Heart Choice

Heart Choice
Episode 20


__ADS_3

"Zen.."


Serempak ketiga orang yang sedang duduk dibawah pohon besar itupun menolehkan kepalanya kesumber suara.


"Eh,, gam, ngapain lu disini"ujar zeno


"yee,, harusnya gue yang nanya gitu ke lu, ngapain disini bar.." agam menghentikan ucapannya tak kala melihat salsa ada ditengah-tengah antara fani dan juga zeno "bukannya fani istri zeno, kok ada salsa"batin agam.


"hay agam, apa kabar"ucap salsa sambil merentangkan tangan kanannya untuk bersalaman kepada agam.


"ehh sal, gue baik"agam membalas uluran tangan salsa.


"lu belum jawab pertanyaan gue" ujar zeno


"iya gue disini tadi abis ketemu sama temen gue, eh waktu gue mau cabut pulang gue liat lo sama istri lo disini, yang bikin gue tambah heran ada salsa juga"ujar agam panjang.


"memangnya kenapa kalau ada gue juga"ujar salsa sewot


"ya gakpapa juga si, tapi kemarin malem diacaranya om irion, zeno kenalin istrinya ke gue itu fani, bukan lo"balas agam sewot.


Drtt..Dertt getar Ponsel yang digenggam oleh agam berbunyi, lalu agam pun berjalan menjauh untuk mengangkat panggilan yang tersambung ke ponselnya, tak berselang lama agam kembali kehadapan zeno, fani dan juga salsa.


"ehh zen, gue harus cabut nih.."ujar agam kepada zeno


"oh yaudh"ujar zeno


"hmm, zen sampai ketemu dijakarta, gue masih butuh penjelasan dari lo"ujar agam


"penjelasan?"tanya zeno sambil mengangkat sebelah alisnya


"iya, penjelasan"ujar agam kembali sambil melirik ke salsa, zeno yang paham apa yang dimaksud dengan agam, ia pun menganggukkan kepalanya sekilas.


"yaudah gue cabut dulu"


"Fani gue duluan ya, sampai ketemu dijakarta"ucap agam kepada fani,

__ADS_1


yang dibalas fani dengan menganggukkan kepala dan senyum simpul ke agam


tak lama agam pun pergi menjauh dari hadapan mereka bertiga


"dihh,, dikira gue pajangan kali, enggak dipamitin sama tu agam sialan"gerutu salsa.


Drtt..Drtt ponsel kembali berdering pertanda ada panggilan masuk, zeno yang merasa ponselnya bergetar ia pun mengambil ponsel yang ada disaku celananya.


"siapa sayang"tanya salsa


"mama"jawab zeno


Tertera nama MAMA dilayar depan ponsel zeno, ternyata mamanya melakukan panggilan Vidio Call


zeno berdiri dari duduknya dan berjalan kearah fani, lalu zeno pun berdiri disamping fani dan menggeser tombol hijau yang ada dilayar ponselnya.


tapi sebelum menggeser tombol hijau untuk mengangkat panggilan itu, zeno berucap kepada salsa "sal, kamu diam disitu jangan sampai ketahuan jika kamu juga berada disini" ujar zeno memperingatkan salsa


"iya" balas salsa cuek


"Hallo mah" sapa zeno


"Hallo sayang, dimana mantu mama"tanya seli disebrang sana


"ini"unjuk zeno sambil menggeser ponselnya untuk mengarah kedepan wajah fani


"fani, bagaimana kabarmu sayang"ujar seli, yang bisa melihat wajah fani


"aku baik mah"jawab fani dan menampilkan senyum cantiknya


"Syukurlah...dan bagaimana bulan madu kalian. apakah lancar dan sukses, semoga setelah pulang dari paris mama dapat kabar baik ya"goda seli.


"kabar baik"tanya fani polos


"iya sayang kabar baik, semoga mama cepet dapet cucu dari kalian"ujar seli

__ADS_1


fani dibuat malu dengan ucapan yang dilontarkan oleh mertuannya itu.


"mama, udah deh jangan mulai"ucap zeno


"iya..iya mama tau, tapikan kalau tuhan memberi kalian amanah, untuk segera punya baby apa salahnya coba" ucap seli lagi


"iya mah, doain yang terbaik aja buat kita" bukan, itu bukan zeno yang mengucapkan kalimat itu, melainkan fani yang berbicara seperti itu


"pasti dong sayang, mama akan selalu mendoakan kalian" ujar seli


zeno yang masih terpaku atas apa yang diucapkkan oleh fani tadipun masih terus melihat ke arah fani.


"yasudah kalau begitu, mama tutup dulu ya panggilan Vidionya"ucap seli


"iya mah, mama disana sehat-sehat dan jaga kesehatan ya"ucap tulus fani


seli yang merasa diperhatikan oleh menantunya itupun berkata "iya sayang makasih, memang mama gak salah milih mantu"ujarnya


fani kembali tersenyum, dan panggilan vidio itupun terputus.


tak lama setelah panggilan dari mama seli terputus zeno dan fani saling tatap mata cukup lama, sampai akhirnya deheman dari salsa menyadarkan mereka.


"sayang sini"ucap salsa kepada zeno agar zeno kembali ketempat duduk awal yaitu disebelah salsa.


"iya"jawab zeno sambil berjalan kembali ketempat duduk awal.


***


"segera punya anak? itu tidak akan mungkin, aku tidak akan membiarkan zeno mempunyai anak dari gadis sialan itu, tidak akan kubiarkan, zeno hanya boleh memiliki anak dari ku, ya hanya dariku.. dari RAHIMKU"batin salsa.


TBC



Bonus Foto dari Fani 😊

__ADS_1


__ADS_2