Heart Choice

Heart Choice
Episode 23


__ADS_3

“sayang”panggil salsa setelah melihat zeno keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk putih yang menutupi setengah badannya saja.


Salsa melangkah mendekati zeno, “jangan marah lagi, aku minta maaf.. bukannya baru pertama kali ini aku membohongimu, apalagi ini hanya masalah kecil” dusta salsa


Zeno masih diam dan menggosokkan handuk kecil kerambutnya yang habis keramas itu di depan cermin besar.


“sayang”panggil salsa lagi yang kali ini meraba-raba dada bidang zeno.


“ayolah sayang, maafkan aku.. ya..ya..”goda salsa dengan nada bicara yang dibuat manja


“hmm.”hanya kata itu yang diberikan oleh zeno


“kok hmm aja si sayang,”salsa


“iya aku maafin kamu, tapi inget jangan diulangi lagi” ujar zeno


Salsa tersenyum puas “iya aku janji”ujar salsa.


Disaat zeno ingin menuju walk in closet untuk mencari baju yang akan ia kenakan, salsa malah menyeret tangan zeno untuk menuju ke atas ranjang dan mendorong tubuh zeno agar berbaring diranjang itu.


Lalu tanpa aba-aba handuk yang terlilit dipinggang zeno itupun terlepas karna di Tarik oleh salsa.


“mau apa kamu”Tanya zeno


“menurut kamu, apa yang akan aku lalukan” Tanya salsa balik


“jangan bercanda”ujar zeno

__ADS_1


“aku tidak bercanda sayang, kemarin waktu diparis kita hanya sekali melakukkannya, gara-gara terganggu atas hadirnya gadis itu”ucap salsa


“tapi aku sedang tidak ingin, aku masih lelah dengan kepulangan kita dari paris”ujar zeno


“kamu ini kenapa,,biasanya aku hanya menggodamu saja kamu udah ON..”


“apa jangan-jangan kamu sudah mulai menyukai gadis itu” Tanya salsa curiga


Zeno membatin dalam hati “apa iya gue udah mulai suka sama fani, tapi memang benar apa yang dikatakan salsa, melihat salsa dengan pakaian dalam dan juga disaat salsa hanya menggodanya saja, gue udah terangsang, tapi kok ini..!!! gak-gak mungkin gue suka sama fani”


“bukan seperti itu sayang, aku hanya lelah, lagipula nanti malah bisa bukan, malah lebih banyak waktu untuk nanti malam”ujar zeno mengalihkan.


Lalu salsa bangkit dari ranjang itu, dan berkata “yasudah.. tapi kamu harus janji ke aku bahwa kamu tidak akan pernah menyukai gadis itu” Ucap salsa


“iya aku janji”jawab zeno ragu.


Tiba-tiba saja ponsel salsa berdering, yang sontak membuat keduannya memberhentikan ciuman mereka.


“siapa” Tanya zeno


Salsa mengedihkan bahunya dan berjalan kearah nakas untuk mengambil ponselnya.


Lalu salsa melihat nama yang tertera dilayar itu dan detik berikutnya dia merasa gugup dan berjalan menjauh dari hadapan zeno.


Selang beberapa saat salsa sudah menyelesaikkan pembicaraannya dengan orang disebrang sana dan kembali kehadapan zeno yang sedang berbaring diatas ranjang dengan memainkan ponselnya


“siapa sayang”Tanya zeno lagi

__ADS_1


“Hmm,, it-itu Bos aku telfon, katanya sore nanti aku harus ikut dia untuk menghadiri pesta pembukaan cabang barunya di Surabaya”ucap salsa yang dibuat selancar mungkin agar zeno tidak curiga


“berapa lama”Tanya zeno


“mungkin lima harian sayang”


“apa tidak lebih baik jika kamu keluar saja dari kantormu itu, dan bekerja di perusahaanku sebagai sekretarisku”Tanya zeno


“sayang, sudah aku katakan berapa kali kepadamu, aku—“ucapan salsa terhenti


“iya..iya yasudah, terserah kamu saja” ucap zeno


“yasudah kalau begitu aku akan siap-siap mengemasi barang-barangku dulu”ucap salsa yang diangguki oleh zeno.


2 jam kemudian, salsa sudah rapi dengan baju dan koper ditangannya.


Salsa dan zeno berjalan menuju pintu appartemen untuk mengantar salsa keluar. Setibanya dipintu appartemen zeno berkata “yakin tidak mau aku antar” Tanya zeno


“iya sayang tidak usah”


“yasudah kalau begitu, hati-hati”ujar zeno


“iya.. aku pergi dulu, inget janji kamu ya.. selama aku tinggal, kamu jangan macem-macem sama gadis itu” ucap salsa meyakinkan


“iya aku janji”Ucap zeno


Lalu salsapun mencium singkat bibir zeno dan berlalu pergi.

__ADS_1


TBC.


__ADS_2