
Setelah menyelesaikan makan malam mereka tadi, disinilah sekarang zeno dan fani.
Zeno keluar dari kamar mandi, Lelaki itu baru saja menyelesaikkan aktifitas mandinya, sedangkan fani gadis itu sudah berbaring diatas ranjang zeno, dengan perasaan yang gelisah.
Pasalnya ia takut salsa datang dengan tiba-tiba dan marah kepadanya karna berani-beraninnya ia tidur satu ranjang dengan zeno.
Pemikiran yang minim bukan, seharusnya yang marah itu dirinya, karna berani-beraninya salsa tidur satu ranjang dengan zeno, tanpa ikatan pernikahan.
Saat ini Zeno sudah berada diatas ranjang, disampaing istri kecilnya, akan tetapi ia melihat raut kegelisahan diwajah fani merasa penasaram ia pun bertanya “ kenapa?”
“Tidak apa-apa” elak fani, yang memperlihatkan senyum simpulnya.
Akan tetapi zeno tidak mempercayai ucapan fani “ apa kamu tidak mau jujur kepadaku?”
“aku takut salsa akan marah kepadaku”
“kenapa harus marah?”
“karna..karna aku satu tempat tidur dengan kaka”
“hahahaha..”zeno tertawa, lalu ia pun melanjutkan perkatannya “sudah berapa kali aku bilang, kamu itu istri aku jadi memang sepantasnya kamu satu ranjang dengan ku bukan?”
“sudah lebih baik kita tidur, dan besok kamu tidak usah masuk sekolah dulu” ujar zeno mutlak
Fani mengikuti apa yang diucapkan oleh zeno, dan akhirnya ia memejamkan matanya, selang beberapa menit ia sudah terlelap kealam mimpi, sedangkan zeno lelaki itu masih betah berbaring sambil menatap langit atap kamarnya
Sekilas zeno melirik kearah samping, dimana fani tidur, merasa fani sudah tertidur pulas. Zeno memiringkan badannya untuk ia hadapkan ke arah fani.
Ia tersenyum melihat fani yang tertidur nyenyak, “kenapa aku baru menyadari bahwa kamu itu cantik, dan natural” ujarnya sambil mengelus pipi fani. Zeno pun memajukkan badannya agar lebih mudah untuk memeluk fani, kepala fani ia senderkan di dadanya dan dengan begitu ia lebih leluasa untuk mendekap tubuh istrinya.
Zeno tentunya melakukan itu dengan hati-hati karna ia tahu tangan fani terluka.
Sambil mendekap tubuh fani, tangan zeno mengelus rambut halus fani naik turun, aktivitas itupun ia lakukan sampai beberap menit, hingga akhirnya kantuk pun datang menghampiri zeno.
****
Pukul 21.00
sedangkan ditempat yang berbeda,
Agam memasuki sebuah Club Malam yang terkenal di kawasan Jakarta selatan, lelaki berperawakan gagah dengan postur tubuh tinggi itu, ingin menghampiri seseorang yang sebelumnya sudah membuat janji dengannya,
__ADS_1
Didalam club malam tersebut, agam menolehkan kepalanya kekanan dan kekiri untuk mencari seseorang, disaat ia menelusuri ruang club malam itu dengan matanya, disaat itulah agam menemukan seseorang yang dicari sedang duduk dibangku panjang dipojok kanan dengan ditemani beberapa wanita penghibur, tanpa menunggu lama agam pun menuju ke orang tersebut.
Sesampainya di sana, agam berdecak sebal “dasar lo dari dulu gak pernah berubah” lalu ia duduk didepan seseorang itu dengan kaki dibersilah.
“hahah….lo hafal lah tabiat gue gimana” seseorang itupun berdiri dan berjalan untuk duduk disamping agam.
“gimana kabar lo bro” ujar seseorang itu kembali.
