
Selesai memasak fani menyiapkan nasi serta lauk itu diatas meja makan, sedari tadi fani hanya diam tanpa berkata sepatah katapun, sedangkan zeno lelaki itu hanya mengekori fani dari belakang
Fani mengambil nasi serta lauk pauk dan menaruhnya diatas piring, setelah itu piring yang sudah ia kasih nasi dan lauk tadi, ia taruh dihadapan zeno yang sudah duduk di kursi utama meja makan.
Fani yang akan melangkahkan kakinya untuk pergi dari hadapan zeno, tertahan tak kala merasa cekalan dari tangan zeno ke tangannya. “mau kemana kamu?” tanya zeno
“aku akan mencuci perabotan kotor bekas memasak tadi” ucap fani pada akhirnya.
“nanti saja, kita makan dulu” ujar zeno
“aku masih agak kenyang” dusta fani
“kenyang dari mana, kamu makan saat pulang sekolah tadi, dan sekarang sudah waktunya untuk makan malam”
“ayo, sini makan” ajak zeno
Fani menggelengkan kepala tanda menolak, sedangkan zeno berusaha untuk membujuknya “ayo” ajak zeno
“tidak ka” ujar fani
“AYO SINI” seru zeno agak keras, sedari tadi zeno sudah berusaha untuk bersikap lembut kepada istrinya ini, namun namanya manusia pasti punya batas kesabaran, apalagi fani mengacuhkan dan mencuekkannya sedari tadi tanpa tahu kesalahan apa yang sudah ia perbuat.
Fani yang dibentak seperti itu, merasa hatinya tercubit dan mencelos. Sebelumnya tidak ada yang pernah membentak ataupun berbicara kasar kepadanya. Hanya zenolah yang sejak awal mereka menikah yang pertama kali membentak dan memperlakukkannya kasar.
Tanpa disadari air mata fani menetes begitu saja, zeno yang melihat fani menangis itupun merasa menyesal karna telah membentakknya.
“maaf kan aku” sesal zeno,
“aku tidak bermaksud membentakmu, aku merasa frustasi karna kamu mengabaikanku, tanpa aku tahu dimana letak kesalahanku” lanjut zeno.
__ADS_1
Fani mendongakkan kepalanya untuk melihat kearah zeno dengan air mata yang terus mengalir “apa kaka tidak merasa bahwa kaka sudah menyakiti hatiku” ujar fani pada akhirnya, ia sungguh tidak tahan memendam ini semua, ia butuh pelampiasan untuk meluapkan perasaan sesak didadanya.
Zeno masih menggenggam tangan fani “maksud kamu apa” tanya zeno dengan bodohnya
Fani melepaskan genggaman tangan zeno dan berdecak kesal lalu menghampus air matanya “lupakan” ucap fani dan berbalik badan ingin menuju kekamarnya.
Zeno bangkit dari duduknya dan berkata “jika kamu tidak mengatakan apa yang sudah aku lakukan hingga membuatmu mengabaikanku seperti ini, bagaimana aku bisa tahu dimana kesalahanku fan”
fani berbalik badan untuk berhadapan dengan zeno “tadi direstoran apa kaka tidak sadar bahwa kaka mengabaikanku hanya karna kaka melihat salsa juga berada disana, dan apa kaka juga tidak sadar bahwa tadi kaka menyuruhku menyimpan sebuah lingering milik salsa. Sebuah lingering berada dikamar seorang pria yang sudah beristri”
fani tersenyum tipis dan menghapus air matanya “harusnya aku yang sadar, bahwa aku hanya buang-buang waktu menunggu kaka, aku ini hanya istri yang tidak pernah kaka harapkan!!” ujar fani, ada sedikit kelegaan didadanya tak kala meluapkan separuh isi hatinya kepada zeno.
“apa aku salah jika aku cemburu kepada salsa, apa aku salah bahwa aku sudah mencintai kaka, suamiku sendiri” lanjut fani.
