
Bell.. Pulang sekolah berbunyi pertanda semua murid sudah diperbolehkan untuk meninggalkan kelas dan kembali kerumah masing-masing. termasuk kedua gadis yang bernama fani dan fitri, kedua gadis itu memasukkan alat tulisnya kedalam tas lalu berjalan keluar kelas untuk menuju ke gerbang sekolah
"Fani.."panggil seseorang dari arah belakang.
kedua gadis itupun kompak memberhentikan langkahnya dan memutar badannya untuk melihat siapa yang memanggil fani.
Aldo sedikit ngos-ngosan karna berlari mengejar fani dan juga fitri.
"Eh ka aldo, ada apa?" tanya fani.
aldo menarik nafasnya perlahan untuk sedikit mengurangi capek yang disebabkan berlari kecil tadi. "kamu pulang bareng siapa"
"aku dijemput supir ka" jawab fani, ia memang dijemput supir bukan, supir dari kantor suaminya.
"Yah, padahal aku ingin mengajak kamu pulang bareng dan membeli buku novel bersama di toko buku " kata aldo.
sebelumnya aldo memang mengetahui jika fani suka membaca novel, aldo sering melihat fani duduk sendirian di bangku taman sekolah hanya untuk sekedar membaca sebuah novel. oleh karna itu aldo berniat mengajak fani untuk ke toko buku bersama lalu membeli buku novel keluaran terbaru.
"maaf ka, lain kali saja bagaimana?" ujar fani tidak enak.
raut wajah aldo terlihat sedikit kecewa "baiklah tidak masalah, lain kali kita pulang bersama,, yasudah kalau begitu aku duluan ya. dah fani, fitri " ujar aldo sambil melambaikan tangan, dan berjalan mendahului fani dan juga fitri.
fani hanya membalas senyuman kepada aldo, sedangkan fitri dia membalas lambaian tangannya kepada aldo.
__ADS_1
"fan, kenapa lo gak pulang bareng aja si sama ka aldo, dia tuh kayaknya suka deh sama lo" tebak fitri
" tau dari mana kamu, kalau ka aldo suka sama aku, jangan ngarang deh,, lagian ya mana mungkin sih ka aldo suka sama aku, dia itu udah ketua team basket trus anggota OSIS lagi. mana mau dia sama aku" jawab fani.
"isttt.. gue tuh bisa menerawang masa depan tau fan, lagian ya lo pikir aja, kalau ka aldo gak suka sama lo, gak mungkin kan dia ngejar-ngejar lo dari dulu dan selalu ngajak pulang bareng lo terus"
Fani berkata dalam hati "Benar juga apa yang di katakan fitri" tapi fani langsung menepis pikiran itu, karna jika pun itu benar bahwa ka aldo menyukainya fani tidak bisa membalas perasaan aldo, karna fani saja sudah bersuami.
"udah ah, kenapa malah bahas ka aldo sih, yuk pulang" ajak fani kepada fitri untuk melanjutkan langkahnya menuju gerbang sekolah, fitri pun menurut dan berjalan bersama disamping fani sambil mengobrolkan hal-hal yang tidak penting.
"Kamu dijemput supirnya tante kamu ya fan?" tanya fitri yang melihat seorang pria paruh baya berpakaian hitam, seragam supir yang telah menunggu fani di depan gerbang sekolah.
"iya fit, hari ini aku tidak masuk kerja, karna tante seli, ada acara makan malem gitu, jadi mungkin aku bantu-bantu beliau" kata fani
"gak papa aku duluan?, apa kamu mau bareng aku aja?" tanya fani, yang belum melihat supir fitri berada didepan gerbang sekolah.
"iya gakpapa lo duluan aja, lagian supir gue bentar lagi mungkin dateng, lagipula ya kalau gue bareng lo itu gak mungkin, kita kan beda arah, ntar supir lo muternya kejauhan.. udah sana uuuuusssshhhh" usir fitri sambil tangan nya bergerak-gerak untuk mengusir fani.
fani tersenyum, dan tidak tersinggung atas usiran fitri, itu sudah biasa mereka lalukan.
"yaudah aku duluan ya fit" kata fani
"iya hati-hati fan"
__ADS_1
fani menganggukkan kepalanya kepada fitri pertanda balasan atas ucapan fitri, gadis itu berjalan menuju mobil kantor zeno dan tersenyum kepada sang supir.
sang supir berkata "mari nona" menuntun fani untuk berjalan ke arah kursi penumpang lalu membukakan pintu penumpang agar fani bisa masuk, dirasa fani sudah masuk fani berkata terima kasih yang dibalas senyuman oleh sang supir dan sang supir menutup pintu mobil itu, lalu berjalan kearah depan kemudi dan menyalakan mobilnya untuk menuju ke kantor zeno.
didalam perjalanan menuju kantor zeno, fani hanya diam sambil melihat pemandangan kepadatan dan kemacetan ibu kota jakarta. saat sedang melihat hiruk birukkan kendaraan yang berlalu lalang, ponsel fani bergetar, gadis itupun mengambil ponselnya yang ada disaku baju sekolahnya dan ingin melihat siapa yang mengirimkan pesan untuknya, ternyata suaminya yaitu zeno yang mengirimkan pesan,
KAK ZENO
"dimana kamu, kenapa lama sekali sampai kekantor ku"
fani membalas pesan dari zeno
FANI
"sebentar lagi sampai ka"
pesan dikirim dan hanya centang biru dua yang artinya zeno hanya membaca balasan dari fani, dirasa zeno tidak lagi membalas pesannya, fani lalu mengembalikan ponselnya kedalam saku baju sekolahnya.
zeno yang sedari pagi kadang melamun dan melihat ponsel yang terdapat foto fani lalu melihat jam dinding yang terdapat di ruang kerjanya itupun tidak sabaran untuk melihat wajah fani.
lelaki tampan itu, sedari tadi hanya melihat kearah pintu, zeno kesal lantaran fani tidak kunjung datang padahal supir yang disuruh zeno untuk menjemput fani sudah berada disekolah fani dari satu jam yang lalu, lantas kenapa sampai sekarang tak kunjung datang, bukankah anak sekolah sudah pulang sejak 30 menit yang lalu. zeno dibuat galau oleh fani
"bisa-bisanya gue kayak gini, cuma gara-gara bocah" ujar zeno sendiri
__ADS_1
TBC