“baik, lo gimana” tanya agam
“ ya seperti yang lo liat, sekarang”
“yayay, gimana kabar orang tua lo nic” tanya agam
Ya, orang itu adalah nico teman agam dan juga zeno, mereka bertiga dulu semasa SMA adalah teman akrab bisa dibilang bersahabat, akan tetapi setelah lulus SMA mereka memilih hidup dengan pilihan masing-masing.
“mereka baik” ujar nico sambil menegug wine yang berada ditangannya.
Agam mengangguk kan kepala “ usaha lo gimana?” tanya agam kembali.
“bulan kemaren gue, baru buka café ” ujarnya singkat
“lo udah gak ngurus perusahaan bokap lo, emang?” tanya agam, pasalnya dulu saat mereka lulus sekolah orang tua nico menginginkan ia sekolah diluar negri mengikuti langkah zeno dan juga agam, akan tetapi nico tidak berminat sama sekali, oleh sebab itu orang tua nico memberikan pilihan agar nico memilih meneruskan membangun perusahaan orang tuanya agar lebih maju dan suksek atau berkuliah diluar negri.
“masih” jawabnya singkat.
Agam kembali menganggukkan kepala,
Nico memberikan segelas wine kepada agam, dan agam pun menerimanya.
“malem ini gue yang traktir, dan lo bebas pilih wanita mana yang lo mau aja untuk one night Stand”
“hahaha, gak perlu, gue lagi gak kepengen”
“tumben lo”
“Hmmm” jawab agam singkat.
“ngomong-ngomong, kemana si Clara” tanya agam, ia tahu bahwa nico dan juga clara dulu saat masa-masa SMA sudah berpacaran dan seingatnya juga bahwa dua tahun lalu saat agam keindonesia hanya sekedar mengecek bisnisnya, nico dan juga clara masih berpacaran dan akan segera menikah, karna orang tua nico dan clara sudah saling mengenal satu sama lain.
“udah putus gue sama clara” ujar nico
__ADS_1
Agam menyatukan alisannya heran “ putus,?”
“dia selingkuh, sama asistennya sendiri” ujarnya cuek, lalu meneguk wine kembali.
Agam menepuk-nepuk pundak nico “ turun berduka cita” ujarnya cuek
Mendengar ucapan yang di lontarkan agam barusan, nico menoleh ke agam “lo kira keluarga gue ada yang mati” ujarnya sewot
“hahahhaha, lo kan kaya dan ganteng bisa lah dapetin yang lebih dari clara” ujar agam
“ ya tentu, dan saat ini gue lagi suka sama pegawai dicafe gue sendiri” ujar nico
“maksud lo waiters lo?”
“hmm”
“Lo yakin, dia kan gak selevel sama lo, dan apa orang tua lo setuju?” tanya agam
“dia itu temen adek gue, dan gue udah kenal dia dari dulu dan orang tua gue juga udah kenal sama dia” ujarnya
“ trus kenapa dia bisa kerja dicafe lo?” tanya agam kembali
“udah lah, kapan-kapan gue ceritain lebih detailnya, sekarang kita have un aja” ujar nico
“eh iya, zeno mana, gak lo ajak dia gabung sama kita?” tanya nico
“gak, dia lagi sibuk ngurusin istrinya yang abis kecelakaan” ujar agam
“ jadi juga tu anak sama si salsa” ujar nico
Agam menyatukan alisanya kembali “ salsa?” tanya agam
“iyalah salsa, zeno kan cinta mati bengat sama salsa, bulan apa ya gue lupa, gue ketemu sama zeno dan salsa di café gue” ujar nico yang mulai mabok
Agam dibuat heran kembali, Fani yang menutupi pernikahannya dan zeno yang masih berhubungan dengan salsa?,
Agam baru ingat bahwa saat mereka diparis disana juga ia menemukan salsa diantara zeno dan fani.
TBC
__ADS_1
Salam dari fani😊