“tidak!!,,tidak kamu tidak salah fan”
“lepass” ucap fani berusaha melepaskan tangan zeno yang menggengkam kedua tangannya
“tidak, aku tidak akan melepaskanmu, tolong maaf kan aku” lanjut zeno
“aku capek ka, aku juga punya hati, kaka selalu meminta maaf dengan kesalahan yang sama” ujar fani.
“kali ini aku benar-benar minta maaf, kamu itu salah faham”
“tadi aku melihat salsa karna dia jalan bersama dengan pria, dan saat aku ingin menghampirinya, dia sudah tidak terlihat” ujar zeno menjelaskan
“lalu apakah kaka marah, jika salsa jalan dengan seorang pria?” tanya fani kepada zeno, yang diangguki oleh zeno.
Fani berdecak “sudah aku duga, bahwa dihati kaka Cuma ada nama salsa” ujar fani
__ADS_1
“bukan seperti itu, aku marah karna berani-beraninya dia selingkuh, dan jika benar dia selingkuh itu akan aku buat alasan agar berpisah darinya” ujar zeno menjelaskan kepada fani.
“karna ada sesuatu yang tidak bisa membuat aku dan salsa berpisah dengan begitu mudahnya” lanjut zeno
“Itu bukan urusanku” ujar fani dan memberontak untuk melepaskan tangannya
“lepas” lanjutnya
“FANI, dengerin aku dulu” sentak zeno
“apa yang harus aku dengerin, HAHH”ujar fani.
“kamu harus tahu ceritanya kenapa aku susah melepaskan salsa, agar tidak ada kesalah fahaman lagi diantara kita”
“tolong dengarkan cerita aku sebentar, aku mohon” pinta zeno
Ada sedikit rasa tidak tega melihat zeno memohon seperti itu, dan pada akhirnya fani menganggukkan kepala tanya menyetujui permohonan zeno. Dan zeno yang melihat anggukan fani itupun tersenyum.
Zeno membawa fani untuk berjalan keruang tamu. Sesampainya diraung tamu zeno duduk dengan posisi penyamping untuk melihat fani.
Fani yang mulanya duduk dengan arah pandang lurus menghadap televisi, kini ia menyampingkan badannya untuk berhadapan dengan zeno tak kala zeno menyuruhnya untuk melihat matanya.
Zeno yang merasa fani sudah fokus dengan melihat matanya dan menghadap kearahnya itupun memegang kembali kedua tangan fani untuk ia genggam dan mulai menceritakan semuanya.
FLASBACK ON”
“dulu mama salsa meninggal, dan sebelum beliau meninggal ia menitipkan salsa kepadaku, agar aku menjaganya karna salsa sudah tidak mempunyai keluarga lagi selain aku orang terdekatnya saat itu. Dan semenjak meninggalnya mama salsa, aku dan salsa menjalani hubungan seperti biasa layaknya orang berpacaraan pada umunya, sampai akhirnya pada suatu ketika dipesta ulang tahun nico, aku dan salsa mabuk berat, yang menyebabkan aku melakukan hubungan suami istri dengannya, lalu paginya aku melihat salsa menangis disampingku dengan hanya mengenakan selimut yang menutupi badannya, dia berbicara bahwa aku yang telah merenggut kesuciannya, aku lah orang pertama yang mengambil mahkotanya, dan selang beberapa minggu sejak kejadian itu, salsa hamil, hamil anak aku, dan aku bertekat akan bertanggung jawab dan akan menikahi salsa, walaupun mama dan papa pasti akan menentang itu semua, dan lagi-lagi musibah datang menghampiri kita (zeno dan salsa) disaat aku dan salsa akan memeriksakan kandungannya, mobil yang aku kendari mengalami kecelakan yang mengakibatkan salsa keguguran, aku merasa bersalah aku merasa bahwa akulah penyebabkan penderitaannya. Dan sejak saat itu aku bertekan akan selalu menjaga, melindungi dan mencintainya”
FLASBCAK OF
__ADS_1