatangi fani, zeno melihat fani dan juga agam berbicara.


"tadi aku tidak sengaja, menabrak lelaki tadi dan menumpahkan makanan" ucap fani.


"dia agam temanku, lain kali kamu harus lebih berhati-hati lagi dan jangan ceroboh seperti tadi" ujar zeno memperingatkan fani dengan nada lembut.


"iya maafkan aku," ujar fani, yang dipenuhi dengan penyesalan


"hmm tidak masalah" jawab zeno kembali.

__ADS_1


TBC


__ADS_2